Kompas.com - 30/04/2022, 15:04 WIB

NUNUKAN, KOMPAS.com – Lembaga Pemasyarakatan Nunukan, Kalimantan Utara, mengajukan usulan remisi bagi 454 narapidana (napi) muslim ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kalimantan Timur.

Kalapas Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan, remisi tahunan atau pengurangan masa hukuman di Hari Raya Idul Fitri, tentu sangat dinantikan oleh seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) khususnya warga binaan di Lapas Kelas II B Nunukan.

"Tahun ini, Lapas Nunukan mengusulkan remisi terhadap 454 orang WBP ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Kalimantan Timur," ujarnya, Sabtu (30/4/2022).

Baca juga: 1.768 Narapidana Lapas Lowokwaru Malang Diusulkan Terima Remisi

Wayan menyebutkan, usulan remisi didominasi oleh WBP dengan pidana khusus narkotika 5 tahun ke atas, sesuai PP nomor 99 tahun 2012, dengan sebanyak 299 orang. Lalu, pelaku pidana narkotika di bawah 5 tahun, sebanyak 50 orang.

Dan sisanya, diperuntukkan bagi pelaku pidana umum, seperti kasus pembunuhan, pencurian, perlindungan anak dan lain-lain, sebanyak 106 orang.

Selain itu, ada juga usulan untuk remisi langsung bebas (RK II) bagi 2 orang narapidana.

"Adapun untuk besaran remisi yang diusulkan, rata-rata mendapatkan pengurangan masa hukuman selama 15 hari hingga 2 bulan," jelasnya.

Baca juga: Syarat untuk Mendapatkan Remisi bagi Narapidana

Wayan menegaskan, narapidana yang telah diusulkan untuk mendapat remisi khusus Hari Raya Idul Fitri tahun 2022, semua dipastikan telah memenuhi persyaratan sesuai aturan yang berlaku.

Untuk bisa diusulkan mendapatkan remisi, harus sudah memenuhi syarat administratif dan substantif.

Yaitu, minimal sudah menjalani masa pidana 6 bulan dan berkelakukan baik, juga memiliki catatan tidak pernah melakukan pelanggaran selama dipenjara.

"Untuk keputusan remisinya nanti untuk berapa orang, kami masih menunggu keputusan dari pusat melalui Kanwil Kemenkuham Provinsi kalimantan timur. Mudah-mudahan bisa disetujui semua," terang Wayan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setengah Ton Miras Diselundupkan ke Kapal Pelni di Baubau, Pelaku Sebut Itu Minyak

Setengah Ton Miras Diselundupkan ke Kapal Pelni di Baubau, Pelaku Sebut Itu Minyak

Regional
Pimpinan Pondok Pesantren Cabuli Santri di Jambi Selama 3 Tahun

Pimpinan Pondok Pesantren Cabuli Santri di Jambi Selama 3 Tahun

Regional
Operasi Zebra di Nunukan 2022, Mobil Dinas yang Mati Pajak Terjaring Razia

Operasi Zebra di Nunukan 2022, Mobil Dinas yang Mati Pajak Terjaring Razia

Regional
Cerita Singkat dan Pesan Moral Kaba Bujang Paman Asal Sumatera Barat

Cerita Singkat dan Pesan Moral Kaba Bujang Paman Asal Sumatera Barat

Regional
Ledakan Bom ke Rumah Warga, Seorang Pria di Riau Ditangkap Polisi

Ledakan Bom ke Rumah Warga, Seorang Pria di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Saat 370 SD dan SMP Serempak Aplikasikan Digitalisasi Pendidikan...

Saat 370 SD dan SMP Serempak Aplikasikan Digitalisasi Pendidikan...

Regional
Kisah Aremanita yang Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Saat Jenazah Dimandikan Keluar Air dari Mata dan Hidung

Kisah Aremanita yang Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Saat Jenazah Dimandikan Keluar Air dari Mata dan Hidung

Regional
Polri Klaim Tak ada Penangkapan Pengunggah Video Tragedi Kanjuruhan

Polri Klaim Tak ada Penangkapan Pengunggah Video Tragedi Kanjuruhan

Regional
Kumpulkan Rp 447 Juta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Ini Harapan ARMY Indonesia

Kumpulkan Rp 447 Juta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Ini Harapan ARMY Indonesia

Regional
Sodomi Anak Temannya, Pria di Kubu Raya Ditangkap

Sodomi Anak Temannya, Pria di Kubu Raya Ditangkap

Regional
Kasus Anggota TNI AD Hendak Pukul Anggota Satlantas di Manokwari Berujung Damai

Kasus Anggota TNI AD Hendak Pukul Anggota Satlantas di Manokwari Berujung Damai

Regional
Tabung Biogas di Sekadau Meledak, Seorang Pekerja Alami Luka Bakar

Tabung Biogas di Sekadau Meledak, Seorang Pekerja Alami Luka Bakar

Regional
Palak dan Pukuli Sopir Truk di Jalan Lintas Sumatera, Preman Kambuhan Ditangkap

Palak dan Pukuli Sopir Truk di Jalan Lintas Sumatera, Preman Kambuhan Ditangkap

Regional
Kakak Tewas Dibunuh Adik di Sumba Timur NTT, Diduga karena Berebut Sawah

Kakak Tewas Dibunuh Adik di Sumba Timur NTT, Diduga karena Berebut Sawah

Regional
Diksar Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ternyata Tak Kantongi Izin Kampus

Diksar Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Ternyata Tak Kantongi Izin Kampus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.