Eks Pabrik Karung Goni Delanggu Dijual secara Online, Komunitas Pemerhati Cagar Budaya Klaten Surati BPCB Minta Perlindungan

Kompas.com - 11/05/2022, 05:08 WIB

KLATEN, KOMPAS.com - Eks Pabrik Karung Goni Delanggu di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang sebelumnya Pabrik Gula dijual secara online di situs Nusantaraproperty dengan harga Rp 294 miliar.

Penjualan terhadap Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) tersebut membuat prihatin Komunitas Pemerhati Cagar Budaya (KPCB) Kabupaten Klaten.

Mereka bahkan sampai mengirimkan surat kepada Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah dan Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudparpora) Kabupaten Klaten untuk perlindungan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) tersebut.

Baca juga: Balai Cagar Budaya Jateng Akan Gelar Perkara Tentukan Pelaku Perusakan Tembok Benteng Keraton Kartasura

"Bangunan tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat panjang yang ternyata itu diperjualbelikan secara online. Ini sebagai bentuk keprihatinan kami. Jadi kami berkirim surat kepada Kepala BPCB sebagau upaya untuk meminta perlindungan terhadap ODCB tersebut," kata Humas KPCB Kabupaten Klaten Hari Wahyudi dihubungi Kompas.com, Selasa (10/5/2022).

Menurut dia bekas Pabrik Karung Goni Delanggu ini sangat layak untuk dilindungi sebagai bangunan cagar budaya. Sehingga perawatan bangunan tersebut sudah selayaknya diperlakukan sebagai cagar budaya.

Hari menambahkan mengetahui bangunan bekas pabrik karung goni tersebut diperjualbelikan secara online dari penelusuran internet.

"Kami searching Google bangunan cagar budaya Delanggu ternyata malah muncul banyak tidak hanya wilayah itu. Di properti lain juga ditawarkan serupa (bangunan bekas pabrik Karung Goni) walaupun harganya berbeda-beda," terang dia.

Menurut Hari bangunan tersebut sudah didaftarkan dalam ODCB di wilayah Klaten. Tapi sampai sekarang belum ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya.

"Tapi tidak tahu juga prosesnya sampai sekarang belum ada Surat Keputusannya. Secara kriteria bangunan itu seharusnya sudah memiliki SK cagar budaya," ungkap dia.

Baca juga: Serahkan Hasil Kajian ke Bupati, TACB Sukoharjo Berharap Tembok Benteng Keraton Kartasura yang Dijebol Ditetapkan Cagar Budaya

Terpisah, Kepala BPCB Jawa Tengah Sukronedi mengatakan penjualan pabrik karung goni sudah terjadi pada 2017.

Namun, bangunan itu kembali ditawarkan di media sosial dan sampai sekarang bangunan tersebut belum ada yang membelinya.

"Nanti kita bicarakan. Artinya cagar budaya itu boleh diperjualbelikan. Di dalam UU 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya harus didaftarkan kemudian harus ada proses-proses diikuti berita acara keperpindahan kepemilikan itu harus dilaporkan," kata Sukronedi.

"Kemudian kewajiban pembeli disampaikan bahwa yang beli ini harus bertanggung jawab terhadap kelestariannya, pemeliharaannya itu jadi tanggung jawab yang beli," lanjut dia.

Menurut dia eks Pabrik Karung Goni Delanggu tersebut sudah didaftarkan sebagai bangunan cagar budaya. Tetapi karena masih ada yang belum lengkap datanya sehingga belum bisa ditetapkan cagar budaya.

Baca juga: Dibangun Tahun 1680, Tembok Benteng Kartasura Dijebol untuk Kos-kosan, BPCB Ungkap Sanksi Langgar UU Cagar Budaya

"Maka saya sampaikan BPCB siap membantu untuk melengkapi data-data itu karena yang melakukan pendaftaran itu Disbudparpora Klaten. Saya meminta dari dinas untuk membentu tim ahli cagar budaya. Karena itu yang paling penting," terangnya.

