Kompas.com - 05/05/2022, 10:28 WIB

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Masyarakat di Desa Mareje Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya sepakat berdamai dan hidup rukun pasca-kesalahpahaman berujung pembakaran sejumlah unit rumah, Selasa (3/5/2022) malam

Adapun proses perdamaian tersebut  terjadi setelah dimediasi oleh Polres Lombok Barat bersama para tokoh dan Pemerintah Daerah setempat pada Rabu (4/5/2022).

Dalam mediasi yang digelar di rumah tokoh masyarakat, H Lalu Daryadi alias Miq Dar, Kapolres Lombok Barat AKBP Wirasto Adi Nugroho mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Mareje atas kesadarannya menjaga stabilitas keamanan dengan jalan damai agar kesalahpahaman tidak meluas.

Baca juga: Kericuhan Antarkampung Berujung Pembakaran Rumah di Lombok Barat, Ini Penjelasan Polisi

Disampaikan dia, Kepolisian Resor Lombok Barat mempunyai tanggung jawab penuh terkait dengan keamanan dan ketertiban masyarakat yang ada di wilayah Hukum Polres Lombok Barat.

“Dengan upaya pertemuan ini kami ucapkan terimakasih kepada tokoh masyarakat Sekotong, para tokoh agama dan seluruh masyarakat yang besar harapannya ingin menyelesaikan permasalahan, serta dengan pertemuan Mediasi ini bahwa permasalahan dianggap telah selesai dan berdamai,” ungkap Wirasto dalam keterangan pers, Kamis (5/5/2022).

Diterangkan Wirasto, sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak tersebut, bahwa dua dusun yang berselisih menyatakan kesanggupan untuk kembali hidup harmoni.

"Masyarakat di Desa Mareje sepakat untuk  berdamai dan kembali hidup rukun seperti biasanya,"

Hal senada juga disampaikan oleh tokoh Masyarakat Sekotong H. Lalu Daryadi dalam kesempatan itu bahwa kesalahpahaman antar warga pasca keributan di Desa Mareje Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat selesai.

“Mediasi ini merupakan langkah dan upaya dalam penyelesaian masalah pasca kesalahpahaman, agar dapat terselesaikan secara kepala dingin, sehingga tidak terjadinya permasalahan lagi,” harapnya.

Para pihak yang sebelumnya salah paham kemudian melakukan dialog antar tokoh masyarakat dan kesepakatan mediasi ini ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Adapun poin pada kesepakatan ini antara lain telah disepakati untuk melakukan perdamaian terhadap segala perjanjian yang berawal dari kesalahpahaman yang terjadi pada saat malam 1 Syawal 1443 H (malam takbiran), antara lain;

Apabila di kemudian hari ada kesalahpahaman yang terjadi, maka akan diupayakan mediasi (penyelesaian masalah ) di tingkat Dusun dan desa. Apabila tidak ditemukan solusi maka permasalahan tersebut akan diselesaikan oleh pihak yang berwenang.

Apabila di kemudian hari ada pihak yang melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan undang-undang yang berlaku maka siap untuk dituntut dihadapan hukum dan undang-undang yang berlaku di  Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga: Buntut Pembakaran Rumah Warga Desa Kariuw di Pulau Haruku, Polisi Berlakukan Jam Malam

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Suparjo Menguruk Kuburan Korban G30S/PKI di Hutan Darupono Kendal

Cerita Suparjo Menguruk Kuburan Korban G30S/PKI di Hutan Darupono Kendal

Regional
Terjatuh dari Kapal, WNA Asal China Dilaporkan Hilang di Perairan Kotabaru Kalsel

Terjatuh dari Kapal, WNA Asal China Dilaporkan Hilang di Perairan Kotabaru Kalsel

Regional
Sosok Inspiratif Time Farwiza Farhan: Menjaga Leuser, dari Aceh untuk Dunia

Sosok Inspiratif Time Farwiza Farhan: Menjaga Leuser, dari Aceh untuk Dunia

Regional
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 30 September 2022: Pagi hingga Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 30 September 2022: Pagi hingga Siang Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 30 September 2022: Siang Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 30 September 2022: Siang Hujan Lebat

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 30 September 2022: Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 30 September 2022: Pagi Cerah Berawan dan Sore Hujan Ringan

Regional
Pencatutan Nama Warga oleh Parpol Hambat Rekrutmen Panwascam dan PPK

Pencatutan Nama Warga oleh Parpol Hambat Rekrutmen Panwascam dan PPK

Regional
3 Saksi Kasus Pembakaran PNS Bapenda Iwan Boedi Ajukan Perlindungan ke LPSK

3 Saksi Kasus Pembakaran PNS Bapenda Iwan Boedi Ajukan Perlindungan ke LPSK

Regional
Bobol Ruko, Penjual Rongsok Sikat Barang-barang Elektronik untuk Dijual Kembali

Bobol Ruko, Penjual Rongsok Sikat Barang-barang Elektronik untuk Dijual Kembali

Regional
Dicurigai Hendak Merampok, 2 Pria di Sumbawa Tewas Dihajar Massa

Dicurigai Hendak Merampok, 2 Pria di Sumbawa Tewas Dihajar Massa

Regional
Akal-akalan 'Cleaning Service' SPBU Manipulasi MyPertamina Curi BBM Bersubsidi di Bengkulu Utara

Akal-akalan "Cleaning Service" SPBU Manipulasi MyPertamina Curi BBM Bersubsidi di Bengkulu Utara

Regional
Pengakuan Oknum Polisi yang Minta Uang Tilang di Tol Ciawi-Sukabumi: yang Diterima Rp 200.000

Pengakuan Oknum Polisi yang Minta Uang Tilang di Tol Ciawi-Sukabumi: yang Diterima Rp 200.000

Regional
Pekerja Proyek Jalan di Teluk Bintuni Ditembak OTK

Pekerja Proyek Jalan di Teluk Bintuni Ditembak OTK

Regional
Sempat Dirawat di RS, Pemuda yang Ditikam Temannya Saat Pesta Miras Meninggal

Sempat Dirawat di RS, Pemuda yang Ditikam Temannya Saat Pesta Miras Meninggal

Regional
Kasus DBD di Balikpapan Capai 1.033 Orang, IGD Rumah Sakit Penuh

Kasus DBD di Balikpapan Capai 1.033 Orang, IGD Rumah Sakit Penuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.