4 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Dana PNPM Mandiri Senilai Rp 1,5 Miliar Ditangkap

Kompas.com - 25/04/2022, 20:46 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Sahabudin Belsigaway alias Udin, terpidana korupsi dana PNPM Mandiri Kecamatan Aru Utara, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, periode 2011-2012 diringkus tim Kejaksaan Negeri Aru.

Sahabudin diringkus setelah empat tahun menjadi buronan kejaksaan. Terpidana korupsi ini ditangkap di rumahnya di Desa Marlasi, Kecamatan Aru Utara, Sabtu (23/4/2022).

Baca juga: Mudik Lebaran Bawa Narkoba, 2 Pria Ambon Ini Diringkus Saat Turun dari Kapal

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Maluku, Wahyudi Kareba mengatakan operasi penangkapan Udin dipimpin oleh Kepala Seksi Pidana Khusus dan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Aru bersama dua personel pelres setempat.

“Penangkapan buronan korupsi ini berkat adanya informasi dan laporan dari masyarakat bahwa yang bersangkutan sedang berada di Desa Marlasi,” kata Wahyudi kepada Kompas.com, Senin (25/4/2022).

Wahyudi menerangkan, Udin terbukti menyalahgunakan dana PNPM Mandiri Pedesaan Tahun Anggaran 2011-2012 di Kecamatan Aru Utara senilai Rp 1.520.739.032.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1677 K/Pid.Sus/2018 tertanggal 19 November 2018 terdakwa dihukum selama empat tahun penjara.

“Sesuai putusan MA RI No.1677 K/Pid.Sus/2018 tertanggal 19 November 2018 atas perkara penyalahgunaan dana PNPM Mandiri Pedesaan Tahun Anggaran 2011-2012 pada Kecamatan Aru Utara senilai Rp.1.520.739.032, terpidana dijatuhi hukuman pidana penjara empat tahun,” ungkap Wahyudi.

Selain penjara, terpidana dihukum membayar denda Rp 200.000.000 dan uang pengganti senilai Rp 96.094.000 subsider tiga bulan.

Baca juga: Seorang Perawat Ditemukan Tewas di Pasar Arumbai Ambon

“Jika denda tidak dibayar maka diganti pidana kurungan tiga bulan pidana kurungan dan jika uang pengganti tidak dibayar diganti pidana penjara selama dua  bulan,”sambungnya.

Setelah ditangkap, Udin langsung dieksekusi ke lembaga pemsyarakatan (Lapas) Klas III Dobo untuk menjalani hukuman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 6.000 Undangan Pernikahan Kaesang-Erina, Tamu Dilarang Bawa Mobil Pribadi ke Lokasi Resepsi

Ada 6.000 Undangan Pernikahan Kaesang-Erina, Tamu Dilarang Bawa Mobil Pribadi ke Lokasi Resepsi

Regional
Gempa Garut Terasa hingga Banyumas, Warga: Lampu Gantung Goyang-goyang

Gempa Garut Terasa hingga Banyumas, Warga: Lampu Gantung Goyang-goyang

Regional
Gempa Magnitudo 6,4 di Garut, Getaran Cukup Luas hingga Jateng dan DIY

Gempa Magnitudo 6,4 di Garut, Getaran Cukup Luas hingga Jateng dan DIY

Regional
Harga Ikan di Semarang Naik karena Banyak Nelayan Setop Melaut, Ini Sebabnya...

Harga Ikan di Semarang Naik karena Banyak Nelayan Setop Melaut, Ini Sebabnya...

Regional
Curug Sibedil: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Curug Sibedil: Daya Tarik, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Regional
Jelang Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Polisi Bakal Sosialisasikan Pengalihan Arus di Solo

Jelang Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Polisi Bakal Sosialisasikan Pengalihan Arus di Solo

Regional
Pengungsi Cianjur Menunggu Bantuan di Pinggir Jalan, Datangi Setiap Kendaraan yang Berhenti

Pengungsi Cianjur Menunggu Bantuan di Pinggir Jalan, Datangi Setiap Kendaraan yang Berhenti

Regional
Takut Aksinya Dilaporkan Polisi, Penculik Sepupu di Tarakan Dihasut Sahabat untuk Habisi Nyawa Korban

Takut Aksinya Dilaporkan Polisi, Penculik Sepupu di Tarakan Dihasut Sahabat untuk Habisi Nyawa Korban

Regional
2 WNI Dideportasi dari Timor Leste, Ini Penyebabnya

2 WNI Dideportasi dari Timor Leste, Ini Penyebabnya

Regional
Truk di Sembalun Lombok Timur Terguling, 9 Pekerja Jatuh Bersama Mesin Molen

Truk di Sembalun Lombok Timur Terguling, 9 Pekerja Jatuh Bersama Mesin Molen

Regional
Kronologi Pemuda di Tarakan Diculik dan Dibunuh Sepupunya, Jasad Dibungkus Terpal hingga Ditemukan di Kebun Nanas

Kronologi Pemuda di Tarakan Diculik dan Dibunuh Sepupunya, Jasad Dibungkus Terpal hingga Ditemukan di Kebun Nanas

Regional
Peringati HUT PGRI, Ganjar Optimistis Target Pengangkatan 1 Juta Guru Bakal Tercapai

Peringati HUT PGRI, Ganjar Optimistis Target Pengangkatan 1 Juta Guru Bakal Tercapai

Regional
Cuaca Ekstrem, Intensitas Ular Masuk Rumah Warga Meningkat

Cuaca Ekstrem, Intensitas Ular Masuk Rumah Warga Meningkat

Regional
Suami Istri di Tarakan Dalang Pembunuhan Sepupu, Bersihkan TKP dengan Air, Mayat Ditemukan Setelah 20 Bulan

Suami Istri di Tarakan Dalang Pembunuhan Sepupu, Bersihkan TKP dengan Air, Mayat Ditemukan Setelah 20 Bulan

Regional
Pantan Terong: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantan Terong: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.