Kompas.com - 04/05/2022, 20:44 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.com - Harga tiket penyeberangan pemudik pada arus balik di Pelabuhan Panjang, Kota Bandar Lampung sama dengan harga tiket di Pelabuhan Bakauheni.

Salah satu pemudik asal Kabupaten Pringsewu, Randi (31) yang menyeberang dari Pelabuhan Panjang mengatakan, harga tiket sama dengan harga tiket online saat dia menyeberang dari Pelabuhan Merak ketika arus mudik kemarin.

"Harga tiketnya sama, Rp 54.000 untuk kapal reguler, tapi belinya langsung di sini, tadi beli tiket di dekat pintu masuk (pelabuhan)," kata Randi di Pelabuhan Panjang, Rabu (4/5/2022).

Baca juga: Pecah Antrean Arus Balik di Bakauheni, Pemudik Bisa Gunakan Pelabuhan Panjang

Randi yang mengendarai sepeda motor bersama istri dan anaknya merasa terbantu karena lokasi Pelabuhan Panjang yang lebih dekat dengan Kabupaten Pringsewu.

Jika ke Pelabuhan Bakauheni memakan waktu tempuh sekitar 3-4 jam dari Kabupaten Pringsewu, maka untuk ke Pelabuhan Panjang hanya perlu waktu 1-1,5 jam saja.

"Jelas lebih dekat, kalau ke (pelabuhan) Bakauheni jauh, capek di badan," kata Randi.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panjang, Capt Hendri Ginting mengatakan, harga tiket penyeberangan di Pelabuhan Panjang ini sama dengan harga tiket Pelabuhan Bakauheni-Pelabuhan Merak.

"Harga tiket sama dengan harga yang di Bakauheni-Merak ya," kata Hendri.

Baca juga: Mengintip Fasilitas KM Lawit, Kapal Isoter di Pelabuhan Panjang Lampung

Berdasarkan keterangan loket di Pelabuhan Panjang, harga tiket regular kendaraan golongan IV dibanderol Rp 419.000, sepeda motor Rp 54.000 dan pejalan kaki Rp 19.500 per orang.

Tiket penyeberangan di Pelabuhan Panjang ini bisa dibeli secara langsung di loket yang ada di pintu masuk pelabuhan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petir Sambar 5 orang di Gubuk Sawah di Pemalang, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

Petir Sambar 5 orang di Gubuk Sawah di Pemalang, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

Regional
Seorang PNS di NTB Ditangkap atas Kasus Penipuan

Seorang PNS di NTB Ditangkap atas Kasus Penipuan

Regional
ACT Bogor Tak Berizin, Dinsos Monitoring Aktivitas Pengumpulan Donasi Cegah Timbulnya Korban

ACT Bogor Tak Berizin, Dinsos Monitoring Aktivitas Pengumpulan Donasi Cegah Timbulnya Korban

Regional
HPI NTT: Rencana Kenaikan Harga Tiket TN Komodo Mengacaukan Strategi Pemulihan Pariwisata

HPI NTT: Rencana Kenaikan Harga Tiket TN Komodo Mengacaukan Strategi Pemulihan Pariwisata

Regional
Ditabrak Mobil Pikap, Atlet Menembak di Palembang Tewas

Ditabrak Mobil Pikap, Atlet Menembak di Palembang Tewas

Regional
10 Air Terjun di Yogyakarta: Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket

10 Air Terjun di Yogyakarta: Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket

Regional
Gereja di Maluku Sumbang Hewan Kurban untuk Warga Muslim Ambon

Gereja di Maluku Sumbang Hewan Kurban untuk Warga Muslim Ambon

Regional
Curhat Doni Salmanan saat Berkasnya Dilimpahkan ke Pengadilan, Berharap Divonis Ringan

Curhat Doni Salmanan saat Berkasnya Dilimpahkan ke Pengadilan, Berharap Divonis Ringan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juli 2022

Regional
Menengok Jejak Peternakan Kambing Milik ACT di Blora

Menengok Jejak Peternakan Kambing Milik ACT di Blora

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juli 2022

Regional
Dalam 6 Bulan, BP2MI NTB Catat 637 Kasus PMI Bermasalah

Dalam 6 Bulan, BP2MI NTB Catat 637 Kasus PMI Bermasalah

Regional
Tak Ingin Hubungan Gelapnya Terungkap, Perempuan di Polewali Mandar Bunuh dan Buang Bayinya ke Kebun

Tak Ingin Hubungan Gelapnya Terungkap, Perempuan di Polewali Mandar Bunuh dan Buang Bayinya ke Kebun

Regional
Karena Wasiat Istri, Rusmidi Gratiskan dan Beri Makanan ke Penumpang Angkot Setiap Jumat

Karena Wasiat Istri, Rusmidi Gratiskan dan Beri Makanan ke Penumpang Angkot Setiap Jumat

Regional
Detik-detik Kerbau Mengamuk di Luwu, Warga Pakai Baju Merah Terpental

Detik-detik Kerbau Mengamuk di Luwu, Warga Pakai Baju Merah Terpental

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.