Kompas.com - 29/04/2022, 07:36 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengimbau warga agar melapor kepada ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya sebelum mudik lebaran.

Hal itu agar Satuan Tugas (Satgas) Rumah Kosong dari kepolisian bisa melakukan patroli di pemukiman yang ditinggal mudik penghuninya.

"Bagi warga yang pulang kampung saat mudik Lebaran, diharapkan melapor kepada ketua RT setempat atau ke tetangga yang tak pulang kampung. Bila sudah dititipkan, maka para tetangga dan ketua RT bisa waspada," kata Firdaus dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (28/4/2022).

Baca juga: Puncak Arus Mudik Hari Ini, Simak Tips bagi Pemudik yang Naik Pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta

Firdaus juga telah meminta petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk mengingatkan warga di perumahan agar melapor ke RT saat hendak mudik.

Dia mengatakan, rumah kosong yang ditinggal mudik rawan pencurian.

"Rumah kosong juga rawan terhadap kebakaran. Jadi, saya mengimbau warga yang akan pulang kampung agar memastikan semua yang berhubungan dengan listrik dan kompor (dimatikan)," ucap Firdaus.

Dia meminta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus cepat tanggap menangani kebakaran lebih awal.

Menurutnya, kawasan yang rawan itu adalah kampung lama yang jaringan listriknya sudah tua.

Baca juga: Ganjil Genap Diberlakukan Saat One Way di Tol Jakarta-Cikampek Km 47 sampai GT Kalikangkung

Sebelumnya, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi dalam rapat bersama Forkopimda Pekanbaru dua hari lalu, mengatakan bahwa pihaknya telah membuat Satgas Rumah Kosong (Rumsong). Berdasarkan data sebelumnya, banyak kejadian pencurian di rumah kosong.

"Kami berupaya mengantisipasi ini dengan membuat Satgas Rumsong. Saya juga minta Camat dan Lurah memberikan data kepada kami mengenai permukiman masyarakat yang ditinggal mudik," ujar Budi.

Para Camat dan Lurah, tambah dia, diminta berkoordinasi dengan para kapolsek.

Sebab, kepolisian akan melakukan patroli di kawasan yang permukimannya ditinggal mudik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesaksian Ayah dan Anak Selamat dari Kecelakaan Maut di Cianjur: Orang-orang Histeris

Kesaksian Ayah dan Anak Selamat dari Kecelakaan Maut di Cianjur: Orang-orang Histeris

Regional
Garut Berstatus Merah, Daerah dengan Angka Stunting Tertinggi di Jabar

Garut Berstatus Merah, Daerah dengan Angka Stunting Tertinggi di Jabar

Regional
6 Lokasi Api Abadi di Indonesia, dari Pulau Jawa hingga Kalimantan

6 Lokasi Api Abadi di Indonesia, dari Pulau Jawa hingga Kalimantan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Agustus 2022

Regional
Detik-detik Angin Kencang Porak-poranda 40 Rumah Warga di Bangkalan dalam Waktu 10 Menit

Detik-detik Angin Kencang Porak-poranda 40 Rumah Warga di Bangkalan dalam Waktu 10 Menit

Regional
Kecelakaan Truk di Tol Semarang-Solo, Dua Korban Dinyatakan Tewas

Kecelakaan Truk di Tol Semarang-Solo, Dua Korban Dinyatakan Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Agustus 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 14 Agustus 2022

Regional
Dokter di Surabaya Dapat Tagihan Rp 80 Juta dari PLN, Ini Penyebabnya

Dokter di Surabaya Dapat Tagihan Rp 80 Juta dari PLN, Ini Penyebabnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 14 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 14 Agustus 2022

Regional
Truk Tabrak Truk Mogok di Tol Semarang-Solo, 2 Orang Meninggal

Truk Tabrak Truk Mogok di Tol Semarang-Solo, 2 Orang Meninggal

Regional
Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Pelaku Pembunuhan Murid SD di Ruang Kelas Diringkus Polisi, Motif Diduga karena Dendam

Regional
Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Tak Langsung Menepi Saat Hujan Deras, Buruh Tani Tewas Tersambar Petir di Probolinggo

Regional
Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Jelang Tahun Politik, KPU Jabar Lakukan Sosialisasi Kepemiluan untuk Para Pelajar

Regional
Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Rem Blong, Fuso Masuk Jurang Sedalam 20 Meter di Bengkulu, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Regional
Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Tangkap Ikan Pakai Bom Rakitan, 4 Warga Sumba Barat Daya Ditangkap Anggota TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.