120 Anggota Damkar di Bengkulu Mogok karena Honor Tak Dibayar, Rumah dan Kendaraan Warga Dilalap Api

Kompas.com - 20/05/2022, 11:49 WIB
Editor Khairina

KOMPAS.com - Sebanyak 120 anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satpol PP, Tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu mogok bekerja dan mendatangi kantor bupati, Kamis (19/5/2022)

Sebab, sudah 5 bulan honor mereka belum dibayarkan dan terpaksa berutang.

Saat ratusan THLT Damkar mogok bekerja pada Kamis (19/5/2022), satu unit rumah warga setempat, motor dan mobil habis dilalap api karena telatnya penanganan.

Baca juga: 5 Bulan Tak Gajian, 120 Damkar dan Satpol PP Lebong Bengkulu Sambung Hidup dengan Berutang

Dalam kontrak kerja para THLT menerima honor Rp 500 ribu ditambah uang piket Rp 400 ribu, jadi total yang mereka terima Rp 900 ribu.

"Namun sampai sekarang kami tak terima," kata Komandan Damkar Kecamatan Lebong Selatan, Ali Akbar.

Ali mengisahkan, honor mereka sejak Januari 2022 hingga Mei 2022 tak kunjung dibayarkan.

Ali mengatakan, untuk bertahan memenuhi kebutuhan hidup, rekan-rekannya mengandalkan utang. Selain berutang, THLT mengerjakan kerja sampingan bersifat dadakan.

"Ada yang menjadi tenaga survei, ada yang jadi mitra ini, itu. Jadi kita tidak bisa fokus kerja di Damkar. Namun kebanyakam berutang," jelasnya.

Dibayarkan gaji pokok

Ali mengatakan hasil pertemuan THLT dengan Bupati Lebon, Kopli, pada Kamis (19/5/2022) honor itu segera dibayarkan namun hanya gaji pokok sebesar Rp 500 ribu.

Sementara, uang piket Rp 400 ribu dibayarkan menunggu APBD-P sekitar September 2022.

"Kata Pak Bupati akan dibayar segera tapi tak tahu kapan waktunya," keluhnya.

Sementara itu Sekda Lebong Mustarani Abidin saat dikonfirmasi berapa Pemda Lebong menganggarkan honor THLT pada APBD 2022, ia mengaku tak mengetahui detailnya.

"Saya lupa detailnya. Namun anggarannya sudah ada," kata Sekda saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Baca juga: Setelah Berseteru karena Kritik Honor Belum Turun, Dokter Bahrul dan Wali Kota Banda Aceh Saling Memaafkan

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lebong, membidangi pemerintahan dan pelayanan publik, Wilyan Bahtiar menyatakan hal yang sama, secara detail dirinya tak tahu berapa dana yang dianggarkan dalam APBD 2022 untuk pembayaran THLT.

"Kami dewan sudah anggarkan dana itu dari bulan Januari hingga Juli pokoknya anggaran cukup meski saya lupa detilnya berapa total di APBD 2022," jelasnya.

Terkait kisruh pembayaran tunda ini, pekan depan DPRD akan memanggil pihak terkait untuk mengetahui persoalan apa yang mengakibatkan pembayaran ditunda hingga 5 bulan.

Selama ini tambah dia, pihaknya pernah berkoordinasi dengan bidang Satpol PP dan keuangan terkait belum dibayarkan honor THLT.

"Mereka pernah janji akan bayar setelah Lebaran namun setelah Lebaran terus molor. Kami segera panggil bagian Satpol PP dan keuangan untuk mengetahui persoalan ini, hingga ada solusinya," tegas Wilyan.

Plt Kadis Kominfo Lebong Danial Paripurna saat dikonfirmasi menjelaskan hasil keputusan bupati menegaskan bahwa dalam waktu dekat pembayaran honor THLT segera dibayarkan.

"Bupati memutuskan pembayaran akan segera dilakukan. Selama ini pembayaran ditunda karena ada miskomunikasi soal besaran honor. Namun tadi semua telah clear, pembayaran segera dilakukan," jelas Danial.

(Penulis Kontributor Bengkulu, Firmansyah)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Remaja Diperkosa Paman, Sang Ayah Tidak Percaya Justru Ikut Setubuhi Anak Kandungnya

Kisah Pilu Remaja Diperkosa Paman, Sang Ayah Tidak Percaya Justru Ikut Setubuhi Anak Kandungnya

Regional
Kebakaran di Gunung Kemeu Labuan Bajo NTT, Api Disebut Mendekat ke Pemukiman Warga

Kebakaran di Gunung Kemeu Labuan Bajo NTT, Api Disebut Mendekat ke Pemukiman Warga

Regional
Kasus Covid-19 Kembali Naik, di Solo Capai Ratusan dan Semuanya Komorbid

Kasus Covid-19 Kembali Naik, di Solo Capai Ratusan dan Semuanya Komorbid

Regional
Budi Daya Rumput Laut di Nunukan Hasilkan Limbah Botol Plastik 25 Ton Sekali Panen

Budi Daya Rumput Laut di Nunukan Hasilkan Limbah Botol Plastik 25 Ton Sekali Panen

Regional
Curi Laptop Mahasiswa di Rumah Kos, Warga Mataram Terancam 5 Tahun Penjara

Curi Laptop Mahasiswa di Rumah Kos, Warga Mataram Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Buntut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Jambi, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Langsung Segel Gudang Tak Berizin

Buntut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Jambi, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Langsung Segel Gudang Tak Berizin

Regional
6 Jam Terombang-ambing di Laut karena Kapal Mati Mesin, 2 Nelayan di Kupang Berhasil Diselamatkan

6 Jam Terombang-ambing di Laut karena Kapal Mati Mesin, 2 Nelayan di Kupang Berhasil Diselamatkan

Regional
Harga Pupuk Lebih Mahal dari TBS Sawit, Petani Tak Lakukan Pemupukan 6 Bulan

Harga Pupuk Lebih Mahal dari TBS Sawit, Petani Tak Lakukan Pemupukan 6 Bulan

Regional
2 Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke-77 RI di Solo Meriah

2 Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke-77 RI di Solo Meriah

Regional
Ketinting yang Ditumpangi Terbalik Dihantam Gelombang, Sepasang Lansia di Tanah Bumbu Hilang

Ketinting yang Ditumpangi Terbalik Dihantam Gelombang, Sepasang Lansia di Tanah Bumbu Hilang

Regional
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Penggembalaan Ternak di Lembata

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Penggembalaan Ternak di Lembata

Regional
Sempat Ditahan, 5 Penganiaya ASN di NTT Dibebaskan Sementara

Sempat Ditahan, 5 Penganiaya ASN di NTT Dibebaskan Sementara

Regional
Polisi Ungkap Motif Pria di Maluku Bunuh dan Bakar Kuburan Istrinya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Polisi Ungkap Motif Pria di Maluku Bunuh dan Bakar Kuburan Istrinya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Kronologi Pasutri dan Balita Dikeroyok Pemain Bola di Jeneponto, Polisi Ringkus 2 Pelaku

Kronologi Pasutri dan Balita Dikeroyok Pemain Bola di Jeneponto, Polisi Ringkus 2 Pelaku

Regional
Remaja Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Kasus Ditangani Denpom Bangka

Remaja Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Kasus Ditangani Denpom Bangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.