Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diduga Hendak Menyalip, Pengendara Motor di Manggarai Tewas dalam Kecelakaan

Kompas.com - 05/05/2022, 13:34 WIB
Nansianus Taris,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

RUTENG, KOMPAS.com - Vinsensius Jenggung (24), pengendara motor asal Kampung Muntu, Desa Bangka Ara, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, tewas usai jatuh dari motornya, di jalan Trans Flores, Ruteng Reo, pada Kamis (5/5/2022).

Kasi Humas Polres Manggarai IPDA Made Budiarsa, menjelaskan, korban mengendarai sepeda motor honda Revo Fit tanpa nomor, datang dari Ruteng menuju kampungnya di Cibal Barat.

Saat berada di kampung Pir, Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal, korban hendak mendahului kendaraan yang berjalan di depannya.

Saat sedang menyalip, diduga sepeda motor yang dikendarai korban bersenggolan dengan kendaraan tersebut.

Baca juga: Sopir Terkena Serangan Jantung, Sebuah Mobil Avanza Alami Kecelakaan di Ngawi

"Kemudian sepeda motor tersebut keluar badan jalan dan terjatuh di bahu jalan sebelah kanan," jelas Made dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (5/5/2022) siang.

"Korban terjatuh di pinggir badan jalan. Dan diduga saat korban terjatuh tergilas ban kendaraan. Korban meninggal di tempat kejadian," sambungnya.

Ia menyebut, identitas pengendara dan jenis kendaraan yang diduga menggilas korban masih dalam penyelidikan.

Kecelakaan lalu lintas tersebut saat ini tengah ditangani oleh Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Manggarai.

Baca juga: Rentan Kecelakaan, Ini Tips Aman Berkendara di Jalur Contraflow

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Tokoh Pendiri Provinsi Belitung Meninggal di Mekkah

Regional
Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Pemprov Kepri: Calon Kepala Daerah Petahana Wajib Cuti 60 Hari

Regional
Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Polisi Bangka Barat Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Timah Ilegal

Regional
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Pemalang Sebut Ada Pegawai DLH yang Lakukan Sabotase

Regional
Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Terdesak Biaya Sekolah Anak, Pria 34 Tahun Maling di Rumah Tetangga

Regional
Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Melihat Pernikahan Adat Jawa di Candi Borobudur, Pengantin Dikirab Bregada Sebelum Ijab Kabul

Regional
Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Gulo Puan, Kuliner Langka Kegemaran Bangsawan Palembang

Regional
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Basis Satu Data Penting untuk Sukseskan Program Pemerintah

Regional
Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Kuras Sumur, Pria di Cilacap Tewas

Regional
International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

International Tour de Banyuwangi Kembali Digelar, Diikuti 20 Tim dari 9 Negara

Regional
Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Tunggu Putusan Pengadilan, Pemkot Jambi Siapkan Anggaran untuk SDN 212

Regional
Putrinya Jatuh dari Lantai 3 Tempat Gim di Pontianak, Selamet: Saya Sudah Kayak Orang Gila...

Putrinya Jatuh dari Lantai 3 Tempat Gim di Pontianak, Selamet: Saya Sudah Kayak Orang Gila...

Regional
Cegah Jebol Berulang, Proyek Pembangunan Tanggul Sungai Wulan Demak Gunakan Struktur 'Retaining Wall'

Cegah Jebol Berulang, Proyek Pembangunan Tanggul Sungai Wulan Demak Gunakan Struktur "Retaining Wall"

Regional
Kronologi Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen, Motifnya Sakit Hati

Kronologi Anak Bunuh Ayah Kandung di Kebumen, Motifnya Sakit Hati

Regional
Timah Batangan Senilai Rp 1,8 Miliar Diselundupkan Pakai Manifes Buah-buahan

Timah Batangan Senilai Rp 1,8 Miliar Diselundupkan Pakai Manifes Buah-buahan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com