Kompas.com - 24/05/2022, 06:39 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal melakukan pameran produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Paris, Prancis. Pameran tersebut akan dilaksanakan pada pada 8 Juni hingga 15 Juli 2022, di BHV Marais, Paris, Prancis.

Gibran menjelaskan nantinya yang akan ditampilkan adalah produk-produk pilihan dari Kota Solo. Di antaranya UMKM fashion terutama batik, produk kesenian, perlengkapan rumah tangga, kerajinan tangan dan produk yang bersifat kreatif lokal.

Selain itu, kesenian lokal dan kontemporer juga akan ditampilkan dalam pembukaan pemeran itu.

Produk-produk yang akan berangkat ke Paris, merupakan produk yang sudah diaktualisasi dengan Shopee Indonesia, selama beberapa waktu terakhir.

"Saat ini kami sedang menyeleksi barang-barang unggulan yang ditampilkan. Aktualisasi dari apa yang sudah kita kerjakan di Kampus Ekspor Shopee jadi disana sudah banyak UMKM yang kita bina kita inkubasi. Nah ini saatnya kita bawa barang-barang unggulan kita untuk pameran di luar negeri di kota Paris," kata Gibran saat ditemui di Rumah Dinas Loji Gandrung, Solo, Senin (23/5/2022).

Baca juga: Laga Persebaya Vs Persis Solo, Gibran: Kita Seduluran

Rencananya Gibran Rakabuming berada di Paris, selama lima hari dengan beberapa agenda yang cukup padat.

"Lima hari, dengan beberapa rangkaian. Bertemu dengan UNESCO (Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa), Kedubes (Kedutaan Besar) Paris dan Wali Kota Paris juga," jelas Gibran.

Sementara itu, Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja mengatakan program Kampus UMKM Ekspor di Kota Solo, berkembang sangat baik sehingga layak untuk dipamerkan diluar negeri.

"Tahun lalu kami menargetkan 10 ribu eksportir dari Solo, tercapai dalam kurun waktu kurang dari setahun dan sekarang lebih baik lagi, produk UMKM dari Solo ini, karya anak Indonesia dibawa ke kancah dunia," jelasnya saat di Loji Gandrung, Senin (23/5/2022).

Selama periode satu bulan itu, para pelaku UMKM Solo diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi warga lokal Paris.

"Acaranya lebih dari satu bulan. Acaranya pameran yang akan menunjukkan karya-karyanya, akan menceritakan cerita-cerita dari budaya kita. Saya harap acara ini bisa mengenalkan budaya Solo, budaya Indonesia ke luar sana, khususnya ke Kota Paris," jelasnya.

Head of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira menambahkan, pameran ini mampu menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memamerkan produk buatan dalam negeri ke Paris.

"Pengenalan suatu negara memang paling efektif melalui pameran budaya. Untuk acara pameran ini kami juga melibatkan Mas Eko Pece (penari asal Solo). Dan kami juga mengajak Mbak Anggun (Anggun C Sasmi penyanyi asal Indonesia yang menetap di Perancis)," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Regional
Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Regional
Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Regional
Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Regional
Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUR RI yang Viral Jogeti Lagu Ojo Dibandingke

Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUR RI yang Viral Jogeti Lagu Ojo Dibandingke

Regional
[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

Regional
Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Regional
Kain Merah Putih 1 Km hingga dan 1.600 'Paper Mob' Meriahkan Perayaan Proklamasi di Lereng Gunung Merbabu

Kain Merah Putih 1 Km hingga dan 1.600 "Paper Mob" Meriahkan Perayaan Proklamasi di Lereng Gunung Merbabu

Regional
Nekat ke Kalimantan Pakai Rakit, Pria asal Gowa Terombang-ambing di Laut Selama 10 Hari

Nekat ke Kalimantan Pakai Rakit, Pria asal Gowa Terombang-ambing di Laut Selama 10 Hari

Regional
Motif Menantu di Alor Bacok Mertua hingga Tewas, Tersinggung Dilarang Gendong Anak dalam Kondisi Mabuk

Motif Menantu di Alor Bacok Mertua hingga Tewas, Tersinggung Dilarang Gendong Anak dalam Kondisi Mabuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.