Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Tradisi "Sekura", Pesta Topeng Rakyat pada Bulan Syawal di Lampung Barat

Kompas.com - 03/05/2022, 13:31 WIB

KOMPAS.com - Di setiap awal bulan Syawal atau saat Idul Fitri, masyarakat Lampung Barat melaksanakan tradisi "Sekura" atau pesta topeng rakyat.

Tradis warisan leluhur masyarakat setempat itu sudah dilakukan turun temurun hingga saat ini.

"Bukan hanya sebagai ajang silaturahim biasa, tetapi juga sekura dijadikan sebagai alat berkumpul untuk saling memaafkan satu sama lain karena waktu pelaksanaannya yang berada di bulan Syawal, selain itu juga bagi kami pelaku, Tradisi Sekura bertujuan untuk memberikan kesenangan dan tontonan bagi orang-orang yang datang dari kampung atau daerah lain," kata Yoan Ristama, Warga Lampung Barat, dihubungi di Bandar Lampung, Selasa, dilansir dari Antara, Selasa (3/5/2022).

Menurut Yoan, tradisi "Sekura" biasanya dilakukan hingga sepekan dan dilakukan secara bergantian di tiap pekannya.

"Hal ini sekaligus upaya pelestarian salah satu kebudayaan lokal oleh masyarakat di sini," katanya.

Baca juga: Mengenal Tradisi Lebaran Ngaduk Gelamai Suku Serawai di Seluma

Dua jenis Sekura

Menurut Dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Musik Universitas Lampung (Unila) tersebut mengatakan, ada dua bahwa jenis Sekura, yaitu Sekura Kamak dan Betik.

Sekura Kamak secara fisik terlihat berantakan, kotor dan tidak rapi, serta rupa topeng terbuat dari kayu, sabut, serat dalam buah timput yang sudah tua dan terkadang juga memakai sobekan kain yang dibentuk sedemikian rupa untuk menutupi wajah.

Sekura ini kemudian dihiasi dengan pakaian berantakan bahkan ditambah potongan ranting di badan.

Baca juga: Tempat Wisata di Jateng Bakal Ramai Pengunjung Saat Libur Lebaran, Polisi Bersiaga

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bekuk 4 Residivis Komplotan Pencuri Emas di Rumah Mewah di Semarang

Polisi Bekuk 4 Residivis Komplotan Pencuri Emas di Rumah Mewah di Semarang

Regional
150 Ton Ikan Mas Mati di Waduk PLTA Koto Panjang Riau, Kerugian Capai Rp 4,2 Miliar

150 Ton Ikan Mas Mati di Waduk PLTA Koto Panjang Riau, Kerugian Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Polisi Periksa 8 Saksi Kasus Pembakaran Hotel di Lombok Timur

Polisi Periksa 8 Saksi Kasus Pembakaran Hotel di Lombok Timur

Regional
PBB Solo Naik hingga Ratusan Persen, Gibran Mengaku Dikejar Target PAD: Aku Pusing, Targetnya Tinggi

PBB Solo Naik hingga Ratusan Persen, Gibran Mengaku Dikejar Target PAD: Aku Pusing, Targetnya Tinggi

Regional
53 Gempa Guncang Maluku dalam Sepekan, BMKG: Ada 2 Gempa Dirasakan Getarannya

53 Gempa Guncang Maluku dalam Sepekan, BMKG: Ada 2 Gempa Dirasakan Getarannya

Regional
Mahasiswa FKOR UNS Demo Tak Terima Dekan Disomasi MWA, Rektor Diminta Turun Tangan

Mahasiswa FKOR UNS Demo Tak Terima Dekan Disomasi MWA, Rektor Diminta Turun Tangan

Regional
Menyambangi Widya Mitra, Perpustakaan Buku Bahasa Belanda yang Eksis sejak 1970-an di Kota Semarang

Menyambangi Widya Mitra, Perpustakaan Buku Bahasa Belanda yang Eksis sejak 1970-an di Kota Semarang

Regional
Sering Jadi Tempat Mabuk dan Judi, Ratusan Kios di Bekas Pasar Lama Ambon Dibongkar

Sering Jadi Tempat Mabuk dan Judi, Ratusan Kios di Bekas Pasar Lama Ambon Dibongkar

Regional
Ramai Isu Penculikan Anak, Disdik Palembang Keluarkan Surat Edaran

Ramai Isu Penculikan Anak, Disdik Palembang Keluarkan Surat Edaran

Regional
Anggota DPRD Batam yang 'Nyabu' dengan Teman Wanita Terancam Maksimal 20 Tahun Penjara

Anggota DPRD Batam yang "Nyabu" dengan Teman Wanita Terancam Maksimal 20 Tahun Penjara

Regional
Catat 188 Tambang Tak Berizin Selama 2022, Ganjar Bentuk Tim Terpadu Berantas Tambang Ilegal

Catat 188 Tambang Tak Berizin Selama 2022, Ganjar Bentuk Tim Terpadu Berantas Tambang Ilegal

Regional
Diduga Hilang Kendali, Bus Terguling Masuk Sawah di Agam, 1 Penumpang Tewas

Diduga Hilang Kendali, Bus Terguling Masuk Sawah di Agam, 1 Penumpang Tewas

Regional
Walhi Bengkulu Curigai Usulan Perubahan Fungsi dan Status Hutan Seluas 122 Ribu Hektar

Walhi Bengkulu Curigai Usulan Perubahan Fungsi dan Status Hutan Seluas 122 Ribu Hektar

Regional
Ditanya Ganjar soal Tak Dampingi Megawati di Semarang, FX Rudy Beberkan Alasannya

Ditanya Ganjar soal Tak Dampingi Megawati di Semarang, FX Rudy Beberkan Alasannya

Regional
Temukan Kunci Tergeletak, Warga Kebumen Curi Uang Kotak Amal Masjid di Purworejo

Temukan Kunci Tergeletak, Warga Kebumen Curi Uang Kotak Amal Masjid di Purworejo

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.