Kompas.com - 17/05/2022, 14:33 WIB

KOMPAS.com - Masjid Agung Palembang atau Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin terletak di Palembang, Sumatera Selatan. Masjid ini merupakan masjid paling besar di Palembang.

Lokasi Masjid Agung Palembang di Jl Jenderal Sudirman, 19 Ilir, Bukit Keil, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Kawasan 19 ilir merupakan salah satu kawasan asli Palembang dan Arab yang telah lama dihuni.

Masjid Agung Palembang merupakan salah satu landmark Palembang. Jarak masjid dengan Jembatan Ampera cukup dekat, yaitu sekitar 400 meter.

Bentuk masjid saat ini merupakan hasil renovasi pada tahun 2000 hingga tahun 2003.

Sejarah Masjid Agung Palembang

Masjid Agung Palembang merupakan peninggalan Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo. Ia memerintahkan Kerajaan Palembang pada tahun 1724-1758.

Masjid yang pada mulanya dikenal dengan Masjid Sultan dibangun pada masa Sultan Mahmud Badaruddin I Jaya Wikramo pada abad ke 18.

Baca juga: Shalat Id di Masjid Agung Palembang Dibatasi untuk 1.000 Jemaah

Pembangunan masjid membutuhkan waktu 10 tahun, yakni mulai tahun 1738 sampai 1748. Masjid diresmikan pertama kali untuk tempat ibadah pada tanggal 28 Jumadil Awal 115 H atau 26 Mei 1748. Sehingga saat ini, masjid telah berusia 274 tahun. 

Awalnya, pembangunan masjid tidak memiliki menara.

Menara masjid baru dibangun pada masa pemerintahan Sultan Ahmad Najamudin (1758-1774) atau sekitar 10 tahun setelah pembangunan masjid.

Letak menara terpisah dari masjid, yaitu  di sebelah barat. 

Pola menara berbentuk segi enam dengan tinggi 20 meter. 

Menara Masjid Agung Palembang berbentuk seperti kelenteng dengan bentuk atap menara melengkung pada bagian ujungnya, dan beratap genteng. 

Bagian luar menara dikelilingi oleh teras berpagar.

Konon masjid yang merupakan bagian peninggalan Kesultanan Palembang Darusslam menjadi masjid tertua di Palembang.

Pada awal pembuatannya, masjid yang terletak di utara Kesultanan Palembang, dibelakang Benteng Kuto besak berdekatan dengan aliran Sungai Musi, merupkan masjid terbesar di nusantara yang mampu menampung 1.200 jamaah.

Masjid Agung Palembang Shutterstock/Bagus UPC Masjid Agung Palembang

Arsitektur Masjid Agung Palembang

Masjid Agung Palembang dirombak setelah terjadi perang besar pada tahun 1819-1821 oleh pemerintah kolonial Belanda.

Baca juga: Gelar Shalat Idul Adha, Masjid Agung Palembang Batasi Jumlah Jemaah

Perombakan masjid juga terjadi pada tahun 1893, 1916, 1950-an, dan 1970-an.

Pada 1970, Pertamina mensponsori pembangunan menara baru. 

Menara dengan tinggi 45 meter, berdampingan dengan menara asli bergaya Cina, diresmikan pada tanggal 1 Februari 1971.

Masjid ini sangat khas dengan bangunan Palembang.

Sebagian besar kayu pada arsitektur masjid memiliki ukiran khas Palembang yang disebut Lekeur.

Perombakan juga di lakukan pada masa Gubernur Sumatera Selatan, H Rosihan Arsyad (1998-2003).

Renovasi masjid tidak hanya memperbaiki bangunan yang rusak melainkan menambah tiga bangunan baru, yaitu menambah bangunan di bagian utara, selatan, dan timur masjid. 

Arsitektur bentuk masjid yang direnovasi pada 2003 dipengaruhi tiga kawasan, yaitu Indonesia, Tiongkok, dan Eropa.

Bentuk arsitektur Eropa terlihat dari pintu masuk gedung yang besar dan tinggi. Sedangkan, bentuk arsitektur Tiongkok terlihat dari masjid utama yang atapnya seperti kelenteng.

Dulu, Masjid Agung Palembang merupakan masjid terbesar di Indonesia, namun seiring perjalanan waktu banyak daerah lain yang mendirikan masjid besar dan moderen.

