Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

ART Kuras ATM Majikan hingga Ratusan Juta, Uangnya untuk Beli Motor hingga Perhiasan

Kompas.com - 19/05/2022, 14:38 WIB
Skivo Marcelino Mandey,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

MANADO, KOMPAS.com - Tim Resmob Polres Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), menangkap seorang perempuan berinisial TM (31) yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga (ART). TM ditangkap Polres Tomohon atas laporan majikannya.

TM diduga menguras uang sebesar Rp 110 juta dengan membobol ATM milik majikannya. Tak hanya menguras isi tabungan majikannya, pelaku juga menggasak uang Rp 10 juta disimpan di bawah rak pakaian milik korban.

Ratusan juta yang dicuri itu ternyata dipakai pelaku untuk membeli sepeda motor, perhiasan emas, perabot rumah tangga, hingga jam tangan dan tas.

"Pelaku yang berpofesi sebagai asisten rumah tangga ini diamankan pada hari Senin (16/5/2022), saat berada di wilayah hukum Polsek Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulut," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (19/5/2022).

Baca juga: Tak Kebagian Uang Pencurian Sawit, Agus Bunuh Temannya, Pelaku 1 Jam Berbaring di Samping Korban yang Tidur

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Matani Tiga, Kecamatan Tomohon Tengah, Tomohon, pada Rabu (13/4/2022). Pelaku nekat melakukan aksi pencurian uang milik korban bernama Chitra Le, yang merupakan majikannya.

Pencurian uang dilakukan dengan cara membobol ATM milik korban.

"Pelaku mengakui mengambil kartu ATM milik korban selanjutnya menggasak uang hingga mencapai Rp 110 juta. Sedangkan uang Rp 10 juta lainnya, pelaku curi di bawah rak pakaian milik korban. Jadi total uang yang dicuri sebanyak Rp 120 juta," ujar Jules.

Aksi tersebut diketahui saat korban mengecek rekening bank miliknya yang ternyata sudah terjadi transaksi penarikan uang. Padahal korban tak melakukan penarikan uang.

"Mengetahui uang di dalam rekeningnya sudah ditarik seseorang, korban pun meminta konfirmasi kepada pihak bank, dan pihak bank pun membenarkan hal tersebut," terangnya.

Kejadian ini kemudian dilaporkan korban ke Polres Tomohon pada Kamis (21/4/2022).

"Berdasarkan laporan korban, Tim Resmob segera melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV di beberapa gerai ATM. Akhirnya dugaan pelaku mengerucut pada seorang asisten rumah tangga yang sudah tidak bekerja lagi di rumah korban," katanya.

Dari bukti-bukti awal tersebut, Tim Resmob kemudian melakukan pencarian terhadap TM dengan berkoordinasi bersama personel Polsek Tabukan Utara.  Akhirnya petugas berhasil menangkap pelaku.

"Pelaku ditangkap tanpa ada perlawanan dan ia mengaku telah melakukan pencurian tersebut sejak bulan September 2021," sebut Jules.

Pelaku juga mengaku telah membelikan sejumlah barang dari hasil uang curian. Di antaranya satu unit sepeda motor, barang perhiasan emas, beberapa perabot rumah tangga, jam tangan dan tas.

"Saat ini pelaku bersama sejumlah barang bukti sudah diamankan di Polres Tomohon guna pemeriksaan lebih lanjut," tandas Jules.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Nasib Pilu Nakes Diperkosa 3 Pria di Simalungun, 5 Bulan Pelaku Baru Berhasil Ditangkap

Regional
Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Kepsek SMK di Nias Bantah Aniaya Siswanya sampai Tewas, Sebut Hanya Membina

Regional
30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

30 Ibu Muda di Serang Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Regional
Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

Penipuan Katering Buka Puasa Masjid Sheikh Zayed Solo, Dua Pengusaha Rugi Hampir 1 Miliar

Regional
Pimpinan Ponpes Cabul di Semarang Divonis 15 Tahun Penjara

Pimpinan Ponpes Cabul di Semarang Divonis 15 Tahun Penjara

Regional
Viral, Video Penggerebekan Judi di Kawasan Elit Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Viral, Video Penggerebekan Judi di Kawasan Elit Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Pj Wali Kota Tanjungpinang Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Regional
Polisi Aniaya Istri Gunakan Palu Belum Jadi Tersangka, Pelaku Diminta Mengaku

Polisi Aniaya Istri Gunakan Palu Belum Jadi Tersangka, Pelaku Diminta Mengaku

Regional
Ngrembel Asri di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Ngrembel Asri di Semarang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Gunung Ruang Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu 400 Meter, Status Masih Awas

Regional
Lansia Terseret Banjir Bandang, Jasad Tersangkut di Rumpun Bambu

Lansia Terseret Banjir Bandang, Jasad Tersangkut di Rumpun Bambu

Regional
Polda Jateng: 506 Kasus Kecelakaan dan 23 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran 2024

Polda Jateng: 506 Kasus Kecelakaan dan 23 Orang Meninggal Selama Mudik Lebaran 2024

Regional
Disebut Masuk Bursa Pilgub Jateng, Sudirman Said: Cukup Sekali Saja

Disebut Masuk Bursa Pilgub Jateng, Sudirman Said: Cukup Sekali Saja

Regional
Bupati dan Wali Kota Diminta Buat Rekening Kas Daerah di Bank Banten

Bupati dan Wali Kota Diminta Buat Rekening Kas Daerah di Bank Banten

Regional
Pengusaha Katering Jadi Korban Order Fiktif Sahur Bersama di Masjid Sheikh Zayed Solo, Kerugian Rp 960 Juta

Pengusaha Katering Jadi Korban Order Fiktif Sahur Bersama di Masjid Sheikh Zayed Solo, Kerugian Rp 960 Juta

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com