Kronologi Ibu di Jambi Aniaya Bayinya dengan Kapak, Mertua Sempat Rebut Sajam dari Tangan Pelaku

Kompas.com - 20/05/2022, 17:37 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Bayi berusia 13 bulan dianiaya ibu kandungnya, R (20) asal Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Jambi dengan kapak pada Selasa (17/5/2022) malam.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian pinggang sebela kiri.

Peristiwa tersebut berawal saat pelaku menggendong anaknya yang sedang menangis. Kemudian sang mertua sempat menanyakan kepada pelaku kenapa anaknya menangis.

Saat itu ibu mertua menawarkan pelaku untuk menggendong cucunya. Namun tawaran tersebut ditolak oleh pelaku.

Baca juga: Anak-Anak Temukan Mayat Bayi Saat Bermain di Saluran Air, Awalnya Dikira Boneka

Ia kemudian pergi ke belakang. Karena curiga, sang mertua mengikuti menantunya.

Dari kejauhan, mertua melihat menantunya mengambil kapak dari gudang dan mengarahkan ke tubuh bocah 13 bulan tersebut.

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega. Ia mengatakan ibu mertua menyaksikan langsung dari jauh saat pelaku membacok anak kandungnya menggunakan kapak.

Menurut informasi yang diterima, kapak yang dipakai oleh pelaku sempat diambil oleh mertuanya.

Baca juga: Ibu Aniaya Bayinya dengan Kapak di Jambi, Mertua Sempat Saksikan

"Iya menurut informasinya begitu, ibu mertuanya sempat mengambil sajam yang dipakai oleh pelaku, tapi belum kita dalami ya, nanti kita konfirmasi lagi ya " kata dia pada Rabu (18/5/2022).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Rezka Anugras mengatakan R dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Jambi

Kata Rezka, saat ini pihaknya belum mengetahui pasti apakah pelaku ada gangguan jiwa atau tidak. Namun dirinya menyebut, observasi membutuhkan waktu selama 14 hari.

"Selama 14 hari itulah dokter ahli kejiwaan melakukan pendalaman," pungkasnya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ibu Kandung yang Bacok Bayinya Sendiri di Tebo Dibawa ke RSJ Jambi untuk Diobservasi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Papan Bunga di Lampung Ditemukan Tewas Tertutup Daun Kering, Polisi Kejar Terduga Pelaku Pembunuhan

Pengusaha Papan Bunga di Lampung Ditemukan Tewas Tertutup Daun Kering, Polisi Kejar Terduga Pelaku Pembunuhan

Regional
Pembentukan Para-Para Adat Restorative Justice di Jayapura, Kejari Gandeng Kepala Suku hingga LMA

Pembentukan Para-Para Adat Restorative Justice di Jayapura, Kejari Gandeng Kepala Suku hingga LMA

Regional
Jelang Idul Adha, Wagub Jateng Instruksikan Pasar Hewan Dibuka

Jelang Idul Adha, Wagub Jateng Instruksikan Pasar Hewan Dibuka

Regional
Tinjau Pembangunan Bendungan Meninting, Menteri Basuki: Jangan sampai Merusak Lingkungan

Tinjau Pembangunan Bendungan Meninting, Menteri Basuki: Jangan sampai Merusak Lingkungan

Regional
Kasus PMK Tinggi, Pemprov Jambi Gelontorkan Rp 1,9 Miliar untuk Penanganan

Kasus PMK Tinggi, Pemprov Jambi Gelontorkan Rp 1,9 Miliar untuk Penanganan

Regional
Menteri Basuki Minta Penghijauan di Kawasan Mandalika Dioptimalkan

Menteri Basuki Minta Penghijauan di Kawasan Mandalika Dioptimalkan

Regional
Terungkap, Admin Bank Riau-Kepri Maling Uang 71 Nasabah Senilai Rp 5 Miliar untuk Judi Online

Terungkap, Admin Bank Riau-Kepri Maling Uang 71 Nasabah Senilai Rp 5 Miliar untuk Judi Online

Regional
Di Balik Kasus Suami Cekik Istri gara-gara Cekcok Masalah Penghasilan di Tulungagung

Di Balik Kasus Suami Cekik Istri gara-gara Cekcok Masalah Penghasilan di Tulungagung

Regional
Bocah yang Ditemukan Menggantung di Bima Ternyata Dibunuh Sang Kakak, Ini Cerita Polisi Ungkap Kejanggalan

Bocah yang Ditemukan Menggantung di Bima Ternyata Dibunuh Sang Kakak, Ini Cerita Polisi Ungkap Kejanggalan

Regional
Pos Pemeriksaan Hewan Kurban di Salatiga Sepi Peminat

Pos Pemeriksaan Hewan Kurban di Salatiga Sepi Peminat

Regional
Kabupaten Magelang Punya Laboratorium BSL-2 Senilai Rp 10,7 miliar

Kabupaten Magelang Punya Laboratorium BSL-2 Senilai Rp 10,7 miliar

Regional
Menteri Sandiaga Hadiahkan Cincin Emas untuk Penjaga Makam dan Istrinya, Tangis Solihin Pecah

Menteri Sandiaga Hadiahkan Cincin Emas untuk Penjaga Makam dan Istrinya, Tangis Solihin Pecah

Regional
Dapat Dana Hibah Pemda Rp 100 Juta, PMI Blora Sebut Masih Kurang

Dapat Dana Hibah Pemda Rp 100 Juta, PMI Blora Sebut Masih Kurang

Regional
Menteri PUPR Sebut Jalan Tol di Indonesia Kumuh

Menteri PUPR Sebut Jalan Tol di Indonesia Kumuh

Regional
Asal-usul dan Sejarah Nama Palu

Asal-usul dan Sejarah Nama Palu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.