Diketahui, eks Pabrik Gula Delanggu itu dijual melalui laman Nusantaraproperty dengan harga Rp 294 miliar.

Berdasarkan informasi yang dituliskan dalam situs jual beli itu dijelaskan bahwa pabrik karung goni yang terkenal di era 1960-1980 dulunya adalah pabrik gula.

Pabrik itu sekaligus sebagai Kanto Van De Suikerfabriek Delanggoe 1905-1915 pada zaman penjajahan Belanda.

Pabrik ini berlokasi di tempat strategis 12 kilometer dari Solo Baru, 15 kilometer dari Solo, 33 kilometer dari Bandara Adi Sucipto Jogjakarta dengan dua sertifikat hak guna bangunan (HGB).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, 2 Tersangka Bermodus Ganti Rugi Bersih-bersih Lahan

Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo, 2 Tersangka Bermodus Ganti Rugi Bersih-bersih Lahan

Regional
Ayo Mama, Lagu Daerah Maluku

Ayo Mama, Lagu Daerah Maluku

Regional
Kepala Sekolah dan 3 Guru yang Paksa Siswi Pakai Jilbab Diberi Sanksi, Pengamat: Evaluasi bagi Para Pendidik

Kepala Sekolah dan 3 Guru yang Paksa Siswi Pakai Jilbab Diberi Sanksi, Pengamat: Evaluasi bagi Para Pendidik

Regional
Peserta 'Touring' di Kupang Sempat Hilang di Hutan, Diduga Tersesat

Peserta "Touring" di Kupang Sempat Hilang di Hutan, Diduga Tersesat

Regional
Dipanggil KPK sebagai Saksi, Begini Penjelasan Wakil Bupati Pemalang

Dipanggil KPK sebagai Saksi, Begini Penjelasan Wakil Bupati Pemalang

Regional
Kasus Penembakan Kucing di Sesko TNI Bandung Jadi Sorotan, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Kasus Penembakan Kucing di Sesko TNI Bandung Jadi Sorotan, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Regional
Cerita Pelanggan PDAM Nunukan, Pilih Antre di Loket untuk Hindari Biaya Admin Bank Rp 2.000

Cerita Pelanggan PDAM Nunukan, Pilih Antre di Loket untuk Hindari Biaya Admin Bank Rp 2.000

Regional
Bandar Togel Online di Mataram Beromzet Rp 4 Juta Per Hari Ditangkap

Bandar Togel Online di Mataram Beromzet Rp 4 Juta Per Hari Ditangkap

Regional
BI Solo Buka Konter Penukaran Uang Kertas Rupiah Emisi 2022 bagi Masyarakat di Balai Kota, Dibatasi Satu Paket Rp 200.000

BI Solo Buka Konter Penukaran Uang Kertas Rupiah Emisi 2022 bagi Masyarakat di Balai Kota, Dibatasi Satu Paket Rp 200.000

Regional
Cik Cik Periuk, Lagu Daerah Kalimantan Barat

Cik Cik Periuk, Lagu Daerah Kalimantan Barat

Regional
Cerita 2 Polisi di NTT Temukan Uang Rp 7,5 Juta di Jalan lalu Mengembalikan kepada Pemiliknya

Cerita 2 Polisi di NTT Temukan Uang Rp 7,5 Juta di Jalan lalu Mengembalikan kepada Pemiliknya

Regional
Polres Salatiga 'Patroli' Bendera Lusuh dan Robek, Langsung Diganti Baru

Polres Salatiga "Patroli" Bendera Lusuh dan Robek, Langsung Diganti Baru

Regional
Buat Laporan Palsu Dirampok karena Terlilit Utang, Seorang Ibu di Bengkulu Ditangkap

Buat Laporan Palsu Dirampok karena Terlilit Utang, Seorang Ibu di Bengkulu Ditangkap

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Agustus 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Agustus 2022

Regional
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Lahan Makan Bong Mojo Solo

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Lahan Makan Bong Mojo Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.