Pilkades Sebuah Desa di Brebes Sediakan "Doorprize" 19 Sepeda Motor, Sumber Dana dari Pengusaha Lokal

Kompas.com - 18/05/2022, 11:58 WIB

BREBES, KOMPAS.com - Sedikitnya 43 desa di 16 kecamatan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Rabu (18/5/2022).

Ada salah satu desa yang unik untuk menarik minat warga menggunakan hak pilihnya. Yakni menyediakan 19 unit sepeda motor sebagai doorprize untuk gelaran Pilkades di Desa Wangandalem, Kecamatan Brebes.

Baca juga: Ngotot Pilkades Ditunda, Warga Pamekasan Rusak Surat Suara

Perwakilan Event Organizer (EO) Nur Ahmad Tashadi mengungkapkan, doorprize 19 unit sepeda motor diberikan seorang dermawan asli desa setempat yang saat ini menjadi pengusaha di Jakarta.

"Beliau ingin di desa tempat kelahirannya aman dan damai tanpa ada keributan antar warga. Kepada calon Kades yang bersaing untuk siap menang dan siap kalah. Begitu harapan yang memberikan doorprize," kata Nur Ahmad, kepada wartawan, Rabu.

Nur menjelaskan 19 unit sepeda motor yang dibagikan, yakni 18 unit sepeda motor merk Yamaha Gear masing-masing akan diundi di setiap wilayah rukun tetangga (RT).

Sedangkan satu unit sepeda motor Yamaha N-Max akan diberikan gratis untuk calon kepala desa yang kalah. Seperti diketahui, Pilkades di desa tersebut diikuti 2 calon.

"Caranya nanti dengan cara diundi masing-masing RT nya, jadi kami EO berkomitmen netral dan terbuka," katanya.

Perwakilan EO lainnya, Wahyu Ririn Erawati Sartono, mengatakan, doorprize semarak Pilkades Wangandalem, terpisah dari panitia pemilihan penyelenggara kepala desa.

Menurut Wahyu Ririn, pemberian doorprize, diberikan agar jumlah pemilih yang mencoblos di TPS bisa seratus persen dari daftar pemilih tetap (DPT).

"Harapannya bisa 100 persen pemilih datang ke TPS, untuk menentukan hak pilihnya. Termasuk pemberian doorprize dengan cara diundi agar penyelenggaraan Pilkades aman," pungkas Wahyu Ririn.

Baca juga: Puluhan Warga Kepung Rumah Sekda Pamekasan Minta Pilkades Ditunda

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga yang Direncanakan Kekasih Gelap Korban

Kronologi Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga yang Direncanakan Kekasih Gelap Korban

Regional
Pembelian Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi di Solo Belum Dilaksanakan

Pembelian Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi di Solo Belum Dilaksanakan

Regional
Harga Tiket ke Taman Nasional Komodo Rp 3,75 Juta Per Agustus, Pelaku Wisata: Kebijakan Itu Bisa Jadi Hantaman

Harga Tiket ke Taman Nasional Komodo Rp 3,75 Juta Per Agustus, Pelaku Wisata: Kebijakan Itu Bisa Jadi Hantaman

Regional
Peringati Bulan Bung Karno, Petani Bergas Lor Lukis Sang Proklamator di Sawah

Peringati Bulan Bung Karno, Petani Bergas Lor Lukis Sang Proklamator di Sawah

Regional
Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayi Kandungnya di Bima

Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan Ibu yang Bunuh Bayi Kandungnya di Bima

Regional
Tahanan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Kompolnas Sebut Ada Unsur Kelalaian Petugas

Tahanan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Kompolnas Sebut Ada Unsur Kelalaian Petugas

Regional
Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga di Lampung Terungkap, Pelaku 4 Orang, Salah Satunya Kekasih Gelap

Pembunuhan Pengusaha Papan Bunga di Lampung Terungkap, Pelaku 4 Orang, Salah Satunya Kekasih Gelap

Regional
Dua WNI di Ladang Sawit Malaysia Jadi Korban Pembunuhan Warga Negara Filipina

Dua WNI di Ladang Sawit Malaysia Jadi Korban Pembunuhan Warga Negara Filipina

Regional
Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Khawatir PMK, Pedagang di Mataram Kurangi Penjualan Hewan Kurban

Regional
274.837 Kasus PMK di Indonesia, BNPB Ditunjuk Sebagai Satgas: Penanganan Seperti Covid-19, Bisa Saja Lockdown

274.837 Kasus PMK di Indonesia, BNPB Ditunjuk Sebagai Satgas: Penanganan Seperti Covid-19, Bisa Saja Lockdown

Regional
Diduga Rem Blong, Pemotor Bonceng Tiga Terjun ke Jurang di NTT, 1 Orang Tewas

Diduga Rem Blong, Pemotor Bonceng Tiga Terjun ke Jurang di NTT, 1 Orang Tewas

Regional
Ketika Fesyen Idola KPop Jadi Tren Outfit Kalangan Mahasiswa

Ketika Fesyen Idola KPop Jadi Tren Outfit Kalangan Mahasiswa

Regional
Diduga Berbuat Asusila dengan Istri Perwira, Kasatlantas Way Kanan Dicopot

Diduga Berbuat Asusila dengan Istri Perwira, Kasatlantas Way Kanan Dicopot

Regional
Sedang Mengangkat Jaring, Nelayan di Karimun Tewas Tersambar Petir

Sedang Mengangkat Jaring, Nelayan di Karimun Tewas Tersambar Petir

Regional
Diduga Dianiaya Tiga Tahanan, Tersangka Kasus Pemerkosaan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Ini Faktanya

Diduga Dianiaya Tiga Tahanan, Tersangka Kasus Pemerkosaan Tewas di Penjara Polres Empat Lawang, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.