Dengan Wajah Ceria, Verawati Bocah Yatim Piatu di NTT, Terima Bantuan dari Pembaca Kompas.com

Kompas.com - 10/05/2022, 13:53 WIB

BORONG, KOMPAS.com - Jarum jam menunjukkan pukul 13.00 Wita. Karolina Verawati telah bersiap-siap di rumahnya, Kampung Racang, Desa Colol, Kecamatan Lambaleda Timur, Nusa Tenggara Timur.

Dia menunggu kehadiran perwakilan Kompas.com yang bekerja sama dengan Kitabisa.com untuk menyerahkan bantuan.

Baca juga: Cerita Verawati, Anak Yatim Piatu di Pedalaman NTT: Saya Biasa Dapat Beras dari Tetangga...

Wajahnya yang ceria pun menyambut kehadiran Kompas.com didampingi Amandus Cahaya Tukeng, pendamping Verawati sekaligus petugas Program Keluarga Harapan (PKH) dari Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur.

Dengan gembira, Verawati menyambut rombongan dan mempersilakan masuk.

"Mai masuk mbaru (mari masuk rumah, ajak Verawati mempersilakan duduk di lantai beralas tikar anyaman daun pandan.

Baca juga: Tradisi Kokor Minse dan Pesan Ketekunan di Manggarai Barat, NTT

Dalam kunjungan kali ini, Kompas.com datang untuk menyampaikan donasi yang dikumpulkan bersama Kitabisa.com dari masyarakat dan pembaca Kompas.com di seluruh Indonesia.

Kisah anak yatim piatu tersebut sempat diberitakan Kompas.com. Meski di tengah kondisi yang tidak beruntung, bocah kelas 5 SD itu masih terus bersemangat mengejar cita-citanya.

Adapun dana yang terkumpul ialah Rp 13.402.816. Dana tersebut diperuntukkan utamanya untuk kebutuhan sehari-hari Verawaty dan untuk keperluan sekolah, serta tabungan pendidikan masa depan Verawati.

Baca juga: Ayo Bantu Verawati, Siswa SD Yatim Piatu di Pedalaman NTT

 

Verawati pun hanya menunduk dan malu menerima bantuan tersebut.

Tak lupa dia berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan.

"Saya Verawati, siswi kelas 5 SDI Racang mengucapkan terima kasih kepada Kompas.com, pembaca Kompas.com di seluruh Indonesia dan Kitabisa.com yang sudah memberikan bantuan kepada saya. Semoga Kompas.com tetap sukses, peka dan peduli terhadap warga di Indonesia. Dan juga kepada wartawan Kompas.com tetap sukses dan mengabdikan pada liputan kemanusiaan. Terima kasih," ucapnya.

Baca juga: Rumah Adat di Wolojita NTT Terbakar, Penghuni Rumah Tewas

Kisah Verawati

Kisah Verawati dipublikasikan Kompas.com, 28 Januari 2022 lalu. Berkat kisah perjuangan siswi kelas V ini, pembaca sangat tergugah bahkan viral.

Ayahnya meninggal pada 2011, sedangkan sang ibu meninggal pada 2021.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Verawati bergantung pada pemberian tetangga sekitar rumahnya sering memberi beras dan kebutuhan lainnya.

Semangat Verawati untuk terus menuntut ilmu sangatlah tinggi. Ia memiliki cita-cita yang begitu mulia.

Bocah cilik itu ingin menjadi biarawati Katolik setelah lulus sekolah menengah atas.

"Aku ngoeng sekolah teruh (saya ingin sekolah terus), apa pun kesulitan yang saya alami, saya berharap sekolah terus agar cita-cita terwujud," kata Verawati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terbaru Kecelakaan Maut Mobil Terseret Kereta di Cirebon, Korban Pulang dari Pesantren Putranya

Fakta Terbaru Kecelakaan Maut Mobil Terseret Kereta di Cirebon, Korban Pulang dari Pesantren Putranya

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Kamarnya

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Kamarnya

Regional
Ambil HP Pengendara yang Langgar Lalu Lintas, Polisi Gadungan Diringkus Polisi

Ambil HP Pengendara yang Langgar Lalu Lintas, Polisi Gadungan Diringkus Polisi

Regional
Kepala Sekolah dan Istri di Mamasa Ditemukan Tewas, Sang Anak Kritis, Diduga Korban Perampokan

Kepala Sekolah dan Istri di Mamasa Ditemukan Tewas, Sang Anak Kritis, Diduga Korban Perampokan

Regional
Uang Rp 33,6 Juta Raib, Nasabah Bank di Wonogiri Korban Kejahatan 'Social Engineering', Apa Itu?

Uang Rp 33,6 Juta Raib, Nasabah Bank di Wonogiri Korban Kejahatan "Social Engineering", Apa Itu?

Regional
Teman Kelas Jadi Tersangka Dugaan Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang

Teman Kelas Jadi Tersangka Dugaan Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang

Regional
[POPULER REGIONAL] Rumah Keluarga Bharada E Kosong | Expander Ditabrak Kereta Api, 4 Tewas

[POPULER REGIONAL] Rumah Keluarga Bharada E Kosong | Expander Ditabrak Kereta Api, 4 Tewas

Regional
Sambut HUT Kemerdekaan ke-77 RI, Pengantin Nikah Gratis di Yogyakarta Ikut Lomba Makan Kerupuk

Sambut HUT Kemerdekaan ke-77 RI, Pengantin Nikah Gratis di Yogyakarta Ikut Lomba Makan Kerupuk

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 8 Agustus 2022, Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 8 Agustus 2022, Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Agustus 2022: Siang hingga Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Bogor Hari Ini, 8 Agustus 2022: Siang hingga Malam Berawan

Regional
Anak yang Diperkosa Ayah Kandung di Bengkulu, Diancam Berhentikan Sekolah hingga Tak Diberi Jajan

Anak yang Diperkosa Ayah Kandung di Bengkulu, Diancam Berhentikan Sekolah hingga Tak Diberi Jajan

Regional
Kepsek di Mamasa dan Istrinya Ditemukan Tewas Penuh Luka, Anaknya Kritis

Kepsek di Mamasa dan Istrinya Ditemukan Tewas Penuh Luka, Anaknya Kritis

Regional
Detik-detik Kereta Api Tabrak Mobil di Cirebon, 4 Tewas hingga Xpander Hangus Terbakar

Detik-detik Kereta Api Tabrak Mobil di Cirebon, 4 Tewas hingga Xpander Hangus Terbakar

Regional
Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Kasus Pembunuhan Pelajar SMP di Magelang, Satu Orang Ditetapkan Tersangka

Regional
Rute Penerbangan Internasional di Bandara SMB II Palembang Segera Dibuka Lagi

Rute Penerbangan Internasional di Bandara SMB II Palembang Segera Dibuka Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.