Jenguk Kerabat yang Sakit di Timor Leste, Satu Keluarga Asal Kupang Dideportasi

Kompas.com - 26/04/2022, 18:08 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Empat orang warga Naibonat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dideportasi dari wilayah Timor Leste, Selasa (26/4/2022). Mereka dideportasi karena memasuki wilayah Timor Leste secara ilegal menggunakan jasa ojek untuk menjenguk kerabatnya yang sedang sakit.

Empat orang yang merupakan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, anak dan cucu itu dideportasi melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, NTT.

"Dideportasi tadi siang sekitar pukul 14.00 Wita," kata Kepala Imigrasi Atambua, KA Halim kepada Kompas.com, Selasa petang.

Baca juga: Berkunjung ke Rumah Kakaknya Tanpa Dokumen, Remaja Asal NTT Dideportasi Otoritas Timor Leste

Empat orang tersebut yakni Joao Freitas Correia (64), Ana Sebastian Correia (48), Agiuda Da Costa Freitas (28) dan Lili Do Santos (5 bulan).

Halim menuturkan, Joao yang merupakan pensiunan TNI bersama istri, anak dan cucunya melintas masuk ke wilayah Timor Leste pada Rabu (20/4/2022) sekitar pukul 03.00 Wita.

"Mereka masuk ke Timor Leste menggunakan ojek melalui jalur ilegal di sekitar Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu," ungkap Halim.

Baca juga: 2 Pemerkosa Gadis Difabel di Kupang Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Halim mengatakan, tujuan mereka masuk ke Timor Leste untuk mengunjungi keluarga yang sedang sakit.

Kemudian, pada (23/4/2022) sekitar pukul 05.00 Waktu Timor Leste, mereka ditangkap oleh pihak kepolisian Timor Leste di kediaman keluarganya.

Selanjutnya, empat orang ini diserahkan ke pihak Imigrasi Timor Leste di Batugade untuk dimintai keterangan.

Mereka akhirnya dideportasi dan diserahkan kepada petugas Imigrasi Indonesia di Tempat Pemeriksa Imigrasi (TPI) PLBN Motaain.

Petugas Imigrasi kemudian melakukan pemeriksaan keimigrasian dan memperingatkan kepada WNI tersebut agar ke depannya tidak mengulangi perbuatannya.

"Jika ingin melintas masuk ke wilayah Timor Leste agar membuat dokumen perjalanan (paspor) dan wajib melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi PLBN Motaain," ujar Halim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Fakfak 2020, 5 Saksi Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan

Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada Fakfak 2020, 5 Saksi Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan

Regional
Kebakaran RS Siloam Sriwijaya Palembang, Tim Labfor Polda Sumsel Lakukan Olah TKP

Kebakaran RS Siloam Sriwijaya Palembang, Tim Labfor Polda Sumsel Lakukan Olah TKP

Regional
Kesal Dibangunkan Saat Tidur, Seorang Anak Bunuh Ayahnya di Aceh Tamiang

Kesal Dibangunkan Saat Tidur, Seorang Anak Bunuh Ayahnya di Aceh Tamiang

Regional
Update Kebakaran RS Siloam Palembang, Polisi Periksa 3 Barang Bukti dan Dugaan Korsleting

Update Kebakaran RS Siloam Palembang, Polisi Periksa 3 Barang Bukti dan Dugaan Korsleting

Regional
Curhat Suparwi ke Jokowi soal Tol Semarang-Demak: Tanah Saya Sudah Dibangun Tol tapi Belum Dibayar

Curhat Suparwi ke Jokowi soal Tol Semarang-Demak: Tanah Saya Sudah Dibangun Tol tapi Belum Dibayar

Regional
Plt Bupati Bintan Akan Lobi Pemerintah Pusat Agar Kebijakan Bebas Visa Berlaku Lagi

Plt Bupati Bintan Akan Lobi Pemerintah Pusat Agar Kebijakan Bebas Visa Berlaku Lagi

Regional
Harga Tiket Mahal, Maskapai Wings Air Dilaporkan ke Kepala Otoritas Bandara

Harga Tiket Mahal, Maskapai Wings Air Dilaporkan ke Kepala Otoritas Bandara

Regional
Diisukan Jadi Menpan-RB Gantikan Tjahjo Kumolo, Ganjar Beri Tanggapan

Diisukan Jadi Menpan-RB Gantikan Tjahjo Kumolo, Ganjar Beri Tanggapan

Regional
Fakta Pengamen Pukul Batu ke Wisatawan di Yogyakarta, Disabilitas hingga Lakukan Penertiban

Fakta Pengamen Pukul Batu ke Wisatawan di Yogyakarta, Disabilitas hingga Lakukan Penertiban

Regional
Jembatan Darurat di Ambon Rusak Diterjang Banjir, Kendaraan Dialihkan Lewat Pangkalan AL

Jembatan Darurat di Ambon Rusak Diterjang Banjir, Kendaraan Dialihkan Lewat Pangkalan AL

Regional
'Anak Saya Cacat Seumur Hidup, tapi Hakim Hanya Vonis Pelaku 9 Bulan Penjara”

"Anak Saya Cacat Seumur Hidup, tapi Hakim Hanya Vonis Pelaku 9 Bulan Penjara”

Regional
Tim SAR Perluas Area Pencarian 4 Penumpang Longboat yang Hilang di Perairan Raja Ampat

Tim SAR Perluas Area Pencarian 4 Penumpang Longboat yang Hilang di Perairan Raja Ampat

Regional
Teluk Tomori, Surga Tersembuyi di Morowali Utara, Destinasi Wisata Raja Ampat Baru

Teluk Tomori, Surga Tersembuyi di Morowali Utara, Destinasi Wisata Raja Ampat Baru

Regional
Pemprov NTT Akan Awasi Kapal Pinisi yang Masuk ke Kawasan Taman Nasional Komodo

Pemprov NTT Akan Awasi Kapal Pinisi yang Masuk ke Kawasan Taman Nasional Komodo

Regional
Ngebut di Jalan Gelap, Truk Tabrak Pemotor hingga Tewas di Ponorogo

Ngebut di Jalan Gelap, Truk Tabrak Pemotor hingga Tewas di Ponorogo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.