Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lokasi Kecelakaan Ditutup Permanen, Warga Bongkar Palang Besi PT KAI

Kompas.com - 23/05/2022, 18:47 WIB
Dian Ade Permana,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

UNGARAN, KOMPAS.com - Setelah kecelakaan antara kereta wisata dengan minibus prona pada Minggu (22/5/2022) di Losari, Desa Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, PT KAI melakukan langkah sepihak dengan menutup secara permanen lintasan tersebut dengan palang besi.

Sebanyak dua akses ditutup dengan palang besi yang dilas dan dibenamkan ke dalam aspal jalan.

Namun, penutupan tersebut mendapat protes dari warga dan pemakai jalan.

Baca juga: Mahasiswi di Cilegon Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Akses mereka menjadi terhambat hingga menyebabkan kemacetan. Ratusan warga pun mendatangi lokasi lintasan tersebut meminta untuk palang penutup dibuka.

Menurut seorang warga, Jundan Setyawan penutupan tersebut menganggu mobilitas warga.

"Sejak dulu warga sudah biasa lewat sini karena ini akses penting dan tidak masalah," jelasnya, Senin (23/5/2022).

Solusi atas kecelakaan tersebut dinilai bukan menutup permanen jalan tersebut.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro membenarkan adanya penutupan lintasan tersebut.

"Hari ini tadi perlintasan tersebut ditutup agar tidak terulang lagi kejadian yang sangat membahayakan itu,” ungkapnya

Baca juga: Kronologi Pasutri Pegawai PT KAI Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Saat Mudik di Blitar

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening menilai langkah PT. KAI menutup lintasan tersebut secara permanen sangat arogan.

"Kalau ada kecelakaan itu bukan jalannya yang salah, jadi PT. KAI harus membuka jalan tersebut," ungkapnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com