Sejumlah Murid di Nunukan Tak Ikut Ujian Sekolah akibat Fokus Kerja Ikat Benih Rumput Laut, Ini Respons Kadisdik

Kompas.com - 10/05/2022, 21:44 WIB

NUNUKAN, KOMPAS.com – Sejumlah murid sekolah dasar di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara diketahui tidak mengikuti ujian sekolah akibat terlalu fokus bekerja dan menghasilkan uang dari mengikat benih rumput laut.

Kepala Dinas Pendidikan Nunukan, Akhmad mengakui, ada sejumlah murid yang memilih bekerja dan tidak mementingkan sekolah.

"Ada beberapa yang memang terlalu konsen dengan pekerjaan mengikat bibit rumput laut, sehingga mereka tidak terdaftar dalam ujian," ujarnya, Selasa (10/5/2022).

Baca juga: Dibuat Dengan Rumus Matematika, Batik Uru’Ngauwit Nunukan yang Terinspirasi dari Kelapa Sawit dan Rumput Laut, Segera Mendunia

Dinas Pendidikan Nunukan akan segera melakukan pemetaan dan mengevaluasi kondisi tersebut.

Mereka akan turun lapangan, ke mes-mes rumput laut di beberapa lokasi untuk mendata, sekaligus mengedukasi orangtua para murid agar bisa mengarahkan anaknya ke pendidikan.

Akhmad menegaskan, di usia dini, tentu akan menjadi preseden buruk bagi anak usia sekolah dasar jika dibiarkan terlena dan terlalu asik menghasilkan uang sendiri.

"Butuh sosialisasi serius kepada para orang tua. Karena bagaimanapun, dengan usia anak sekolah, tidak akan baik jika dibiarkan tidak sekolah, meski itu untuk bekerja mencari uang sendiri," kata Akhmad.

Nantinya, Dinas Pendidikan Nunukan akan memberikan dua pilihan bagi anak-anak yang tidak ikut ujian akibat memilih bekerja rumput laut.

Pertama adalah ikut ujian susulan yang akan digelar pada pekan depan, 16 Mei-20 Mei 2022. Dan kedua, mereka akan diikutkan sekolah non formal.

"Kalau sudah niat berhenti sekolah, kita arahkan mereka ikut sekolah non-formal. Sementara akan kita data, kita petakan dulu. selanjutnya kita beri dua pilihan itu," jelasnya.

Ujian sekolah SD diselenggarakan dari 9-13 Mei 2022, dan semua sekolah di Kabupaten Nunukan melangsungkan ujian langsung. Tidak ada yang menggunakan sistem ujian daring.

Data Dinas Pendidikan Nunukan mencatat, Ujian Satuan Pendidikan (USP) tahun 2022 ini, diikuti 167 sekolah, terdiri dari 126 SD Negeri dan 41 SMP Negeri.

"Jumlah total peserta ujian, sebanyak 3.591 murid," kata Akhmad.

Baca juga: Diduga Rem Blong, Truk Bawa 33 Ton Rumput Laut di Baubau Terbalik Tabrak Warung dan Pagar Rumah Warga

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Berpenumpang 4 Wisatawan Asing Kecelakaan di Manggarai Barat

Mobil Berpenumpang 4 Wisatawan Asing Kecelakaan di Manggarai Barat

Regional
Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB Dimakamkan, Pangkostrad Jadi Inspektur Upacara

Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB Dimakamkan, Pangkostrad Jadi Inspektur Upacara

Regional
Warga Lereng Gunung Ile Lewotolok Cemas akibat Erupsi Terus-menerus, Ini Kata BPBD Lembata

Warga Lereng Gunung Ile Lewotolok Cemas akibat Erupsi Terus-menerus, Ini Kata BPBD Lembata

Regional
Pabrik Mi Berformalin di Bandung Digerebek Polisi, Simak Ciri-ciri Makanan Mengandung Formalin Menurut BPOM

Pabrik Mi Berformalin di Bandung Digerebek Polisi, Simak Ciri-ciri Makanan Mengandung Formalin Menurut BPOM

Regional
Kepala Sekolah di NTT Ditahan Polisi karena Korupsi Dana PIP

Kepala Sekolah di NTT Ditahan Polisi karena Korupsi Dana PIP

Regional
2 Kakek di Bandar Lampung Ditangkap karena Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali

2 Kakek di Bandar Lampung Ditangkap karena Cabuli Anak Tetangga Berulang Kali

Regional
Dilanda Cemburu, Pelaku Utama Penembakan di Sidoarjo Bayar Penembak Rp 100 Juta

Dilanda Cemburu, Pelaku Utama Penembakan di Sidoarjo Bayar Penembak Rp 100 Juta

Regional
Begini Tanggapan Pemkab dan DPRD Nunukan soal Permintaan Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia

Begini Tanggapan Pemkab dan DPRD Nunukan soal Permintaan Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia

Regional
Kebakaran Hebat Hanguskan Pondok Pesantren Al-Ma’rufiah Cirebon, Sarana Pendidikan Keagamaan Ludes

Kebakaran Hebat Hanguskan Pondok Pesantren Al-Ma’rufiah Cirebon, Sarana Pendidikan Keagamaan Ludes

Regional
Harga TBS Anjlok Rp 500.000, Petani Sawit: Tolong Izinkan Kami Jual ke Malaysia, di Sana Rp 5 Juta

Harga TBS Anjlok Rp 500.000, Petani Sawit: Tolong Izinkan Kami Jual ke Malaysia, di Sana Rp 5 Juta

Regional
Pengantin Ini Gelar Pernikahan di Metaverse, Tamu Hadir dari Jauh dan Bisa Menyapa

Pengantin Ini Gelar Pernikahan di Metaverse, Tamu Hadir dari Jauh dan Bisa Menyapa

Regional
Polisi Amankan Pengedar Miras yang Sebabkan 3 Pengunjung Tempat Karaoke Tewas

Polisi Amankan Pengedar Miras yang Sebabkan 3 Pengunjung Tempat Karaoke Tewas

Regional
Cerita Korban Erupsi Semeru Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Jokowi, Sempat Diancam Akan Ditabrak Lari

Cerita Korban Erupsi Semeru Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Jokowi, Sempat Diancam Akan Ditabrak Lari

Regional
HUT Kota Medan ke-432, Bobby Nasution Bilang Stunting dan Banjir Menjadi PR Bersama

HUT Kota Medan ke-432, Bobby Nasution Bilang Stunting dan Banjir Menjadi PR Bersama

Regional
Legenda Joko Seger dan Rara Anteng, Asal-usul Nama Tengger

Legenda Joko Seger dan Rara Anteng, Asal-usul Nama Tengger

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.