PMK Menyebar di 13 Daerah di Sumbar, 601 Sapi Terjangkit, Padang Pariaman Terbanyak

Kompas.com - 24/05/2022, 13:22 WIB

KOMPAS.com - Penyakit mulut dan kuku atau PMK merebak di 13 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat.

Data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Sumbar, Senin (23/5/2022), menyebutkan, ada 601 ekor sapi terjangkit PMK, atau bertambah 80 ekor dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Baca juga: Apa Itu Penyakit Mulut dan Kuku Hewan? Apakah Bisa Menular ke Manusia?

Sebanyak 120 di antaranya terkonfirmasi positif melalui pemeriksaan laboratorium, sedangkan sisanya suspek dan bisa dikatakan memang terjangkit PMK. Selain sapi, PMK juga menjangkiti 51 kerbau dan 1 kambing.

Baca juga: 12 Sapi yang Terinfeksi PMK di Lubuk Begalung Kota Padang Diisolasi

”Hingga Senin pukul 00.00, jumlah kasus positif 120 ekor sapi. Adapun angka kesakitan sudah 601 ekor. Angka kesakitan ini adalah positif labor dan aspek klinis. (Sebanyak 481 ekor) menunggu hasil labor ataupun memang bisa diindikasikan sebagai PMK karena secara klinis bisa dikatakan 90 persen sudah positif,” kata M Kamil, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas PKH Sumbar, Senin, dikutip dari Kompas.id.

Sapi yang terjangkit PMK itu tersebar di 13 kabupaten/kota di Sumbar.

Hanya Bukittinggi, Padang Panjang, Kepulauan Mentawai, Dharmasraya, Pesisir Selatan, dan Solok (kota) yang belum ada temuan PMK.

Adapun jumlah angka kesakitan terbanyak ada di Padang Pariaman 162 ekor, Tanah Datar 148 ekor, dan Agam 47 ekor.

”Adapun dagingnya aman dikonsumsi manusia. PMK tidak menular ke manusia dan bisa diobati. Kami berharap wabah ini tidak menimbulkan kecemasan pada peternak dan masyarakat. Sepanjang secepatnya dilaporkan ke petugas kami di lapangan, itu bisa kami obati,” ujarnya.

Apa yang sudah dilakukan pemerintah?

Selain penanganan dan pengobatan, kata Kamil, dinas juga melakukan pengendalian.

Lima pasar ternak regional di Sumbar ditutup selama 14 hari. Pasar Ternak Palangki Sijunjung ditutup sejak 14 Mei, Pasar Ternak Payakumbuh 15 Mei, Pasar Ternak Muara Panas Solok 16 Mei, Pasar Ternak Sungai Sariak Padang Pariaman 17 Mei, dan Pasar Ternak Cubadak Tanah Datar 19 Mei.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket ke Taman Nasional Komodo Rp 3,75 Juta Per Agustus, Pelaku Wisata: Kebijakan Itu Bisa Jadi Hantaman

Harga Tiket ke Taman Nasional Komodo Rp 3,75 Juta Per Agustus, Pelaku Wisata: Kebijakan Itu Bisa Jadi Hantaman

Regional
Peringati Bulan Bung Karno, Petani Bergas Lor Lukis Sang Proklamator di Sawah

Peringati Bulan Bung Karno, Petani Bergas Lor Lukis Sang Proklamator di Sawah

Regional
Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayi Kandungnya di Bima

Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayi Kandungnya di Bima

Regional
Tahanan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Kompolnas Sebut Ada Unsur Kelalaian Petugas

Tahanan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Kompolnas Sebut Ada Unsur Kelalaian Petugas

Regional
Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga di Lampung Terungkap, Pelaku 4 Orang, Salah Satunya Kekasih Gelap

Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga di Lampung Terungkap, Pelaku 4 Orang, Salah Satunya Kekasih Gelap

Regional
Dua WNI di Ladang Sawit Malaysia Jadi Korban Pembunuhan Warga Negara Filipina

Dua WNI di Ladang Sawit Malaysia Jadi Korban Pembunuhan Warga Negara Filipina

Regional
Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Regional
274.837 Kasus PMK di Indonesia, BNPB Ditunjuk Sebagai Satgas: Penanganan Seperti Covid-19, Bisa Saja Lockdown

274.837 Kasus PMK di Indonesia, BNPB Ditunjuk Sebagai Satgas: Penanganan Seperti Covid-19, Bisa Saja Lockdown

Regional
Diduga Rem Blong, Pemotor Bonceng Tiga Terjun ke Jurang di NTT, 1 Orang Tewas

Diduga Rem Blong, Pemotor Bonceng Tiga Terjun ke Jurang di NTT, 1 Orang Tewas

Regional
Ketika Fesyen Idola KPop Jadi Tren Outfit Kalangan Mahasiswa

Ketika Fesyen Idola KPop Jadi Tren Outfit Kalangan Mahasiswa

Regional
Diduga Berbuat Asusila dengan Istri Perwira, Kasatlantas Way Kanan Dicopot

Diduga Berbuat Asusila dengan Istri Perwira, Kasatlantas Way Kanan Dicopot

Regional
Sedang Mengangkat Jaring, Nelayan di Karimun Tewas Tersambar Petir

Sedang Mengangkat Jaring, Nelayan di Karimun Tewas Tersambar Petir

Regional
Diduga Dianiaya Tiga Tahanan, Tersangka Kasus Pemerkosaan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Ini Faktanya

Diduga Dianiaya Tiga Tahanan, Tersangka Kasus Pemerkosaan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Ini Faktanya

Regional
Stunting di Manokwari Capai 1.114 Kasus

Stunting di Manokwari Capai 1.114 Kasus

Regional
Gunung Ile Lewotolok Alami 10 Kali Gempa Letusan, Waspada Potensi Guguran Lava Pijar dan Awan Panas

Gunung Ile Lewotolok Alami 10 Kali Gempa Letusan, Waspada Potensi Guguran Lava Pijar dan Awan Panas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.