Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kampoeng Kopi Banaran: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Kompas.com - 25/05/2022, 07:11 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Para penikmat kopi harus tahu bahwa ada tempat wisata untuk menikmati keindahan perkebunan kopi sekaligus berlibur di daerah Semarang.

Adalah Kampoeng Kopi Banaran yang menjadi sebuah kawasan wisata terintegrasi dengan akses hanya 200 meter dari pintu keluar tol Bawen.

Baca juga: Grand Maerakaca Semarang: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Lokasi Kampoeng Kopi Banaran tepatnya berada di di Area Perkebunan Kopi Kebun Getas Afdeling Assinan, Jalan Raya Semarang – Solo Km. 35.

Baca juga: Kopeng Treetop Adventure Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Tempat wisata di ketinggian 480 – 600m dpl ini memiliki suhu udara sejuk antara 23ºC – 27ºC sehingga banyak juga yang menghabiskan waktu untuk camping di sini.

Baca juga: Resep Mi Kopyok Semarang, Hidangan Berkuah Hangat

Harga Tiket dan Jam Buka Kampoeng Kopi Banaran

Harga tiket Kampoeng Kopi Banaran tergantung dengan wahana yang ingin dicoba oleh pengunjung.

Fasilitas outdoor pun mempunyai tarif beragam. Misalnya, tarif untuk wahana ATV mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 200.000.

Sedangkan, wisata berkuda tarifnya sebesar Rp 50.000 untuk dua kali putaran. Ada juga sepeda listrik yang bisa disewa hanya dengan Rp 35.000 saja per jam.

Aktivitas naik ATV di kampoeng kopi banaran, SemarangDok. https://www.kampoengkopibanaran.id Aktivitas naik ATV di kampoeng kopi banaran, Semarang

Bagi yang ingin menginap, terdapat fasilitas glamping di Coffee Camp dengan tarif mulai dari Rp 700.000 per malam (untuk dua orang) dan Rp 850.000 (untuk tiga orang).

Untuk tarif menginap di resor bisa diakses dengan harga mulai dari Rp 550.000- Rp 700.000 per malam (untuk dua orang).

Sedangkan, untuk menginap di villa pengunjung harus mengeluarkan uang Rp 1,25 juta (untuk empat orang).

Namun jika pengunjung hanya ingin mampir dan makan saja sambil bercengkrama bisa memilih salah satu dari empat restoran yang tersedia yaitu Banaran Sky View, Banaran 9 Resto, Banaran Sky Lounge, dam Barbeque Camp.

Yang terbaru, akan ada Myeong Dong Banaran yang akan menawarkan variasi korean street food yang tak kalah lezat.

Untuk jam buka Kampoeng Kopi Banaran untuk menikmati wahana mulai pukul 09.00 - 17.00 WIB, namun untuk tiketing akan tutup pada jam 16.30 WIB. Sementara untuk jam buka restoran bervariasi, antara pukul 10.00 - 21.00 WIB.

Resto Banaran Sky View di Kampoeng Kopi BanaranDok. Kampoeng Kopi Banaran Resto Banaran Sky View di Kampoeng Kopi Banaran

Daya Tarik Kampoeng Kopi Banaran

Sebagai tempat wisata yang berkonsep one stop tourism, Kampoeng Kopi Banaran memiliki banyak aktivitas menarik.

Sebagai area wisata terintegrasi, pengunjung bisa mencoba kuliner, menginap, mengadakan rapat, hingga rekreasi melepas penat di lokasi ini.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

Regional
Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Regional
PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

Regional
Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Regional
Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Regional
Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Regional
Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Regional
Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Regional
Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Regional
Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Regional
Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Regional
Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Regional
Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Regional
Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Regional
Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com