Kompas.com - 24/05/2022, 11:30 WIB

PENAJAM PASER UTARA, KOMPAS.com - Lokasi calon Istana Negara Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, tidak saja menarik minat besar warga berkunjung ke sana.

Tidak sedikit juga masyarakat dari berbagai elemen yang mencoba untuk meminta izin, dan mendirikan kemah.

Apalagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beberapa pejabat sempat menghabiskan satu malam pada pertengahan Maret.

Baca juga: Cerita Pemangku Adat Balik, Suku Asli di Sepaku soal Sosialisasi IKN yang Tidak Memadai

Seperti yang dilakukan Kompas.com. Begitu tiba di IKN Nusantara di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, tim mencoba meminta izin untuk merasakan sensasi berkemah di lokasi Titik Nol.

Namun oleh Sekretaris Camat Sepaku Adi Kustaman, tim harus menelan ludah lantaran izin mendirikan tenda tak diperoleh.

Saat ditemui Minggu malam (22/5/2022), Adi menerangkan ada sejumlah alasan mengapa pihak pemerintah kecamatan tak memberikan izin.

Aspek keamanan menjadi isu utama yang dia angkat. Sebab, masih banyak hewan liar yang ada di area konsesi perusahaan tersebut.

Adi menjelaskan, terdapat hewan melata seperti ular kobra, kalajengking, dan hewan sejenis lainnya. "Di sana juga masih banyak nyamuk malaria," ungkap Adi.

Jika masyarakat berkemah dan diserang binatang melata, tentu mengancam keselamatan nyawa karena fasilitas kesehatan jauh dari lokasi IKN.

Baca juga: Ramainya Titik Nol IKN di Akhir Pekan, Sempat Membeludak Selama 5 Hari Saat Lebaran

Selain itu, sumber air bersih di lapangan pun belum tersedia.

"Siapa yang jamin saat kemah terus orang bakar-bakar, terus terjadi kebakaran bagaimana. Itu konsesi perusahaan kayu," kata dia

Oleh karena itu, untuk sementara usulan masyarakat berkemah masih dilarang sementara waktu.

Meski begitu, Adi tak menampik lokasi itu diwacanakan bakal dibuka bumi perkemahan. Hal itu telah direncanakan Kementerian PUPR sebelum dibangun istana negara.

Baca juga: Bertemu Presiden WEF, Pemerintah RI Bahas Pencabutan Larangan Ekspor CPO hingga IKN

"Kami tinggal menunggu PUPR. Saya dengar arahan begitu (tempat perkemahan). Cuma ya itu harus melibatkan banyak istansi untuk mengurus sampahnya, air bersih, kesehatan dan fasilitas lainnya," terang dia.

Adapun permintaan berkemah itu, kata Adi, sudah diajukan banyak pihak seperti tim pencinta alam, pramuka, tim off road, jurnalis hingga masyarakat umum.

"Tapi semua kami tolak dengan pertimbangan di atas," tutup dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Samuel Hutabarat, Ayah Brigadir J, Hampir Menyerah Mencari Keadilan untuk Anaknya

Kisah Samuel Hutabarat, Ayah Brigadir J, Hampir Menyerah Mencari Keadilan untuk Anaknya

Regional
Pukul Polisi Pakai Kursi di Pesta, Pria Asal Belu Ditangkap Saat Pelatihan Satpam

Pukul Polisi Pakai Kursi di Pesta, Pria Asal Belu Ditangkap Saat Pelatihan Satpam

Regional
Konser Dream Theater di Solo Sukses Pikat Ribuan Penonton

Konser Dream Theater di Solo Sukses Pikat Ribuan Penonton

Regional
Fakta Suami Istri di Bali Jual Video Porno di Telegram dan Twitter, Ada 20 Konten hingga Punya 68.900 'Followers'

Fakta Suami Istri di Bali Jual Video Porno di Telegram dan Twitter, Ada 20 Konten hingga Punya 68.900 "Followers"

Regional
Kabur Setelah Jadi Tersangka Korupsi, Bendahara Dinas Kesehatan Rote Ndao Ditahan

Kabur Setelah Jadi Tersangka Korupsi, Bendahara Dinas Kesehatan Rote Ndao Ditahan

Regional
Usai Nonton Konser Dream Theater, Gibran Rakabuming 'Ngelawak'

Usai Nonton Konser Dream Theater, Gibran Rakabuming "Ngelawak"

Regional
Bergaya 'Nyentrik', Muhaimin Iskandar Datangi Konser Dream Theater di Solo

Bergaya "Nyentrik", Muhaimin Iskandar Datangi Konser Dream Theater di Solo

Regional
Menteri BUMN Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PT ITDC

Menteri BUMN Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PT ITDC

Regional
Pantai Sari Ringgung: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Pantai Sari Ringgung: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Saat Keluarga Brigadir J Maafkan Bharada E, Samuel: Proses Hukum Tentu Berjalan

Saat Keluarga Brigadir J Maafkan Bharada E, Samuel: Proses Hukum Tentu Berjalan

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 11 Agustus 2022: Pagi Berawan, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 11 Agustus 2022: Pagi Berawan, Sore Hujan Sedang

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 11 Agustus 2022: Hujan Ringan Sore dan Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 11 Agustus 2022: Hujan Ringan Sore dan Malam Hari

Regional
Saat Ratusan Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang oleh Para Pengungsi Korban Konflik Pelauw

Saat Ratusan Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang oleh Para Pengungsi Korban Konflik Pelauw

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 11 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 11 Agustus 2022: Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
JPU Ungkap Keuntungan Doni Salmanan Digunakan Nikah hingga Nafkah Keluarga

JPU Ungkap Keuntungan Doni Salmanan Digunakan Nikah hingga Nafkah Keluarga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.