Diduga Terlibat, Istri Pembacok Anggota Brimob di NTB Diburu Polisi

Kompas.com - 24/05/2022, 08:24 WIB

DOMPU, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Dompu, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), turut memburu istri pelaku yang membacok anggota Brimob Polda NTB, Briptu Ari Lajuardi, pada Minggu (22/5/2022) malam.

Perempuan itu diketahui berinisial N, asal Dusun Transad III, Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.

N diduga terlibat dalam kasus pembacokan itu bersama anaknya Ma (17), Ps (20), dan suamianya, Ar (45).

Baca juga: Pembacok Anggota Brimob di NTB Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

N berperan memanasi situasi hingga aksi pembacokan secara berutal itu tidak terelakan di kos milik korban.

"Para pelaku ini ayah dan anak, sama ibunya," kata Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat saat dikonfirmasi, Senin (23/5/2022). 

Menurut keterangan saksi-saksi di TKP, ungkap Iwan, istri korban bernama Ratu Devi sempat sujud memohon agar para pelaku tidak mengeroyok sang suami.

Namun, saat itu N memaksa masuk dalam kamar kos korban hingga pembacokan terjadi.

Pelaku Ps bahkan berusaha menikam korban yang sudah tersungkur menggunakan sangkur, namun bisa dicegah saksi Ovan Adi Wardana.

"Korban bersama istrinya yang sedang hamil sempat cekcok mulut dengan seluruh pelaku. Sedangkan istri pelaku (N) ikut masuk ke kamar untuk memanasi situasi," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Anggota Brimob Dibacok, Istrinya yang Hamil Diinjak dan Ditendang, 3 Pelaku adalah 1 Keluarga

 

Pelaku Ar kemudian menginjak perut istri korban dengan mengunakan kaki berulang kali.

Sedangkan salah satu pelaku mengayunkan parang hingga mengenai kaki kanan korban yang menyebabkan luka sobek cukup dalam hingga mengenai tulang.

Iwan mengatakan, saat ini baru tiga terduga pelaku yang sudah berhasil ditangkap polisi. Mereka yakni Ar, Ma dan Ps. Sementara N masih dalam upaya pencarian.

"Kita baru mengamankan tiga orang, yang istrinya itu sedang dicari," kata Iwan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Adi Ismanto Selamatkan Anggrek Langka, Diancam Dibunuh hingga Ditawari Uang Ratusan Juta

Cerita Adi Ismanto Selamatkan Anggrek Langka, Diancam Dibunuh hingga Ditawari Uang Ratusan Juta

Regional
Kisah Heroik Sandi, Siswa Kelas VI Naiki Gantangan Burung untuk Kibarkan Bendera yang Macet saat Dikerek

Kisah Heroik Sandi, Siswa Kelas VI Naiki Gantangan Burung untuk Kibarkan Bendera yang Macet saat Dikerek

Regional
Pria di Riau Timbun Solar Subsidi dengan Cara Modifikasi Tangki Mobil

Pria di Riau Timbun Solar Subsidi dengan Cara Modifikasi Tangki Mobil

Regional
Self Photo Studio, Konsep Foto Unik ala Korea yang Digandrungi Kalangan Muda Semarang

Self Photo Studio, Konsep Foto Unik ala Korea yang Digandrungi Kalangan Muda Semarang

Regional
Sidang Korupsi KONI Padang, Hakim Pertanyakan Adanya Rangkap Jabatan KONI dan PSP

Sidang Korupsi KONI Padang, Hakim Pertanyakan Adanya Rangkap Jabatan KONI dan PSP

Regional
Kronologi Terbongkarnya Dugaan Pencabulan 20 Santriwati oleh Pimpinan Ponpes di Bandung

Kronologi Terbongkarnya Dugaan Pencabulan 20 Santriwati oleh Pimpinan Ponpes di Bandung

Regional
Miliki Senjata Rakitan untuk Curi Hewan Ternak, 2 Warga di Bima Ditangkap

Miliki Senjata Rakitan untuk Curi Hewan Ternak, 2 Warga di Bima Ditangkap

Regional
Kawasan Mandalika Sisakan Kasus Sengketa Lahan Warga

Kawasan Mandalika Sisakan Kasus Sengketa Lahan Warga

Regional
Kejari Bengkulu Paksa Tambang Batu Bara Bayar Denda Rp 961 Juta karena Rusak Aset Negara

Kejari Bengkulu Paksa Tambang Batu Bara Bayar Denda Rp 961 Juta karena Rusak Aset Negara

Regional
Warga di Lombok Timur Jadi Korban Begal, Pelaku Tusuk Pakai Tulang Ikan Pari

Warga di Lombok Timur Jadi Korban Begal, Pelaku Tusuk Pakai Tulang Ikan Pari

Regional
Beredar Video Oknum Guru PNS di Belitung, Diduga Kekerasan pada Murid

Beredar Video Oknum Guru PNS di Belitung, Diduga Kekerasan pada Murid

Regional
Mengaku Bisa Gandakan Uang, Kakek 69 Tahun di Pontianak Cabuli Anak di Bawah Umur

Mengaku Bisa Gandakan Uang, Kakek 69 Tahun di Pontianak Cabuli Anak di Bawah Umur

Regional
Hasil Otopsi Guru TK yang Dibunuh di Lombok Barat, Korban Hamil 2 Minggu

Hasil Otopsi Guru TK yang Dibunuh di Lombok Barat, Korban Hamil 2 Minggu

Regional
Menilik Filosofi Dolomani, Pakaian Adat Kesultanan Buton yang Disiapkan untuk Jokowi Saat HUT Ke-77 RI

Menilik Filosofi Dolomani, Pakaian Adat Kesultanan Buton yang Disiapkan untuk Jokowi Saat HUT Ke-77 RI

Regional
Mengapa Kerajaan Singasari Melakukan Ekspedisi Pamalayu?

Mengapa Kerajaan Singasari Melakukan Ekspedisi Pamalayu?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.