Jelang Pemilu 2024, FX Rudy Ungkap PDI-P Solo Sudah Panaskan Mesin Partai

Kompas.com - 20/05/2022, 16:40 WIB

SOLO, KOMPAS.com- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Solo, Jawa Tengah, mulai bersiap menghadapi Pemilihan Umum 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, setiap malam seluruh calon anggota legislatif dikumpulkan.

Dalam konsolidasi itu, kader Partai Banteng itu dipersiapkan untuk menjadi ujung tombang dalam pendulang suara.

"Persiapan setiap malam konsolidasi, minimal mempertahankan 30 kursi, ya target itu harus ada kenaikan kursi," kata Rudy di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (20/5/2022).

Baca juga: Kepada Menteri-menteri Jokowi, PDI-P: Cetak Prestasi yang Diakui Rakyat, Bukan Pencitraan

Tidak dijelaskan sejak kapan konsilidasi tersebut sudah berlangsung.

Rudy hanya menuturkan, pertemuan itu juga bertujuan untuk menguatkan mental dan militansi kader PDI-P.

"Mental dan militansi kader yang sudah sedemikian rupa ini harus lebih dikuatkan dan tentang strategi-strategi pemenangan, itulah yang harus kita pahami dan kita jalankan bersama," papar Rudy.

Menurut Rudy, kader partai berlogo banteng moncong putih ini harus memiliki sikap tegak lurus terhadap aturan partai.

Baca juga: Soal Kemungkinan Berkoalisi dengan Gerindra pada Pemilu 2024, Ini Kata Sekjen PDI-P

"Pertama, yang jelas menjadi calon anggota legislatif itu satu harus punya prinsip punya sikap punya komitmen. Kedua harus melalui proses penjaringan, penyaringan dan sampai dengan rekomendasi dari DPP partai dan harus siap menang dan siap menerima kekalahan," jelasnya.

"Maksudnya (menang atau kalah) tidak masuk ke parlemen karena hanya 45 kursi harus direbut. Jadi kalau ada yang terjaring masuk menjadi calon anggota legislatif harus paham betul. Bahwa perjuangan itulah yang harus kita lakukan sesuai dengan aturan-aturan partai yang berlalu," sambung Rudy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah Brigadir J: Seandainya Anak Saya Salah, Apa Harus Disiksa Seperti Itu?

Ayah Brigadir J: Seandainya Anak Saya Salah, Apa Harus Disiksa Seperti Itu?

Regional
Momen Gibran Murka dan Lepas Paksa Masker Anggota Paspampres yang Mengaku Salah Pukul Sopir

Momen Gibran Murka dan Lepas Paksa Masker Anggota Paspampres yang Mengaku Salah Pukul Sopir

Regional
Kain Tenun Donggala: Latar Belakang, Motif, dan Warna

Kain Tenun Donggala: Latar Belakang, Motif, dan Warna

Regional
Tak Terima Warganya Dipukul Anggota Paspampres, Gibran: 'Aku Isin Banget'

Tak Terima Warganya Dipukul Anggota Paspampres, Gibran: "Aku Isin Banget"

Regional
Bank Banten Ternyata Punya Rp 364 Miliar Kredit Bermasalah

Bank Banten Ternyata Punya Rp 364 Miliar Kredit Bermasalah

Regional
Kemarahan Gibran ke Paspampres yang Pukul Warganya: Copot Paksa Masker Saat Minta Maaf

Kemarahan Gibran ke Paspampres yang Pukul Warganya: Copot Paksa Masker Saat Minta Maaf

Regional
Kronologi Paspampres Pukul Sopir Truk di Solo hingga Buat Gibran Tak Terima, Berawal dari Lampu Merah

Kronologi Paspampres Pukul Sopir Truk di Solo hingga Buat Gibran Tak Terima, Berawal dari Lampu Merah

Regional
Melihat Semarak Merah Putih di Provinsi Baru Papua Selatan

Melihat Semarak Merah Putih di Provinsi Baru Papua Selatan

Regional
Polisi Tertibkan Penyedia Jasa Pengamanan Begal dan Pungli di Bengkulu

Polisi Tertibkan Penyedia Jasa Pengamanan Begal dan Pungli di Bengkulu

Regional
Alasan Orangtua Laporkan Anaknya yang Sedang Pesta Narkoba ke Polisi, Kerap Melawan Saat Dinasihati

Alasan Orangtua Laporkan Anaknya yang Sedang Pesta Narkoba ke Polisi, Kerap Melawan Saat Dinasihati

Regional
Berkas Perkara Istri Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang Dilimpahkan ke Jaksa untuk Ketiga Kalinya

Berkas Perkara Istri Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang Dilimpahkan ke Jaksa untuk Ketiga Kalinya

Regional
Warga Cilegon Diduga Terjangkit Cacar Monyet, Dinkes Sebut Gejalanya Tak Spesifik

Warga Cilegon Diduga Terjangkit Cacar Monyet, Dinkes Sebut Gejalanya Tak Spesifik

Regional
Diduga Cemburu Baca 'Chat' di Ponsel Suami, Wanita Ini Nekat Lukai Lehernya Sendiri

Diduga Cemburu Baca "Chat" di Ponsel Suami, Wanita Ini Nekat Lukai Lehernya Sendiri

Regional
Polisi dan Anggota TNI Bongkar 10 Tambang Emas Ilegal di Way Kanan

Polisi dan Anggota TNI Bongkar 10 Tambang Emas Ilegal di Way Kanan

Regional
Direktur RSUD Nunukan Ditipu Buruh Bangunan Rp 80 Juta, Ketahuan karena Nota Pembelian

Direktur RSUD Nunukan Ditipu Buruh Bangunan Rp 80 Juta, Ketahuan karena Nota Pembelian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.