Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Situasi Terkini Pelabuhan Merak, Kendaraan Padat, Buka Tutup Jalur Tak Diberlakukan

Kompas.com - 30/04/2022, 20:23 WIB
Rasyid Ridho,
Reni Susanti

Tim Redaksi

CILEGON, KOMPAS.com - Pada malam H-2 Lebaran, kendaraan masih terus berdatangan di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten.

Pantauan Kompas.com di luar area Pelabuhan Merak, Polisi menghentikan sistem buka tutup di Jalan Cikuasa Atas.

Akibatnya, kendaraan yang didominasi kendaraan roda empat atau mobil pribadi terus mengalir masuk ke dalam Pelabuhan Merak.

Baca juga: Kapolri: Kemacetan Kendaraan di Tol Merak Capai 6 Kilometer

Sementara itu, jalan non-tol atau jalan arteri yang sempat terjadi antrean panjang kini sudah lancar.

Namun, saat pertemuan kendaraan dari Jalur Cikuasa atas dan bawah terpantau tersendat meskipun roda kendaran masih bergerak.

Sedangkan situasi di dalam area pelabuhan pukul 19.30 WIB padat dan kendaraan masih terus berdatangan di kantong parkir dermaga 1 sampai dengan 7.

Antrean kendaraan panjang terjadi di loket pemeriksaan tiket mobil. Namun di loket kendaraan roda dua lengang tanpa ada antrean.

Baca juga: Kapolri Sebut Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Terjadi pada H-3 Lebaran

Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, kondisi Pelabuhan Merak sejak siang terpantau normal.

Muhadjir mengklaim kendaraan sudah tidak menunggu lama untuk masuk ke dalam kapal dan disebrangkan ke Pelabuhan Bakauheni.

"Ini (pemudik) rata-rata mereka sudah tidak menunggu lama di tempat ini (Pelabuhan Merak)," kata Muhadjir di Pelabuhan Merak, Sabtu.

Berdasarkan data dari Posko Merak pada 22 April (H-10) hingga Sabtu 30 April atau (H-2) pukul 20.00 WIB, tercatat ada 656.541 orang terdiri dari 615.740 orang di dalam kendaraan dan pejalan kaki 40.801 orang yang telah melalui Pelabuhan Merak.

Baca juga: Dicari, Ibu Asal Banten yang Tertinggal di Tol Tangerang-Merak, Pergi ke Kamar Mandi Saat Terjebak Macet

Kemudian, ada 158.076 unit kendaraan yang meninggalkan Pulau Jawa menuju Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Banten.

Dari total kendaraan, dapat diperinci jumlah roda dua 51.066 unit, roda empat 81.476 unit, bus 4.022 unit, dan truk 21.512 unit.

Saat ini PT ASDP sudah mengoprasikan 45 kapal dengan jumlah trip secara keseluruhan 868.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sama-sama Olahan Daging Kambing, Apa Beda Gulai, Tongseng dan Tengkleng?

Sama-sama Olahan Daging Kambing, Apa Beda Gulai, Tongseng dan Tengkleng?

Regional
Bukit Batas di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Biaya, dan Cara Menuju

Bukit Batas di Kalimantan Selatan: Daya Tarik, Biaya, dan Cara Menuju

Regional
Kapal Bermuatan 70 Ton Kayu Ilegal Ditangkap di Perairan Kepulauan Meranti Riau

Kapal Bermuatan 70 Ton Kayu Ilegal Ditangkap di Perairan Kepulauan Meranti Riau

Regional
Gecok Kambing, Kuliner Khas Semarang Berbumbu Rempah

Gecok Kambing, Kuliner Khas Semarang Berbumbu Rempah

Regional
1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Puncak

1 Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB di Puncak

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Pulau Doi

Gempa M 5,7 Guncang Pulau Doi

Regional
Tersangka Pengeroyok Bos Rental di Sukolilo Pati Bertambah Jadi 10 Orang

Tersangka Pengeroyok Bos Rental di Sukolilo Pati Bertambah Jadi 10 Orang

Regional
3 Kecamatan di Pati Jadi Target Operasi Kendaraan Bodong, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

3 Kecamatan di Pati Jadi Target Operasi Kendaraan Bodong, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Regional
Jelang Idul Adha, Sejumlah Hewan Kurban di Jateng Terjangkit Diare dan Cacar

Jelang Idul Adha, Sejumlah Hewan Kurban di Jateng Terjangkit Diare dan Cacar

Regional
Pengakuan Karyawan di Batam Curi 143 Ponsel dari Perusahaan: Punya Utang di Pinjol Rp 100 Juta

Pengakuan Karyawan di Batam Curi 143 Ponsel dari Perusahaan: Punya Utang di Pinjol Rp 100 Juta

Regional
Wanita Lompat ke Sumur karena Hendak Dianiaya Mantan Suami Alami Luka-luka

Wanita Lompat ke Sumur karena Hendak Dianiaya Mantan Suami Alami Luka-luka

Regional
Dua Kali Disuntik, Bayi di Sukabumi Meninggal Usai Imunisasi Empat Varian Vaksin Sekaligus

Dua Kali Disuntik, Bayi di Sukabumi Meninggal Usai Imunisasi Empat Varian Vaksin Sekaligus

Regional
Densus Antiteror Sita Buku Catatan dan Serbuk dari Kontrakan Penjual Bubur di Karawang

Densus Antiteror Sita Buku Catatan dan Serbuk dari Kontrakan Penjual Bubur di Karawang

Regional
Temuan 24 Pohon Ganja di Ladang Kopi Simalungun, Pemilik Melarikan Diri

Temuan 24 Pohon Ganja di Ladang Kopi Simalungun, Pemilik Melarikan Diri

Regional
Seminggu Dirawat, 3 Korban Pengeroyokan di Sukolilo Pati Akhirnya Pulang

Seminggu Dirawat, 3 Korban Pengeroyokan di Sukolilo Pati Akhirnya Pulang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com