Kericuhan Antarkampung Berujung Pembakaran Rumah di Lombok Barat, Ini Penjelasan Polisi

Kompas.com - 05/05/2022, 06:56 WIB

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Pihak Polres Lombok Barat bersama Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) bertindak cepat menengahi keributan antarkampung di Desa Mareje, Kabupaten Lombok Barat yang dipicu akibat kesalahpahaman saat pawai malam takbiran, berujung pembakaran sejumlah rumah, pada Selasa (4/5/2022) malam.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan, pihaknya sejak kejadian sudah melakukan langkah pengamanan dan upaya mediasi antar kedua belah pihak.

Baca juga: Khidmat Lebaran Idul Fitri dan Tradisi Ngurisan di Lombok

Diterangkan Artanto, mediasi tersebut dipimpin oleh pihak Polres Lombok Barat, tokoh agama, Kepala Desa Mareje dan stafnya serta perwakilan dari kedua belah pihak yang berselisih yakni Dusun Ganjar dan Dusun Bangket Lauk.

"Kami masih melakukan upaya terbaik terkait masalah ini, untuk dilakukan secara musyawarah," kata Artanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/5/2022).

Dijelaskannya kejadian tersebut bermula saat digelarnya pawai malam takbiran di Desa Mareje, Kabupaten Lombok Barat, pada Minggu (1/4/2022) malam.

Baca juga: Bandara Lombok Kembali Buka Rute Penerbangan Internasional ke Kuala Lumpur

Saat itu, ketika iring-iringan pawai yang diikuti oleh beberapa pemuda dari Dusun Bangket Lauk meledakkan petasan di depan kandang sapi milik Rahim alias Amaq Runa di Dusun Ganjar.

Hal tersebut membuat Rahim menegur para pemuda itu, namun akhirnya terjadi keributan.

Kejadian itu dapat dilerai dan diselesaikan secara kekeluargaan oleh personel TNI-Polri dan aparatur desa yang melakukan pengamanan pawai malam takbiran sehingga kegiatan pawai tersebut dapat terlaksana kembali.

Suasana mediasi masyarakat yang ricuh antara dua kampung yakni Dusun Bangket Lauk dan Dusun Ganjar, Lombok Barat, Rabu (3/5/2022).KOMPAS.COM/IDHAM KHALID Suasana mediasi masyarakat yang ricuh antara dua kampung yakni Dusun Bangket Lauk dan Dusun Ganjar, Lombok Barat, Rabu (3/5/2022).

Diterangkan Artanto, pada Senin (2/5/2022) kedua belah pihak sempat dimediasi dan saling menyatakan permohonan maaf.

Namun keributan kembali terjadi pada Selasa (3/5/2022) sekitar pukul 10.00 Wita saat warga dari Dusun Ganjar Desa Mareje hendak melakukan kegiatan pesta dan melintasi di Dusun Bangket Lauk

Ada beberapa orang dari warga Dusun Ganjar bertemu dengan warga Dusun Bangket Lauk, sehingga terjadi keributan kembali.

"Keributan tersebut berhasil diredam kembali oleh pihak kepolisian yang datang menenangkan warga," tutur Artanto.

Dijelaskan Artanto, situasi aman tersebut terprovokasi kembali dan pada Selasa malam terjadinya aksi pembakaran enam unit rumah di kantor sekretariat Lembaga Pembinaan Keagamaan Buddha (LPKB) di Dusun Ganjar.

Polri kemudian menerjunkan pasukan Brimob, Dalmas dan Sabhara serta fungsi  kepolisian lainnya guna menenangkan keadaan dan melakukan evakuasi sejumlah warga Dusun Ganjar markas Polisi.

"Akibat dari aksi tersebut, tujuh warga Dusun Ganjar mengungsi ke Polda NTB dan 16 lainnya ke Polres Lombok Barat. Saat ini dilakukan pelayanan psiko sosial oleh Biro SDM Polda NTB," ungkap Artanto.

Dari kejadian tersebut, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tenang dan tidak terprovokasi dan melakukan aksi saling balas.

Polda NTB serius untuk menangani permasalahan ini.

"Kami meminta masyarakat untuk tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan Polda NTB serius menangani permasalahan ini" pinta Artanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Tertinggi di Indonesia, Indeks Kebahagiaan Ikut Naik

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Tertinggi di Indonesia, Indeks Kebahagiaan Ikut Naik

Regional
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Belakang Mall of Serang

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Belakang Mall of Serang

Regional
Pembuat Odong-odong Yang Tewaskan 10 Warga Serang Banten Jadi Tersangka

Pembuat Odong-odong Yang Tewaskan 10 Warga Serang Banten Jadi Tersangka

Regional
Lirik dan Makna Lagu Lir-Ilir, Lagu Tradisional dari Jawa Tengah Ciptaan Sunan Kalijaga

Lirik dan Makna Lagu Lir-Ilir, Lagu Tradisional dari Jawa Tengah Ciptaan Sunan Kalijaga

Regional
41,8 Persen Warga Jawa Barat Anemia, Remaja Putri Salah Satunya

41,8 Persen Warga Jawa Barat Anemia, Remaja Putri Salah Satunya

Regional
Ini Identitas Jenazah yang Ditemukan Mengambang di Sungai Sriwijaya Semarang, Ada Riwayat Penyakit Jantung

Ini Identitas Jenazah yang Ditemukan Mengambang di Sungai Sriwijaya Semarang, Ada Riwayat Penyakit Jantung

Regional
4 Pria di Lombok Utara Ditangkap Saat Pesta Sabu, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

4 Pria di Lombok Utara Ditangkap Saat Pesta Sabu, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kasus Kredit Macet Bank Banten Rp 65 Miliar, Kejati Dalami Adanya TPPU dan Tersangka Baru

Kasus Kredit Macet Bank Banten Rp 65 Miliar, Kejati Dalami Adanya TPPU dan Tersangka Baru

Regional
Kronologi Ayah Gendong Anaknya Tabrakkan Diri Saat Kereta Api Melintas di Rancaekek

Kronologi Ayah Gendong Anaknya Tabrakkan Diri Saat Kereta Api Melintas di Rancaekek

Regional
Skenario Ferdy Sambo Berubah-ubah, Ayah Brigadir J: Kami Bingung, Dulu di Rumah Dinas Sekarang Magelang

Skenario Ferdy Sambo Berubah-ubah, Ayah Brigadir J: Kami Bingung, Dulu di Rumah Dinas Sekarang Magelang

Regional
Mengenal Bentang Alam Kepulauan Nusa Tenggara, dari Pantai hingga Gunung

Mengenal Bentang Alam Kepulauan Nusa Tenggara, dari Pantai hingga Gunung

Regional
Profil Kota Tanjungpinang, Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau

Profil Kota Tanjungpinang, Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau

Regional
Hendak Beri Makan Kucing Kesayangan, Lansia Hilang Terseret Arus Sungai

Hendak Beri Makan Kucing Kesayangan, Lansia Hilang Terseret Arus Sungai

Regional
Olah Lahan Tidur Bersama Warga, Polisi di Perbatasan RI-Timor Leste Terima Penghargaan

Olah Lahan Tidur Bersama Warga, Polisi di Perbatasan RI-Timor Leste Terima Penghargaan

Regional
Sepakat, Ulama dan Akademisi Tanah Melayu Pilih Ganjar Jadi Presiden RI 2024-2029

Sepakat, Ulama dan Akademisi Tanah Melayu Pilih Ganjar Jadi Presiden RI 2024-2029

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.