Ledakan Petasan saat Takbir Keliling, Puluhan Warga di Solo Diamankan Polisi

Kompas.com - 02/05/2022, 01:09 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Puluhan warga di Kota Solo, Jawa Tengah diamankan polisi setelah menyalakan petasan saat takbir keliling.

Takbir keliling terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Sebuah Rumah di Kediri Rusak akibat 4 Kilogram Petasan Meledak, Satu Orang Diamankan

Pantauan Kompas.com, puluhan warga nekat menghidupkan petasan yang memiliki daya ledak dari atas pikap.

Saat dibunyikan, suara yang ditimbulkannya memberikan efek kejut dan membahayakan pengemudi kendaraan di kawasan tersebut.

"Malam ini kami menemukan 2 unit kendaraan bermotor roda empat, ada 20 orang yang mengeluarkan atau membunyikan kembang api yang mempunyai efek ledak di udara," kata Kepala Polresta Solo (Kapolresta) Solo, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Ade Safri Simanjuntak, Minggu (1/5/2022).

Puluhan warga itu, langsung dibawa ke Polsek Pasar Kliwon, Kota Solo, untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut.

Lanjut Ade, saat malam takbiran Polresta Solo menurunkan 1.015 personil gabungan dari kepolisian dan Kodim 0735 Solo.

"Pengaman kegiatan malam takbir pada malam hari ini kita lakukan agar takbir yang dilakukan tidak melaksanakan takbir keliling di Jalan Raya. Kita mengantisipasi agar tidak terjadi atau menambah kepadatan arus lalu lintas yang terjadi di dalam kota Solo," jelasnya.

Selain itu, antispasi juga dilaksanakan untuk tidak terjadi kecelakaan lalu lintas serta untuk melindungi pengguna jalan lainnya.

"Kita berikan imbauan dan pembinaan untuk menyalakan petasan yang membahayakan bagi dirinya sendiri dan pengguna jalan lain. Dan itu diarahkan ke pengunan jalan lain itu tidak boleh, itu dilarang," tegas Ade.

Baca juga: Sebuah Rumah di Kediri Hancur akibat Ledakan Petasan, 4 Orang Terluka

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendukung Sepak Bola di Lembata dan Sikka Kirim Doa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Pendukung Sepak Bola di Lembata dan Sikka Kirim Doa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Regional
Rumah Pendeta di Kendari Diserang OTK, Kaca Mobil dan Jendela Pecah

Rumah Pendeta di Kendari Diserang OTK, Kaca Mobil dan Jendela Pecah

Regional
Diduga Mengantuk Kemudikan Motor, Petani di Sumsel Tewas Tabrak Pohon Kelapa

Diduga Mengantuk Kemudikan Motor, Petani di Sumsel Tewas Tabrak Pohon Kelapa

Regional
Kronologi Istri di Lampung Tembak Suami karena Dilarang Joget, Korban Alami Luka di Dada Kiri

Kronologi Istri di Lampung Tembak Suami karena Dilarang Joget, Korban Alami Luka di Dada Kiri

Regional
Bengkulu Diterjang Banjir dan Longsor, 1 Warga Hanyut Ditemukan Meninggal Dunia

Bengkulu Diterjang Banjir dan Longsor, 1 Warga Hanyut Ditemukan Meninggal Dunia

Regional
Korban Pembunuhan yang Dibuang ke Septic Tank Sempat Keluhkan Anaknya Rebutan Warisan

Korban Pembunuhan yang Dibuang ke Septic Tank Sempat Keluhkan Anaknya Rebutan Warisan

Regional
Soal Beasiswa Manakarra, Bupati Mamuju Tidak Hadiri Undangan Tim Etik Ombudsman RI

Soal Beasiswa Manakarra, Bupati Mamuju Tidak Hadiri Undangan Tim Etik Ombudsman RI

Regional
Jalan Nasional di Tanah Bumbu Kalsel Kembali Longsor, Hanya Roda Dua yang Bisa Melintas

Jalan Nasional di Tanah Bumbu Kalsel Kembali Longsor, Hanya Roda Dua yang Bisa Melintas

Regional
Arisan Bodong di Kudus, Kerugian Puluhan Korban Capai Rp 2 Miliar

Arisan Bodong di Kudus, Kerugian Puluhan Korban Capai Rp 2 Miliar

Regional
Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ketua Panpel Arema FC Minta Maaf

Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ketua Panpel Arema FC Minta Maaf

Regional
Gara-gara Dilarang Joget di Acara Organ Tunggal, Istri di Mesuji Tembak Suami, Ini Ceritanya

Gara-gara Dilarang Joget di Acara Organ Tunggal, Istri di Mesuji Tembak Suami, Ini Ceritanya

Regional
Ketika Abu Bakar Ba'asyir Nobar Film Perjuangan Jenderal Soedirman hingga Dapat Peci Berlogo Merah Putih

Ketika Abu Bakar Ba'asyir Nobar Film Perjuangan Jenderal Soedirman hingga Dapat Peci Berlogo Merah Putih

Regional
Rekonstruksi Kasus Satu Keluarga Dibuang ke 'Septic Tank', Pelaku Disoraki Warga

Rekonstruksi Kasus Satu Keluarga Dibuang ke "Septic Tank", Pelaku Disoraki Warga

Regional
Tragedi Kanjuruhan, Stadion Manahan Ikut Dievaluasi

Tragedi Kanjuruhan, Stadion Manahan Ikut Dievaluasi

Regional
Kapal Muatan Pasir Tenggelam di Sungai Mahakam, Pemilik Kapal Dicari, Diduga Terjebak di Kabin

Kapal Muatan Pasir Tenggelam di Sungai Mahakam, Pemilik Kapal Dicari, Diduga Terjebak di Kabin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.