Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gibran Samakan Persiapan ASEAN Para Games dengan Kisah Bandung Bondowoso

Kompas.com - 10/05/2022, 05:37 WIB
Fristin Intan Sulistyowati,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

SOLO, KOMPAS.com - Di tengah persiapan ASEAN Para Games XI di Indonesia yang mepet, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo baru menerima bendera Asean Para Sports Federation (APSF) sebagai tanda resmi menjadi tuan rumah.

Bendera APSF itu diterima langsung oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Puro Mangkunegaran, Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (9/5/2022) malam.

Semestinya, bendera ASEAN Para Games diserahkan ketika penyelengaraan sebelumnya selesai, yakni di Malaysia tahun 2017 lalu. Namun karena dua negara tuan rumah sebelumnya yakni Myanmar dan Filipina memutus mundur, barulah Indonesia menerima bendera tersebut dua bulan jelang penyelenggaraan. 

Seperti diketahui ASEAN Para Games akan digelar pada 30 Juli hingga 6 Agustus 2022 mendatang.

"Ini regulasi biasa, bendera saya terima lalu diserahkan ke Pak Gibran. Dengan penyerahan bendera itu tadi sudah jelas regulasinya, akan terselenggara di Jawa Tengah," kata Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, setelah penyerahan bendera, Senin (9/5/2022).

Baca juga: Venue hingga Perpres ASEAN Para Games di Solo Tak Kunjung Siap

Meskipun telah dipastikan menjadi tuan rumah, tapi peraturan presiden (Perpres) sebagai regulasi penyelenggaraannya yang tak kunjung turun. Senny optimis dalam waktu dekat Perpres akan segera ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) hingga kini masih melakukan koordinasi dengan beberapa kementrian untuk venue dan Perpres.

"Sebenarnya kita sudah koordinasi dengan Kementerian PUPR, untuk venue. Proses-proses itu sedang disiapkan. Perpres saya kita saat ini harmonisasi, karena ini proses yang harus dilalui. Kita dorong untuk secepatnya," kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Chandra Bhakti. 

Terkait beberapa persiapan yang mepet, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan ASEAN Para Games akan tetap digelar di Solo. Bahkan dia menyamakan persiapan yang mepet ini seperti kisah Bandung Bondowoso. 

"Yang swimming pool, Kementerian PUPR sudah menyanggupi yang di Karanganyar itu, dalam 2 bulan selesai. Iya, bandung bodowosa, yakin selesai,"  jelas Gibran Rakabuming, di Puro Mangkunegaran, Senin (9/5/2021).

Sebagai informasi, Bandung Bondowoso merupakan cerita rakyat yang cukup populer di masyarakat Indonesia. Cerita rakyat tersebut berkisah tentang Roro Jonggrang yang meminta Bandung Bondowoso membangun seribu Candi Prambanan dalam waktu satu malam.

"Kalau yang di Solo, cuman tinggal pembenahan kecil-kecilan terutama toilet. Segera dikerjakan, biar akses untuk difabel nya lebih baik. Semua sudah di cek aman-aman," lanjut Gibran.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

8 Alat Musik Tradisional Sumatera Barat dan Cara Memainkannya

Regional
Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Trauma, Gadis Pemohon KTP Korban Pelecehan Seksual di Nunukan Menangis Saat Diperiksa

Regional
PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

PKB-Gerindra Jajaki Koalisi untuk Pilkada Jateng, Gus Yusuf: Cinta Lama Bersemi Kembali

Regional
Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Sempat Jadi Bupati Karanganyar Selama 26 Hari, Rober Christanto Maju Lagi di Pilkada

Regional
Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Antisipasi Banjir, Mbak Ita Instruksikan Pembersihan dan Pembongkaran PJM Tanpa Izin di Wolter Monginsidi

Regional
Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Soal Wacana DPA Dihidupkan Kembali, Mahfud MD Sebut Berlebihan

Regional
Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Baliho Bakal Cawalkot Solo Mulai Bermunculan, Bawaslu: Belum Melanggar

Regional
Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Ayah di Mataram Lecehkan Anak Kandung 12 Tahun, Berdalih Mabuk sehingga Tak Sadar

Regional
Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Jembatan Penghubung Desa di Kepulauan Meranti Ambruk

Regional
Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Universitas Andalas Buka Seleksi Mandiri, Bisa lewat Jalur Tahfiz atau Difabel

Regional
Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Pemkab Bandung Raih Opini WTP 8 Kali Berturut-turut dari BPK RI

Regional
Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Berikan Pelayanan Publik Prima, Pemkab HST Terima Apresiasi dari Gubernur Kalsel

Regional
Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Penculik Balita di Bima Ditangkap di Dompu, Korban dalam Kondisi Selamat

Regional
Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Candi Ngawen di Magelang: Arsitektur, Relief, dan Wisata

Regional
Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Pria di Magelang Perkosa Adik Ipar, Korban Diancam jika Lapor

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com