40 Petani Sawit Ditangkap, Gubernur Bengkulu Koordinasi Kapolda Tentukan Tindakan Bijak

Kompas.com - 17/05/2022, 07:19 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebutkan dirinya akan berkoordinasi dengan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Agung Wicaksono, Selasa (17/5/2022) guna menentukan langkah adil dan bijaksana terjadap 40 petani yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Dikatakan Rohidin, pada saat munculnya berita terjadinya penangkapan 40 petani di Kabupaten Mukomuko, dirinya langsung  berkoordinasi dengan Kapolres Mukomuko AKBP Witdiardi guna memastikan bahwa hak-hak masyarakat yang ditangkap tetap dijaga dan sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

"Dua hari yang lalu saat kejadian ada penangkapan masyarakat Kecamatan Malin Deman, saya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Mukomuko agar masyarakat diperlakukan secara adil kemudian proses hukum yang benar sesuai dengan hak-hak masyarakat dan betul-betul mengikuti kaidah hukum," ujar Rohidin dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Jadi Tulang Punggung, Istri 40 Petani Sawit di Bengkulu yang Ditahan Polisi Upayakan Penangguhan Penahanan

Gubernur sendiri tidak membenarkan masyarakat untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum, seperti tindak pencurian, penjarahan maupun main hakim sendiri.

"Selasa (17/5/2022) saya akan berkoordinasi dengan Kapolda terkait bagaimana tindakan yang paling bijak tetapi sesuai dengan prosedur hukum sehingga masyarakat betul-betul hak -haknya terlindungi, tetapi di sisi lain masyarakat juga tidak bisa main hakim sendiri, juga melakukan tindakan hukum seperti melakukan pencurian dan penjarahan atau menguasai hak milik orang lain," ungkap Gubernur Rohidin.

Dikatakan juga, gubernur telah menggelar rapat internal bersama pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan instansi terkait menyikapi konflik antara Petani Malin Deman dengan PT. Daria Dharma Pratama (DDP) di Balai Raya Semarak Bengkulu, Senin (16/5/2022).

Langkah ini diambil guna memastikan perihal konflik serta menyusun langkah - langkah yang bisa diambil selanjutnya agar konflik tidak berkelanjutan dan proses hukum dapat berjalan seadil-adilnya.

"Kita malam tadi melakukan rapat internal. Sebenarnya ini merupakan rapat lanjutan dari beberapa kali rapat termasuk pada waktu 2 - 3 bulan yang lalu itu perwakilan masyarakat dari Malin Deman langsung menghadap saya. Waktu itu kita koordinasikan dengan pihak BPN," jelas Gubernur Rohidin.

Baca juga: 40 Petani Sawit Ditangkap, 6 Kades di Mukomuko Bengkulu Minta Pemerintah Selesaikan Konflik Agraria dengan Adil

"Kita ingin memastikan yang pertama dari sisi status HGU, lalu kepastian penguasaan lahan di lapangan, kemudian pengembangan komoditas yang dikelola di wilayah itu untuk sektor perkebunan," demikian Rohidin.

Sebelumnya sebanyak 40 petani sawit di Kecamatan Malin Deman, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu tergabung dalam Perkumpulan Petani Pejuang Bumi Sejahtera (P3BS) ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi pada pada Kamis (12/5/2022).

40 petani sawit tersebut dituding mencuri tandan buah segar (TBS) di Areal Divisi 7 Lahan Eks HGU PT. Bina Bumi Sejahtera (BBS) yang saat ini dikelola PT Daria Dharma Pratama (DDP).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TPA Jatibarang Semarang Diperkirakan Hanya Sanggup Menampung Sampah dalam 2 Bulan

TPA Jatibarang Semarang Diperkirakan Hanya Sanggup Menampung Sampah dalam 2 Bulan

Regional
Hindari Kecelakaan Laut, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Diminta Rutin Cek Kondisi Kapal

Hindari Kecelakaan Laut, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Diminta Rutin Cek Kondisi Kapal

Regional
Setiap Rabu, ASN di Semarang Diwajibkan Tak Gunakan Kendaraan Bermotor

Setiap Rabu, ASN di Semarang Diwajibkan Tak Gunakan Kendaraan Bermotor

Regional
Kapal Ikan KM Pasifik Terbalik di Pulau Mapur Bintan, 7 Kru Selamat, 1 Hilang

Kapal Ikan KM Pasifik Terbalik di Pulau Mapur Bintan, 7 Kru Selamat, 1 Hilang

Regional
2 Korban Tenggelam di Labuan Bajo Ternyata Ibu dan Adik Artis Ayu Anjani

2 Korban Tenggelam di Labuan Bajo Ternyata Ibu dan Adik Artis Ayu Anjani

Regional
Korean Style 'Trending' di Anak Muda, Thrift Shop Jadi Sasaran

Korean Style "Trending" di Anak Muda, Thrift Shop Jadi Sasaran

Regional
Smong, Kearifan Lokal yang Selamatkan Puluhan Ribu Warga Pulau Simeulue dari Tsunami Aceh 2004

Smong, Kearifan Lokal yang Selamatkan Puluhan Ribu Warga Pulau Simeulue dari Tsunami Aceh 2004

Regional
Ma'ruf Amin: Jangan Sampai Sapi Berpenyakit Dikirim ke Daerah Lain

Ma'ruf Amin: Jangan Sampai Sapi Berpenyakit Dikirim ke Daerah Lain

Regional
Peredaran Sabu di Bogor dan Depok, Pelaku Simpan Barang di Tiang Listrik

Peredaran Sabu di Bogor dan Depok, Pelaku Simpan Barang di Tiang Listrik

Regional
Gibran Minta Jokowi Beli Tiket jika Ingin Nonton Konser Dream Theater di Solo

Gibran Minta Jokowi Beli Tiket jika Ingin Nonton Konser Dream Theater di Solo

Regional
Sosok Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB, Gagal 4 Kali Jadi Tentara hingga Niat Berangkatkan Ibunya Haji

Sosok Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB, Gagal 4 Kali Jadi Tentara hingga Niat Berangkatkan Ibunya Haji

Regional
Server Eror, SMMPTN Universitas Lampung Batal Digelar

Server Eror, SMMPTN Universitas Lampung Batal Digelar

Regional
Kunjungi Lombok Barat, Wapres Lihat Kondisi Sapi yang Sembuh dari PMK

Kunjungi Lombok Barat, Wapres Lihat Kondisi Sapi yang Sembuh dari PMK

Regional
SMA Negeri di Lebak Kekurangan Murid, Guru Door To Door ke Rumah Warga

SMA Negeri di Lebak Kekurangan Murid, Guru Door To Door ke Rumah Warga

Regional
Masih Rumuskan Solusi soal Penghapusan Honorer, Wabup Nunukan: Hanya Kitab Suci yang Tak Bisa Diubah

Masih Rumuskan Solusi soal Penghapusan Honorer, Wabup Nunukan: Hanya Kitab Suci yang Tak Bisa Diubah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.