Kompas.com - 22/05/2022, 08:20 WIB

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Sebuah video memperlihatkan seorang ibu yang hendak melahirkan digendong sejumlah warga menyeberangi aliran sungai deras viral di media sosial. Warga hendak membawa ibu itu ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) setempat.

Dalam video berdurasi satu menit 46 detik itu, terlihat ibu hamil itu mengenakan baju motif garis merah putih dan sarung. Sebanyak dua pria membopong ibu itu untuk menyeberangi sungai.

Baca juga: Truk Angkut 4 Ton Lebih Minyak Goreng di Lombok Timur Terbalik, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Sementara, wanita lain yang ikut mengantar ibu hamil itu menjadi penunjuk jalan agar laki-laki yang membopong tak melewati sungai dalam.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah Suardi membenarkan peristiwa itu.

Video itu, kata dia, direkam di Dusun Pemoles, Desa Batujangkih, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, Sabtu (21/5/2022) sore.

Suardi menyebut, ibu hamil yang dibopong dalam video itu bernama Dian Sari. Istri dari seorang warga bernama Firman itu telah melahirkan dengan selamat.

"Pasien atas nama Dian Sari alamat Pemoles, sudah ditangani di Puskesmas Batujangkih, kondisi sudah melahirkan, ibu dan bayinya saat ini dalam keadaan sehat," kata Suardi dikonfirmasi, Minggu (22/5/2022).

Jembatan penghubung rusak parah

Suardi menjelaskan alasan Dian terpaksa dibopong menyeberangi sungai. Hal itu terpaksa dilakukan karena jembatan penghubung Dusun Pemoles menuju puskesmas setempat rusak parah.

"Ini karena jembatan yang di Pemoles rusak, sehingga ibu hamil yang mau melahirkan terpaksa dibopong melewati sungai menuju puskesmas Batujangkih," kata Suardi.

Untuk mengantisipasi kasus serupa, Puskesmas Batujangkih yang merupakan fasilitas layanan kesehatan terdekat dari dusun itu membuka posko pelayanan di sekitar jembatan.

Baca juga: Ancam Sebar Video Call Seks, Transpuan di Lombok Timur Ditangkap

Sehingga, masyarakat memiliki akses yang lebih dekat.

"Tim nakes PKM Batujangkih yang akan bertugas di Posko Dusun Pemoles terdiri dari dokter, perawat, bidan, promkes, dan kesling dalam bentuk piket," kata Suardi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 PTN di Jawa Tengah yang Buka Jalur Mandiri, Bisa Pakai Nilai UTBK SBMPTN 2022

5 PTN di Jawa Tengah yang Buka Jalur Mandiri, Bisa Pakai Nilai UTBK SBMPTN 2022

Regional
Reaksi Gibran Saat Disebut Sebagai Ketua INASPOC Karbitan: Sini Datang ke Solo, Gantikan Saya

Reaksi Gibran Saat Disebut Sebagai Ketua INASPOC Karbitan: Sini Datang ke Solo, Gantikan Saya

Regional
Cegah PMK Jelang Idul Adha, 500 Sapi di Rokan Hulu Riau Divaksin

Cegah PMK Jelang Idul Adha, 500 Sapi di Rokan Hulu Riau Divaksin

Regional
Isi Surat untuk Jokowi dari Ibunda TKI Cianjur yang Tewas di Arab Saudi

Isi Surat untuk Jokowi dari Ibunda TKI Cianjur yang Tewas di Arab Saudi

Regional
Respons Ketua PDIP Solo Soal Wacana Duet Pemersatu Bangsa Anies-Ganjar

Respons Ketua PDIP Solo Soal Wacana Duet Pemersatu Bangsa Anies-Ganjar

Regional
Perkutut Lokal, Lambang Limo Wasto yang Mulai Digemari Masyarakat

Perkutut Lokal, Lambang Limo Wasto yang Mulai Digemari Masyarakat

Regional
Akhir Pelarian Sang Residivis, Sebulan Diburu Usai Bunuh Perempuan di Jayapura secara Sadis

Akhir Pelarian Sang Residivis, Sebulan Diburu Usai Bunuh Perempuan di Jayapura secara Sadis

Regional
Kakinya Diinjak saat Berdansa di Pesta, Guru PNS di NTT Tikam Seorang Pemuda

Kakinya Diinjak saat Berdansa di Pesta, Guru PNS di NTT Tikam Seorang Pemuda

Regional
Rumah di Bima Ludes Terbakar, Pemilik Tewas Terpanggang

Rumah di Bima Ludes Terbakar, Pemilik Tewas Terpanggang

Regional
Harga Sawit Rp 400 per Kg, Pabrik Tutup, Buah Dibiarkan Busuk, Petani Kini Kerja Serabutan

Harga Sawit Rp 400 per Kg, Pabrik Tutup, Buah Dibiarkan Busuk, Petani Kini Kerja Serabutan

Regional
Saat Ganjar Pranowo Menari Gatotkaca di CFD Solo...

Saat Ganjar Pranowo Menari Gatotkaca di CFD Solo...

Regional
Tak Ada Kapal Pengangkut, Harga Sawit di Bangka Belitung Anjlok

Tak Ada Kapal Pengangkut, Harga Sawit di Bangka Belitung Anjlok

Regional
Curi 47 Laptop Sekolah, 2 Pelajar di Bengkulu Diringkus Polisi

Curi 47 Laptop Sekolah, 2 Pelajar di Bengkulu Diringkus Polisi

Regional
Jemaah Haji Asal Kebumen Meninggal di Mekkah, Sempat Ikuti Rangkaian Ibadah

Jemaah Haji Asal Kebumen Meninggal di Mekkah, Sempat Ikuti Rangkaian Ibadah

Regional
Sejarah Kota Blitar

Sejarah Kota Blitar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.