Calon Pengantin Kabur Saat Resepsi di Palembang Dilaporkan Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur

Kompas.com - 24/05/2022, 17:31 WIB

 

PALEMBANG, KOMPAS.com-AAH  (17) calon pengantin pria di Palembang yang kabur saat acara resepsi dan akad nikah dilaporkan oleh pihak keluarga DH (16) ke Polda Sumatera Selatan atas dugaan kasus persetubuhan anak di bawah umur.

Laporan itu dibuat langsung oleh keluarga DH di Polda Sumatera Selatan pada Senin (23/5/2022).

Kasubbid Penmas Polda Sumatera Selatan AKBP Erlangga mengatakan, laporan dugaan persetubuhan anak di bawah umur itu telah mereka terima dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan.

“Laporannya adalah kasus persetubuhan anak di bawah umur, bukan penipuan atau perbuatan tidak menyenangkan,”kata Erlangga, Selasa (24/5/2022).

Baca juga: Kesal dengan Sang Ibu, Calon Pengantin Kabur Jelang Pernikahan, Pulang Setelah Beritanya Viral

Penyidik saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap DH dan keluarganya untuk mengumpulkan seluruh bukti. Selain itu, mereka juga akan melayangkan surat panggilan terhadap terlapor yakni AAH.

Bahkan, bila dalam penyidikan terbukti ada keterlibatan keluarga untuk menyembunyikan terlapor, maka petugas pun akan melakukan tindakan terhadapnya.

“Kalau memang dirasa nanti memenuhi unsir keluarga terlapor juga bisa djerat karena turut serta. Tapi nanti kita lihat dalam proses penyidikannya,”jelas Erlangga.

Diberitakan sebelumnya, mimpi DH (16) untuk dapat menjalani biduk rumah tangga bersama kekasihnya AAH (17) telah pupus.

Baca juga: Pesan Menyakitkan Calon Pengantin Pria Sebelum Kabur Tinggalkan Mempelai Wanita di Palembang

Pada hari pernikahannya yang berlangsung MInggu (22/5/2022) kemarin di kawasan Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang, AAH sebagai calon pengantin pria ternyata tak kunjung datang.

DH pun harus duduk di pelaminan seorang diri, sembari menahan rasa malu dan pilu atas perbuatan AAH tersebut.

Bukan hanya itu, pihak calon besan pun rupanya tak ada satupun yang datang menghadiri acara resepsi serta akad nikah.

RS (35) ibu kandung dari DH mengatakan, acara pernikahan itu terpaksa tetap digelar karena sebanyak 200 undangan telah disebarkan lebih dulu.

Kabar AAH kabur dan tak ingin datang pun mereka ketahui setelah mendapatkan cerita dari teman calon pengantin pria.

“Dari hari Jumat dia sudah kabur ke Bandung. Kami dapat kabarnya itu hari Sabtu,”kata RS, Senin (23/5/2022).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Regional
Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Regional
Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Regional
Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Regional
Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Regional
Cerita Warga di Mamuju Tandu Jenazah 13 Km karena Puskesmas Tolak Pinjami Ambulans

Cerita Warga di Mamuju Tandu Jenazah 13 Km karena Puskesmas Tolak Pinjami Ambulans

Regional
Seorang Pria di Kendal Ditemukan Tewas dengan Luka Sabetan, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Seorang Pria di Kendal Ditemukan Tewas dengan Luka Sabetan, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Regional
Tak Konsentrasi, Pemotor di Sukabumi Tewas Tabrak Pikap, Sopir Mobil Kabur

Tak Konsentrasi, Pemotor di Sukabumi Tewas Tabrak Pikap, Sopir Mobil Kabur

Regional
4 Tingkatan Pramuka Berdasar Usia

4 Tingkatan Pramuka Berdasar Usia

Regional
Nakhoda 'Tugboat' Hilang di Laut Jawa, Tim SAR Lakukan Pencarian

Nakhoda "Tugboat" Hilang di Laut Jawa, Tim SAR Lakukan Pencarian

Regional
Pria ODGJ Berkeliaran di Pusat Kota Lhokseumawe, Kejar Warga Pakai Kayu

Pria ODGJ Berkeliaran di Pusat Kota Lhokseumawe, Kejar Warga Pakai Kayu

Regional
Lompat ke Laut Kejar Perahu yang Hanyut, Nelayan di Maluku Tengah Ditemukan Tewas

Lompat ke Laut Kejar Perahu yang Hanyut, Nelayan di Maluku Tengah Ditemukan Tewas

Regional
Sambut HUT RI, Warga Cilacap Gelar 'Kroya Fashion Week'

Sambut HUT RI, Warga Cilacap Gelar "Kroya Fashion Week"

Regional
Mengenal Serabi Ngampin, Makanan Ritual Syaban untuk Permudah Cari Jodoh

Mengenal Serabi Ngampin, Makanan Ritual Syaban untuk Permudah Cari Jodoh

Regional
Raih Medali Emas di World Pencak Silat Championship Malaysia, Serda Jeni: Terima Kasih

Raih Medali Emas di World Pencak Silat Championship Malaysia, Serda Jeni: Terima Kasih

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.