Kompas.com - 18/05/2022, 12:57 WIB

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Masyarakat Desa Mareje bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar gawe rapah untuk mempererat kebersamaan dan kerukunan masyarakat di desa itu, Rabu (18/5/2022).

Dalam kegiatan tersebut, dibacakan ikrar sopoq tundun atau satu keturunan yang dipandu oleh wali paer atau tokoh masyarakat Kabupaten Lombok Barat, Lalu Anggawa Nuraksi. Ikar tersebut menyatakan bahwa masyarakat satu keturunan sehingga perlu menjaga kebersamaan dan kerukunan.

Baca juga: Konflik Berakhir, Polisi Tetap Amankan dengan Ketat Perayaan Waisak di Desa Mareje Lombok Barat

Dengan begitu, konflik masyarakat Desa Mareje yang dipicu kesalahpahaman tidak terulang lagi.

Pada kesempatan itu, Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan kedamaian di wilayah Lombok Barat dan tetap menjaga kerukunan dalam menjalankan kehidupan.

Baca juga: Mengembalikan Harmoni di Tanah Mareje

Manurut Fauzan, dengan kerukunan dan kedamaian, masyarakat akan semakin maju dan berkembang. Selain itu, pembangunan di Kabupaten Lombok Barat juga akan berjalan dengan lancar.

"Marilah kita menjaga kedamaian dan kerukunan agar kita bisa sejahtera," kata Fauzan dalam sambutannya.

Bupati dua periode itu mengatakan, acara hari ini merupakan simbol kerukunan di tanah Mareje.

"Tentu ini menjadi simbol kerukunan dan kebersamaan masyarakat untuk meraih masa depan yang lebih baik lagi. Tentu ini seperti yang tertuang dalam ikrar sopoq tundun yang dipandu wali paer Lombok Barat tadi," kata Fauzan.

Suasana Gawe Rapat atau Roah untuk mempersatukan warga yang berselisih di Mareje, Lombok BaratHumas Polres Lombok Barat Suasana Gawe Rapat atau Roah untuk mempersatukan warga yang berselisih di Mareje, Lombok Barat
Kepala Desa Mareje, Muhsin Salim mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi penanda bahwa warga di Desa Mareje sudah kembali rukun seperti semula. Dalam kegiatan ini, pihak pemerintah desa mengadakan pesta makan bersama dengan memotong tiga ekor sapi.

"Jadi ada tiga ekor sapi kita potong, sapinya ada dari desa, pemerintah kabupaten, di sini masyarakat makan bersama," kata Muhsin.

Baca juga: Warga Desa Mareje yang Mengungsi Usai Insiden Pembakaran Dipulangkan

Muhsin berharap, kegiatan tersebut dapat menghilangkan rasa dendam, rasa iri dan masyarakat dapat bersatu kembali dengan menjaga kerukunan.

"Mari kita kubur dalam-dalam rasa dendam itu, dan mari kita hidup rukun bersama kembali seperti semula," ungkap Muhsin.

Hadir dalam acara tersebut yaitu Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Kapolda NTB Irjen Djoko Purwanto, Dandrem 162/WB Lalu Rudy Irham Srigede dan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.

Baca juga: Insiden Antar-warga di Desa Mareje Lombok Barat, Gubernur NTB Minta Tokoh Masyarakat Tak Terprovokasi

Sebelumnya diberitakan, konflik warga antardua dusun di Desa Mareje pecah pada malam Lebaran, Minggu (1/4/2022) malam. Konflik itu dipicu oleh kesalahpahaman.

Saat itu, iring-iringan pawai yang diikuti oleh beberapa pemuda dari Dusun Bangket Lauk meledakkan petasan di depan kandang sapi milik Rahim alias Amaq Runa di Dusun Ganjar.

Hal tersebut membuat Rahim menegur para pemuda itu dan mengakibatkan terjadi keributan.

Peristiwa tersebut kemudian berlanjut kembali pada Selasa (3/5/2022) malam. Terjadi aksi pengrusakan enam unit rumah di kantor sekretariat Lembaga Pembinaan Keagamaan Buddha (LPKB) di Dusun Ganjar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Cukup Bukti, Polisi Hentikan Kasus Mafia Tanah Kaum Maboet di Padang

Tak Cukup Bukti, Polisi Hentikan Kasus Mafia Tanah Kaum Maboet di Padang

Regional
5 Upacara Adat dari Maluku, dari Tradisi Sasi hingga Obor Pattimura

5 Upacara Adat dari Maluku, dari Tradisi Sasi hingga Obor Pattimura

Regional
Pencuri Motor Petani di Sawah Kulon Progo Tertangkap di Bandung, Pelaku Mengaku Sudah 8 Kali Beraksi

Pencuri Motor Petani di Sawah Kulon Progo Tertangkap di Bandung, Pelaku Mengaku Sudah 8 Kali Beraksi

Regional
Wakil Menteri BUMN: Pembangunan Pabrik Pupuk NPK di Aceh Utara Ditargetkan Selesai Paling Lambat Desember

Wakil Menteri BUMN: Pembangunan Pabrik Pupuk NPK di Aceh Utara Ditargetkan Selesai Paling Lambat Desember

Regional
Pembunuh Guru TK di Lombok Barat Ditangkap Usai 12 Hari Pengejaran, Pelaku Sempat Kabur ke Ngawi

Pembunuh Guru TK di Lombok Barat Ditangkap Usai 12 Hari Pengejaran, Pelaku Sempat Kabur ke Ngawi

Regional
Bakar Semak-semak di Kebun Milik Tetangga, Kakek Ini Tewas dengan Tubuh Penuh Luka

Bakar Semak-semak di Kebun Milik Tetangga, Kakek Ini Tewas dengan Tubuh Penuh Luka

Regional
Profil Tanjung Selor, Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara

Profil Tanjung Selor, Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara

Regional
Pelaku Penembakan Warga Aceh di Warung Kopi Divonis Seumur Hidup

Pelaku Penembakan Warga Aceh di Warung Kopi Divonis Seumur Hidup

Regional
Soal Pembangunan Islamic Center Solo, Gibran Komitmen Tidak Relokasi Warga Sebelum Ada Kepastian

Soal Pembangunan Islamic Center Solo, Gibran Komitmen Tidak Relokasi Warga Sebelum Ada Kepastian

Regional
Antrean Pembelian Solar Subsidi Mengular di SPBU Pemalang

Antrean Pembelian Solar Subsidi Mengular di SPBU Pemalang

Regional
Bentrok Kelompok Pelajar di Sorong, Guru SD Jadi Korban Pengeroyokan

Bentrok Kelompok Pelajar di Sorong, Guru SD Jadi Korban Pengeroyokan

Regional
Kunjungi Sorong, Luhut Bahas Infrastruktur hingga Sampah di Papua Barat

Kunjungi Sorong, Luhut Bahas Infrastruktur hingga Sampah di Papua Barat

Regional
Ratusan Nakes RS Rujukan Covid-19 di Tegal Dapatkan Booster Kedua

Ratusan Nakes RS Rujukan Covid-19 di Tegal Dapatkan Booster Kedua

Regional
Mobil Tertabrak KA Sri Tanjung di Pasuruan, Pengemudi Tewas

Mobil Tertabrak KA Sri Tanjung di Pasuruan, Pengemudi Tewas

Regional
Diduga Terserang Stroke, Perempuan Asal Garut Ditelantarkan Suaminya di Hutan Cikampek

Diduga Terserang Stroke, Perempuan Asal Garut Ditelantarkan Suaminya di Hutan Cikampek

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.