Kepala Cabang "Money Changer" di Singkawang Nekat Rampok Kantornya Sendiri demi Bayar Utang

Kompas.com - 12/05/2022, 17:19 WIB


SINGKAWANG, KOMPAS.com - Kepala Cabang sebuah money changer di Kota Singkawang JY, Kalimantan Barat (Kalbar) nekat merampok kantornya sendiri demi membayar utang. Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo mengatakan, JY terdesak harus segera membayar utang.

"Sementara, motif pelaku ingin menguasai uang hasil pencurian tersebut untuk menutupi utang," kata Prasetiyo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/5/2022).

Baca juga: Money Changer di Singkawang Dirampok Kepala Cabangnya Sendiri

Menurut Prasetiyo, barang bukti yang telah diamankan berupa uang tunai Rp 310 juta, senjata tajam dan pakaian pelaku.

"Dari Rp 633 juta yang diambil, uang yang berhasil diamankan sisa Rp 310 juta," ujar Prasetiyo.

Diberitakan sebelumnya, pada awalnya JY melaporkan kasus perampokan di kantornya kepada kepolisian. Namun, setelah dilakukan penyidikan, terungkap pelaku perampokan ternyata JY sendiri.

"Tersangka JY beserta barang bukti sudah kita tangkap dan amankan. Kemudian dilakukan pemeriksaan saksi-saksi," kata Prasetiyo.

Prasetiyo mengatakan, perkara tersebut mulai terungkap Rabu (11/5/2022) pukul 11.30 WIB. Saat itu, JY sebelum menjadi tersangka mendapat laporan dari karyawannya bahwa telah terjadi pencurian dengan kekerasan.

"Kata pegawainya, tiba-tiba datang seorang laki-laki tidak dikenal membawa senjata tajam dan melakukan pengancaman terhadap karyawan yang sedang berada di kantor tersebut," ujar Prasetiyo.

Dalam aksinya tersebut, pelaku berhasil menggasak uang tunai total Rp 633 juta.

"Atas kerugian tersebut, sebagai kepala cabang, JY langsung membuat laporan kepolisian," ujar Prasetiyo.

Lalu dalam proses penyelidikan dan penyidikan dengan memerika saksi-saksi serta kamera pengawas, diduga pelakunya adalah JY.

Hal tersebut, berdasarkan kecocokan jaket dan helm yang digunakan pelaku mirip seperti yang pernah dikenakan JY.

"Setelah kita interogasi, JY mengaku perbuatannya dan langsung menunjukkan kemana dia menyimpang uang hasil perampokan," ujarnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertamina: SPBU di Manado Siap Layani Konsumen untuk Pendaftaran Offline MyPertamina

Pertamina: SPBU di Manado Siap Layani Konsumen untuk Pendaftaran Offline MyPertamina

Regional
Sopir Mobil yang Serempet dan Seret Kepala Lingkungan di Minahasa Utara hingga Tewas Tertangkap

Sopir Mobil yang Serempet dan Seret Kepala Lingkungan di Minahasa Utara hingga Tewas Tertangkap

Regional
Kondisi Terkini Kantor ACT Ciamis Setelah Dugaan Penyelewengan Dana ACT Jadi Sorotan

Kondisi Terkini Kantor ACT Ciamis Setelah Dugaan Penyelewengan Dana ACT Jadi Sorotan

Regional
Mencari Ikan di Laut, 2 Nelayan Asal Sabu Raijua Dilaporkan Hilang

Mencari Ikan di Laut, 2 Nelayan Asal Sabu Raijua Dilaporkan Hilang

Regional
Status Pencarian Berubah Proses Evakuasi, Titik Koordinat Pelari Asal Jakarta Ditemukan

Status Pencarian Berubah Proses Evakuasi, Titik Koordinat Pelari Asal Jakarta Ditemukan

Regional
Anjing Membawa Mayat Bayi Dalam Kantong Kresek Hebohkan Warga Polewali Mandar

Anjing Membawa Mayat Bayi Dalam Kantong Kresek Hebohkan Warga Polewali Mandar

Regional
H-5 Idul Adha, Pasar Hewan di Blora Masih Ditutup

H-5 Idul Adha, Pasar Hewan di Blora Masih Ditutup

Regional
Tak Terima Ditegur Saat Potong Bambu, Petani di NTT Bacok Satu Keluarga, 1 Tewas 2 Terluka

Tak Terima Ditegur Saat Potong Bambu, Petani di NTT Bacok Satu Keluarga, 1 Tewas 2 Terluka

Regional
Kronologi Pejalan Kaki Tewas Terlindas Truk Kontainer

Kronologi Pejalan Kaki Tewas Terlindas Truk Kontainer

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Juli 2022

Regional
Pemandian Air Panas Lejja: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Pemandian Air Panas Lejja: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 5 Juli 2022

Regional
Kisah Sedih Bus Perintis Angkutan Pedesaan di Soloraya: Hidup Segan Mati Pun Tak Mau

Kisah Sedih Bus Perintis Angkutan Pedesaan di Soloraya: Hidup Segan Mati Pun Tak Mau

Regional
Kematian 30 Sapi dalam Hitungan Hari di Desa Jambangan Grobogan Dipastikan karena PMK

Kematian 30 Sapi dalam Hitungan Hari di Desa Jambangan Grobogan Dipastikan karena PMK

Regional
Gibran Mendadak Datangi Pusat Grosir Solo, Pastikan Tidak Ada Penyegelan Kios

Gibran Mendadak Datangi Pusat Grosir Solo, Pastikan Tidak Ada Penyegelan Kios

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.