Kompas.com - 17/05/2022, 11:38 WIB

 

BENGKULU, KOMPAS.com - Gempa berkekuatan 6,0 magnitudo terjadi di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Selasa (17/5/2022), pukul 01.58 WIB.

Hingga saat ini belum ada laporan masyarakat mengenai korban dan kerusakan bangunan.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Tanggap Darurat BPBD Provinsi Bengkulu Khristian Hermansyah.

"Kami telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bengkulu Utara, hasilnya belum ada laporan korban dan kerusakan bangunan dari masyarakat pascagempa," kata Khristian Hermansyah dalam keterangannya pada wartawan, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Bengkulu, Tak Berpotensi Tsunami

Sementara itu, Camat Enggano Susanto menyebutkan kondisi masyarakat di pulau terluar Bengkulu itu dalam keadaan aman dan kondusif.

"Guncangan memang terasa, namun kita bersyukur tidak ada kerusakan bangunan dan tidak ada korban jiwa. Kondisi tetap kondusif," jelas Susanto.

Guncangan gempa pada dini hari tersebut membuat sejumlah warga Kota Bengkulu terkejut. Guncangan sempat terasa kuat namun berlangsung singkat.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut berlokasi di laut pada jarak 51 kilometer arah barat daya Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada kedalaman 10 kilometer.

Baca juga: Gempa Bumi M 5 Guncang Pegunungan Arfak Papua Barat, Terasa hingga Manokwari

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Litman mengatakan, dari kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal, akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa ini, kata Litman, berdampak dan dirasakan di daerah Kota Bengkulu dengan skala MMI, III - IV, III - IV Kabupaten Bengkulu Utara, III Kabupaten Kepahiang, III Kabupaten Rejang Lebong, dan skala IV-V di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Lereng Gunung Ile Lewotolok Cemas akibat Erupsi Terus-menerus, Ini Kata BPBD Lembata

Warga Lereng Gunung Ile Lewotolok Cemas akibat Erupsi Terus-menerus, Ini Kata BPBD Lembata

Regional
Pabrik Mi Berformalin di Bandung Digerebek Polisi, Simak Ciri-ciri Makanan Mengandung Formalin Menurut BPOM

Pabrik Mi Berformalin di Bandung Digerebek Polisi, Simak Ciri-ciri Makanan Mengandung Formalin Menurut BPOM

Regional
Kepala Sekolah di NTT Ditahan Polisi karena Korupsi Dana PIP

Kepala Sekolah di NTT Ditahan Polisi karena Korupsi Dana PIP

Regional
2 Kakek di Bandar Lampung Ditangkap karena Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali

2 Kakek di Bandar Lampung Ditangkap karena Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali

Regional
Dilanda Cemburu, Pelaku Utama Penembakan di Sidoarjo Bayar Penembak Rp 100 Juta

Dilanda Cemburu, Pelaku Utama Penembakan di Sidoarjo Bayar Penembak Rp 100 Juta

Regional
Begini Tanggapan Pemkab dan DPRD Nunukan soal Permintaan Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia

Begini Tanggapan Pemkab dan DPRD Nunukan soal Permintaan Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia

Regional
Kebakaran Hebat Hanguskan Pondok Pesantren Al-Ma’rufiah Cirebon, Sarana Pendidikan Keagamaan Ludes

Kebakaran Hebat Hanguskan Pondok Pesantren Al-Ma’rufiah Cirebon, Sarana Pendidikan Keagamaan Ludes

Regional
Harga TBS Anjlok Rp 500.000, Petani Sawit: Tolong Izinkan Kami Jual ke Malaysia, di Sana Rp 5 Juta

Harga TBS Anjlok Rp 500.000, Petani Sawit: Tolong Izinkan Kami Jual ke Malaysia, di Sana Rp 5 Juta

Regional
Pengantin Ini Gelar Pernikahan di Metaverse, Tamu Hadir dari Jauh dan Bisa Menyapa

Pengantin Ini Gelar Pernikahan di Metaverse, Tamu Hadir dari Jauh dan Bisa Menyapa

Regional
Polisi Amankan Pengedar Miras yang Sebabkan 3 Pengunjung Tempat Karaoke Tewas

Polisi Amankan Pengedar Miras yang Sebabkan 3 Pengunjung Tempat Karaoke Tewas

Regional
Cerita Korban Erupsi Semeru Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Jokowi, Sempat Diancam Akan Ditabrak Lari

Cerita Korban Erupsi Semeru Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Jokowi, Sempat Diancam Akan Ditabrak Lari

Regional
HUT Kota Medan ke-432, Bobby Nasution Bilang Stunting dan Banjir Menjadi PR Bersama

HUT Kota Medan ke-432, Bobby Nasution Bilang Stunting dan Banjir Menjadi PR Bersama

Regional
Legenda Joko Seger dan Rara Anteng, Asal-usul Nama Tengger

Legenda Joko Seger dan Rara Anteng, Asal-usul Nama Tengger

Regional
Harga Porang Anjlok, Petani Coba Olah Porang jadi Kue

Harga Porang Anjlok, Petani Coba Olah Porang jadi Kue

Regional
[POPULER NUSANTARA] Selingkuh hingga Punya Anak, 2 ASN Dipecat | Kapolres Maluku Tengah Dicopot dari Jabatannya

[POPULER NUSANTARA] Selingkuh hingga Punya Anak, 2 ASN Dipecat | Kapolres Maluku Tengah Dicopot dari Jabatannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.