Baca juga: Sejarah Berdirinya Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo

Masjid Agung Palembang merupakan bangunan tiga lantai dengan cat putih, pintu kaca, dan lantai keramik.

Masjid digunakan sebagai tempat shalat, pusat shalat Idul Fitri serta Idul Adha, dan kegiatan Islama berupa kajian Islam maupun majelis taklim yang kerap dipusatkan di masjid ini.

Masjid Agung PalembangShutterstock/Deni Pranata Masjid Agung Palembang

Sumber:

sripowiki.tribunnews.com

duniamasjid.islamic-center.or.id

cagarbudaya.kemdikbud.go.id

hallo.palembang.go.id

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

49.000 Nakes di Sumsel Mulai Vaksin Covid-19 Dosis Keempat

49.000 Nakes di Sumsel Mulai Vaksin Covid-19 Dosis Keempat

Regional
Tolak Kedatangan Kepala Sekolah, Ratusan Siswa SMA di Muna Sultra Boikot dan Segel Sekolah

Tolak Kedatangan Kepala Sekolah, Ratusan Siswa SMA di Muna Sultra Boikot dan Segel Sekolah

Regional
Kepala Kampung di Nduga Ambil Rp 150 Juta Dana Desa, Diserahkan ke Oknum ASN untuk Beli Amunisi Bagi KKB

Kepala Kampung di Nduga Ambil Rp 150 Juta Dana Desa, Diserahkan ke Oknum ASN untuk Beli Amunisi Bagi KKB

Regional
1.700 Sapi di Kota Padang Segera Divaksin PMK

1.700 Sapi di Kota Padang Segera Divaksin PMK

Regional
BMKG Ingatkan Bibit Siklon Tropis 97W Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG Ingatkan Bibit Siklon Tropis 97W Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang

Regional
Pernikahan Kakek 65 Tahun dan Gadis 19 Tahun di Cirebon Sempat Viral, Kini Dikabarkan Telah Bercerai

Pernikahan Kakek 65 Tahun dan Gadis 19 Tahun di Cirebon Sempat Viral, Kini Dikabarkan Telah Bercerai

Regional
Cerita Ni Ketut Mayoni, Kepsek Beragama Hindu di Lombok Tengah yang Lulus Magister Pendidikan Islam

Cerita Ni Ketut Mayoni, Kepsek Beragama Hindu di Lombok Tengah yang Lulus Magister Pendidikan Islam

Regional
Jelang Diresmikan Jokowi, RSUD Soedarso Dijaga Ketat

Jelang Diresmikan Jokowi, RSUD Soedarso Dijaga Ketat

Regional
Update Kebocoran Pipa BBM Pertamina di Cilacap, Perbaikan Hampir Rampung

Update Kebocoran Pipa BBM Pertamina di Cilacap, Perbaikan Hampir Rampung

Regional
Sejumlah Emak-emak Tunggu Kedatangan Jokowi di Pasar Flamboyan Pontianak

Sejumlah Emak-emak Tunggu Kedatangan Jokowi di Pasar Flamboyan Pontianak

Regional
PMI Asal NTT Meninggal di Malaysia Saat Pemulangan ke Indonesia karena Sakit

PMI Asal NTT Meninggal di Malaysia Saat Pemulangan ke Indonesia karena Sakit

Regional
Jokowi Minta Kematian Brigadir J Diusut Tuntas: Jangan Turunkan Kepercayaan Publik terhadap Polri

Jokowi Minta Kematian Brigadir J Diusut Tuntas: Jangan Turunkan Kepercayaan Publik terhadap Polri

Regional
22 Polisi Senior Aniaya 20 Bintara di Kompleks Perumahan Polri di Jambi

22 Polisi Senior Aniaya 20 Bintara di Kompleks Perumahan Polri di Jambi

Regional
Colok Kabel Pompa Air ke Stopkontak Saat Mandi, Remaja di Lombok Tewas Tersetrum

Colok Kabel Pompa Air ke Stopkontak Saat Mandi, Remaja di Lombok Tewas Tersetrum

Regional
Jokowi Singgung Perubahan Nama Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, Minta Masyarakat Ajukan ke Pusat

Jokowi Singgung Perubahan Nama Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, Minta Masyarakat Ajukan ke Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.