Sapi Kurban Jokowi untuk Warga Sanggau Kalbar Diduga Terinfeksi PMK

Kompas.com - 17/05/2022, 06:02 WIB

SANGGAU, KOMPAS.com - Sapi kurban bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk Idul Adha yang dititipkan kepada seorang peternak di Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) diduga terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Sanggau, Dadan Sumarna mengatakan, sapi tersebut mengalami gejala mulut berbusa dan kaki luka.

"Ada laporan, sapi bantuan Presiden Joko Widodo untuk Idul Adha mulutnya berbuih dan kaki ada luka," kata Dadan kepada wartawan, Senin (16/5/2022).

Baca juga: 25 Sapi di Magetan Dinyatakan Positif PMK, Pemkab Isolasi 2 Kecamatan

Setelah ditanya kepada peternak, jelas Dadan, sapi tersebut kelebihan makan kecap.

"Tapi dari ciri-cirinya, yakni mulut berbusa dan kaki ada luka. Itu salah satu ciri penyakit mulut dan kuku," ucap Dadan.

Maka dari itu, lanjut Dadan, pihaknya telah lakukan pengambilan sampel terhadap sapi tersebut untuk dites di laboratorium.

"Positif atau negatif penyakit mulut dan kuku, hasilnya baru diketahui pekan depan," ujar Dadan.

Sebelumnya, sejumlah daerah di Kalbar ditemukan suspek penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, khususnya kambing dan sapi.

Daerah-daerah tersebut antara lain Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Ketapang, dan Kota Pontianak.

Adapun rincian jumlah hewan suspek PMK di masing-masing daerah tersebut adalah Kabupaten Mempawah dengan 10 ekor kambing, Kabupaten Kubu Raya 154 ekor, Kabupaten Ketapang 18 ekor dan Kota Pontianak 84 ekor.

"Totalnya 190 ekor. Meliputi sapi 76 ekor dan kambing 114 ekor," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalbar, M Munsif saat dihubungi, Jumat (13/5/2022).

Munsif mengimbau seluruh peternak untuk segera melapor jika mendapati hewan ternaknya mengalami gejala penyakit mulut dan kuku. Selain itu, Disbunak Kalbar juga telah membuka hotline pengaduan ke nomor 081349330651.

"Bisa juga lapor ke Dinas Peternakan atau Puskesmas terdekat," ujat Munsif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal-usul dan Sejarah Tanjung Pinang, Pohon Pinang Petunjuk Pulang

Asal-usul dan Sejarah Tanjung Pinang, Pohon Pinang Petunjuk Pulang

Regional
Seberangi Sungai untuk Ambil Kayu, Warga Buru Selatan Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai untuk Ambil Kayu, Warga Buru Selatan Hilang Terseret Arus

Regional
Dukung Kompetisi Mancing Internasional di Likupang, Erick Thohir: Daya Tarik 'Marine Tourism'

Dukung Kompetisi Mancing Internasional di Likupang, Erick Thohir: Daya Tarik "Marine Tourism"

Regional
Cerita Kakek Usman, Tangkap Buaya 1 Ton Seorang Diri di Buton

Cerita Kakek Usman, Tangkap Buaya 1 Ton Seorang Diri di Buton

Regional
Truk Tangki CPO Tabrak Motor yang Ditumpangi 4 Orang, 1 Bocah Tewas di Tempat

Truk Tangki CPO Tabrak Motor yang Ditumpangi 4 Orang, 1 Bocah Tewas di Tempat

Regional
Terbukti Curang, SPBU di Serang Ditutup Pertamina Selama 6 Bulan, Pengamat: Keputusan Tepat

Terbukti Curang, SPBU di Serang Ditutup Pertamina Selama 6 Bulan, Pengamat: Keputusan Tepat

Regional
Kisah Umi, Sinden Tunanetra yang Bertekad Menjaga Budaya melalui Tembang Jawa

Kisah Umi, Sinden Tunanetra yang Bertekad Menjaga Budaya melalui Tembang Jawa

Regional
Pria asal Makassar Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Ini Penjelasan Polisi

Pria asal Makassar Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Saat Menteri Sandiaga dan Wali Kota Mataram Joget bersama Penari Gandrung di Loang Baloq

Saat Menteri Sandiaga dan Wali Kota Mataram Joget bersama Penari Gandrung di Loang Baloq

Regional
Detik-detik Wanita Meninggal di Atas Kapal, Polisi: Sudah Dianjurkan Tak Ikut Berlayar

Detik-detik Wanita Meninggal di Atas Kapal, Polisi: Sudah Dianjurkan Tak Ikut Berlayar

Regional
Bangkai Kapal LCT Anugerah yang Tenggelam Ditemukan Terbalik, 6 ABK Belum Ditemukan

Bangkai Kapal LCT Anugerah yang Tenggelam Ditemukan Terbalik, 6 ABK Belum Ditemukan

Regional
12 Korban Luka Berat Truk Jatuh ke Jurang di Sumba Tengah Dirawat di 3 RS, Begini Kondisinya

12 Korban Luka Berat Truk Jatuh ke Jurang di Sumba Tengah Dirawat di 3 RS, Begini Kondisinya

Regional
Kronologi Truk Terjun ke Jurang di Sumba Tengah, Rem Blong hingga 9 Orang Tewas

Kronologi Truk Terjun ke Jurang di Sumba Tengah, Rem Blong hingga 9 Orang Tewas

Regional
10 PTN di Jawa yang Buka Jalur Mandiri Pakai Nilai UTBK SBMPTN 2022 dan Ujian Tulis

10 PTN di Jawa yang Buka Jalur Mandiri Pakai Nilai UTBK SBMPTN 2022 dan Ujian Tulis

Regional
Tim Gajser Tercepat di Kualifikasi MXGP Indonesia 2022

Tim Gajser Tercepat di Kualifikasi MXGP Indonesia 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.