100 Calon Jemaah Umrah Blora Telantar, Agen: Ada Bus yang Rusak

Kompas.com - 23/05/2022, 08:36 WIB

KOMPAS.com -  Sebanyak 100 calon jemaah umrah asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Minggu (22/5/2022) telantar berjam-jam karena tak jelas kapan diberangkatkan ke Jakarta. Bahkan, ada jemaah yang menunggu sejak siang namun hingga malam tak kunjung diberangkatkan. 

Salah satu calon jemaah umrah, Sutik, mengaku sudah berada di agen haji dan umrah Pena Tour cabang Blora sejak pukul 11.00 WIB. Sementara pada pukul 22.00 WIB, Sutik masih belum tahu kapan akan diberangkatkan. 

"Sampai sekarang belum tahu kapan berangkatnya," katanya, Minggu (22/5/2022).

Baca juga: 100 Calon Jemaah Umrah Blora Terlantar, Ini Sebabnya

Sementara itu, perwakilan agen haji dan umrah Pena Tour cabang Blora, Arif Wibowo, mengatakan, kondisi ini akibat kesalahan dari agen bus. Dia mengungkapkan, hal ini bukanlah suatu kesengajaan dari pihaknya.

"Ini kesalahannya ada di agen bus," ujar Arif. 

Dia pun mengaku telah menghubungi agen bus yang ditunjuk untuk mengantarkan calon jemaah tersebut ke Jakarta. Dari tiga bus yang sudah dipersiapkan, ada satu bus yang mengalami kerusakan, sehingga dua bus lainnya menunggu satu bus yang sedang diperbaiki.

"Harusnya berangkat jam 3 sore. Nah, ini molor karena teknis bus, ada bus yang rusak," ujar dia.

Menurut dia, kejadian ini tidak akan berpengaruh pada jadwal umrah para calon jemaah. Pasalnya, para calon jemaah diberangkatkan lebih awal ke Jakarta. Sementara jemaah umrah akan diberangkatkan tanggal 24 Mei 2022. 

"Jadi enggak ada masalah jadwal umrah karena keberangkatan masih tanggal 24 Mei. Lha, ini saya berangkatkan awal dengan maksud kita istirahatkan di hotel untuk kenyamanan jemaah. Jadi bukan dari daerah, langsung didrop di bandara," tutur dia.

Hingga Minggu malam pukul 22.30 WIB, para calon jemaah umrah masih menunggu datangnya bus yang akan mengantarkan ke Jakarta. (Penulis Kontributor Blora, Aria Rusta Yuli Pradana | Editor Reni Susanti)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dosen Unri yang Diduga Cabuli Mahasiswa Divonis Bebas, Pengacara: Sekarang Jelas Pak Syafri Harto Tidak Bersalah

Dosen Unri yang Diduga Cabuli Mahasiswa Divonis Bebas, Pengacara: Sekarang Jelas Pak Syafri Harto Tidak Bersalah

Regional
Viral, Video 2 Pria Selamatkan Wanita yang Hendak Lompat dari Jembatan Gantung di Kupang

Viral, Video 2 Pria Selamatkan Wanita yang Hendak Lompat dari Jembatan Gantung di Kupang

Regional
Diduga Terhimpit Ekonomi, IRT di Sumsel Ditemukan Tewas Gantung Diri oleh Anaknya

Diduga Terhimpit Ekonomi, IRT di Sumsel Ditemukan Tewas Gantung Diri oleh Anaknya

Regional
Kades di Muba Sumsel Jadi Korban Penembakan, Ditemukan Terkapar di Pinggir Jalan

Kades di Muba Sumsel Jadi Korban Penembakan, Ditemukan Terkapar di Pinggir Jalan

Regional
Presiden Jokowi Sebut Pemerintah Siapkan Industrialisasi Kelapa Genjah

Presiden Jokowi Sebut Pemerintah Siapkan Industrialisasi Kelapa Genjah

Regional
Bupati Harapkan Penanaman Kelapa Genjah Dukung Agrowisata di Boyolali

Bupati Harapkan Penanaman Kelapa Genjah Dukung Agrowisata di Boyolali

Regional
Pintu Maaf Keluarga Brigadir J untuk Ferdy Sambo dan Bharada E, Samuel: Tetapi Hukum Terus Berjalan

Pintu Maaf Keluarga Brigadir J untuk Ferdy Sambo dan Bharada E, Samuel: Tetapi Hukum Terus Berjalan

Regional
Serabi Kalibeluk, Panganan Tradisional Khas Kabupaten Batang yang Mulai Langka

Serabi Kalibeluk, Panganan Tradisional Khas Kabupaten Batang yang Mulai Langka

Regional
 PRT Banjarnegara Dibunuh Teman Kerja di Cilacap, Polisi Ungkap Motifnya

PRT Banjarnegara Dibunuh Teman Kerja di Cilacap, Polisi Ungkap Motifnya

Regional
 Heboh, Ada Biawak Besar Masuk Rumah Warga, Sembunyi di Bawah Wastafel

Heboh, Ada Biawak Besar Masuk Rumah Warga, Sembunyi di Bawah Wastafel

Regional
Pesan Jokowi kepada Petani Kelapa Genjah: Dirawat Ya, Nanti Saya Cek Lagi

Pesan Jokowi kepada Petani Kelapa Genjah: Dirawat Ya, Nanti Saya Cek Lagi

Regional
Bupati Pemalang Lantik Pengganti Sekda yang Terjerat Korupsi

Bupati Pemalang Lantik Pengganti Sekda yang Terjerat Korupsi

Regional
Terlilit Utang, Penjaga Kos Tega Gadaikan Tiga Unit Motor Majikan

Terlilit Utang, Penjaga Kos Tega Gadaikan Tiga Unit Motor Majikan

Regional
Sembilan Pangkalan Nakal di Balikpapan Diberi Sanksi Akibat Jual Elpiji di Atas HET

Sembilan Pangkalan Nakal di Balikpapan Diberi Sanksi Akibat Jual Elpiji di Atas HET

Regional
Ibu Muda Akhiri Hidup di Depan Bayi Kembar dan Balitanya, Jenazah Ditemukan Pertama Kali oleh Anak Sulung

Ibu Muda Akhiri Hidup di Depan Bayi Kembar dan Balitanya, Jenazah Ditemukan Pertama Kali oleh Anak Sulung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.