Napi di Tanjungpinang Kendalikan Peredaran Narkoba dari Lapas, Ibu Rumah Tangga Jadi Kaki Tangan

Kompas.com - 24/05/2022, 14:57 WIB

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam penjara kembali terungkap.

Kali ini seorang narapidana berinisial F diketahui mengendalikan peredaran narkoba dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II Tanjungpinang.

Pengungkapan itu bermula dari penangkapan dua wanita berinisial TA dan MS serta seorang laki-laki berinisial TN di sebuah ruko kawasan Kijang Lama, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Baca juga: Polisi Pastikan Pembobol Uang Nasabah Bank Nagari dan Bank Riau Kepri Berbeda

Ketiganya ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Tanjungpinang pada Senin (16/5/2022) malam, sekira pukul 21.00 WIB.

"Upaya penangkapan disaksikan sekuriti setempat. Ditemukan ada 18 paket narkotika jenis sabu yang dibungkus nenggunakan plastik bening, dengan berat 219,75 gram," kata Kapolresta Tanjungpinang, AKBP Heribertus Ompusunggu, saat memimpin ekspos pengungkapan kasu narkoba, Selasa (24/5/2022).

Adapun sejumlah fakta terungkap setelah penangkapan tersebut.

Baca juga: Terbongkar, Otak Pembobolan Uang Nasabah Bank Riau Kepri WNA Bulgaria

Dari hasil peneriksaan polisi, TA mengaku mendapatkan narkoba dari arahan seorang narapidana di Lapas Tanjungpinang.

"Modus operandinya tersangka berkomunikasi melalui WhatsApp dan mengirimkan peta atau lokasi tempat narkotika jenis sabu diletakan," jelas Heribertus.

Selain itu polisi juga mendapatkan informasi terkait adanya narkotika lain.

Setelah melakukan pengembangan, Satuan Reserse Narkoba Polresta Tanjungpinang kembali mengamankan seorang laki-laki berinisial DP di jalan DI Panjaitan, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Selasa (17/5/2022) sekira pukul 21.30 WIB.

Dari tangan DP polisi menemukan narkotika jenis sabu yang dibungkus menggunakan kantong teh China, dengan berat 500 gram.

Polisi kemudian menggelandang DP ke Mapolresta Tanjungpinang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil interogasi, DP juga mengaku mendapatkan narkoba atas perintah dari F.

Heribertus mengatakan pihaknya masih mengembangkan kasus narkoba tersebut.

"Total barang buktinya 719 gram. Napinya juga akan kita mintai keterangan" sebut dia. 

 

Ibu rumah tangga tergiur upah Rp 10 Juta

Alasan nekadnya TA, wanita yang diamankan Satuan Reserse Narkotika karena menjadi kaki tangan F karena faktor ekonomi.

F yang merupakan seorang narapidana Lapas Kelas II Tanjungpinang menjanjikan TA upah sebesar Rp 10 juta.

"Saya dijanjikan Rp 10 juta. Tapi baru terima Rp 3 juta. Untuk keperluan sehari-hari," kata TA yang dihadirkan dalam kegiatan ekspos pengungkapan perkara narkoba di Mapolresta Tanjungpinang, Selasa.

Sementara Heribertus mengatakan perkenalan TA dengan F terjadi ketika ia mengantarkan makanan untuk narapidana.

"Berawal dari seorang perempuan yang dipesan makanan oleh napi. Lalu timbul kepercayaan. Perempuan ini butuh untuk kebutuhan sehari-hari. Akhirnya terjalin hubungan, dia menerima order dan akhirnya dapat narkoba," papar Heribertus.

Atas perbuatannya, TA dan ketiga tersangka lain disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman paling singkat 6 tahun dan maksimal 20 tahun atau pidana mati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku yang Sekap dan Perkosa Siswi SMP di Pati hingga Hamil Ditangkap, Ternyata Residivis Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pelaku yang Sekap dan Perkosa Siswi SMP di Pati hingga Hamil Ditangkap, Ternyata Residivis Pencabulan Anak di Bawah Umur

Regional
Bendera Penghias Jalan Desa di Purworejo Dicuri, Hanya Tersisa Tiangnya Saja

Bendera Penghias Jalan Desa di Purworejo Dicuri, Hanya Tersisa Tiangnya Saja

Regional
Bupati Kukuhkan Anggota Paskibraka Kabupaten Purworejo

Bupati Kukuhkan Anggota Paskibraka Kabupaten Purworejo

Regional
Ulah Oknum Polisi di Sumsel, Bobol Mesin ATM untuk Bayar Utang Judi Online, Pelaku Sudah 2 Kali Beraksi

Ulah Oknum Polisi di Sumsel, Bobol Mesin ATM untuk Bayar Utang Judi Online, Pelaku Sudah 2 Kali Beraksi

Regional
5 Sumber Sejarah Kerajaan Majapahit

5 Sumber Sejarah Kerajaan Majapahit

Regional
4 Terduga Pelaku Penganiayaan Pemuda hingga Tewas di Kendal Ditangkap

4 Terduga Pelaku Penganiayaan Pemuda hingga Tewas di Kendal Ditangkap

Regional
Cerita Tukang Jahit Baju Adat Jokowi untuk Hari Kemerdekaan, Tak Menyangka hingga Dikebut 2 Hari 1 Malam

Cerita Tukang Jahit Baju Adat Jokowi untuk Hari Kemerdekaan, Tak Menyangka hingga Dikebut 2 Hari 1 Malam

Regional
Tergiur Gaji Tinggi, Devis Rela Gadai Motor dan Emas untuk Berlayar ke Somalia

Tergiur Gaji Tinggi, Devis Rela Gadai Motor dan Emas untuk Berlayar ke Somalia

Regional
Pasaman Barat Diguncang 2 Kali Gempa, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Pasaman Barat Diguncang 2 Kali Gempa, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
 Polisi Dalami Penyebab Kematian Pria Bertato di Semarang, Mayatnya Ditemukan Warga di Sungai

Polisi Dalami Penyebab Kematian Pria Bertato di Semarang, Mayatnya Ditemukan Warga di Sungai

Regional
Penyebab Ibu dan Balita di Tulungagung Tenggak Racun Tikus hingga Tewas

Penyebab Ibu dan Balita di Tulungagung Tenggak Racun Tikus hingga Tewas

Regional
Nekat Cabuli Anak SMA, Pengemudi Ojol di Bali Jadi Tersangka hingga Dipecat Perusahaan

Nekat Cabuli Anak SMA, Pengemudi Ojol di Bali Jadi Tersangka hingga Dipecat Perusahaan

Regional
  Polisi Selidiki Kasus Kebakaran Gudang Minyak Ilegal di Jambi

Polisi Selidiki Kasus Kebakaran Gudang Minyak Ilegal di Jambi

Regional
Kebakaran Hanguskan Gudang Minyak Ilegal di Jambi, Warga: Ada Suara Ledakan

Kebakaran Hanguskan Gudang Minyak Ilegal di Jambi, Warga: Ada Suara Ledakan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Agustus 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.