Tak Hanya Skala Nasional, Skenario "One Way" Bakal Diterapkan secara Lokal di Jateng

Kompas.com - 25/04/2022, 12:49 WIB


SEMARANG, KOMPAS.com - Kepadatan lalu lintas diprediksi bakal terjadi di sejumlah pintu keluar tol di Jawa Tengah seperti Krapyak, Bawen, Mangkang dan Pejagan, mulai 28 April.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah Jawa Tengah Komisaris Besar (Kombes) Pol Agus Suryo Nugroho mengatakan, akan melakukan rekayasa lalu lintas melalui pos keamanan yang telah disiagakan.

"Tak menutup kemungkinan kami akan melakukan contraflow atau sistem lawan arus dan one way skala lokal," kata Agus, pada Senin (25/5/2022).

Sejauh ini, pemberlakuan sistem satu arah atau one way telah matang akan diterapkan pada tanggal 28, 29 dan 30 April nanti.

Baca juga: Kisah Balita F, Luka di Sekujur Tubuh Dianiaya Orangtua, Tetangga Sering Dengar Korban Berteriak: Jangan, Sakit...

"One way nasional dilakukan dari Km 40 hingga Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah," papar dia.

Dia menyampaikan, segala skenario telah dipersiapkan untuk menerima 23,5 juta pemudik dari Jakarta masuk Jawa Tengah.

Salah satunya, dengan membagi jalur keluar dari jalan tol menuju jalan arteri yang masuk wilayah Jawa Tengah.

"Kalau setelah dari Jawa Barat, ada yang keluar Brebes, Pekalongan, Kendal nanti kami lihat kebangkitan arus dari Krapyak, termasuk Banyumanik," kata dia. 

Proses pengamanan di sejumlah titik pun tak luput dari pelaksanaan arus mudik dan balik 2022.

 

Pos pengamanan telah disebar di tiap-tiap pintu keluar tol.

"Sudah ada pos pengamanan saya yakin tidak ada kemacetan tapi ada kelambatan," imbuh dia.

Penerapan one way juga akan diberlakukan di sejumlah ruas yang ada di Jawa Tengah. Agus menyebut, rekayasa lalu lintas itu dilakukan secara kondisional.

Baca juga: Balita Dianiaya Orangtua, Hanya Diberi Makan Mi Instan Mentah, Usia Korban 3 Tahun tapi Berat Badannya 7 Kg

Jalur yang berpotensi akan diterapkan one way yaitu setelah Exit Tol Krapyak menuju Kota Semarang, ruas Tol Banyumanik-Bawen.

Pihaknya akan menerapkan sistem lawan arus atau contraflow di sejumah jalur yang akan dilalui para pemudik menuju kampung halaman.

"Kami sudah mempersiapkan untuk melakukan one way lokal," papar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Beri Makan Kucing Kesayangan, Lansia Hilang Terseret Arus Sungai

Hendak Beri Makan Kucing Kesayangan, Lansia Hilang Terseret Arus Sungai

Regional
Olah Lahan Tidur Bersama Warga, Polisi di Perbatasan RI-Timor Leste Terima Penghargaan

Olah Lahan Tidur Bersama Warga, Polisi di Perbatasan RI-Timor Leste Terima Penghargaan

Regional
Sepakat, Ulama dan Akademisi Tanah Melayu Pilih Ganjar Jadi Presiden RI 2024-2029

Sepakat, Ulama dan Akademisi Tanah Melayu Pilih Ganjar Jadi Presiden RI 2024-2029

Regional
Kantor Bupati Pemalang Didatangi Petugas KPK, Ada Ruangan Dinas yang Disegel

Kantor Bupati Pemalang Didatangi Petugas KPK, Ada Ruangan Dinas yang Disegel

Regional
Tak Mempan Dinasihati, Orangtua di Bengkulu Laporkan Anaknya Konsumsi Sabu

Tak Mempan Dinasihati, Orangtua di Bengkulu Laporkan Anaknya Konsumsi Sabu

Regional
Polisi Kejar Paman Pembunuh Siswa SD di Deli Serdang, Pelaku Diduga ODGJ

Polisi Kejar Paman Pembunuh Siswa SD di Deli Serdang, Pelaku Diduga ODGJ

Regional
Harga Tiket Masuk TN Komodo Naik Mulai 1 Januari 2023, Pemprov NTT Gencarkan Sosialisasi

Harga Tiket Masuk TN Komodo Naik Mulai 1 Januari 2023, Pemprov NTT Gencarkan Sosialisasi

Regional
Rapat G20, Perwakilan Jerman hingga China Berencana Terbang Langsung ke Belitung

Rapat G20, Perwakilan Jerman hingga China Berencana Terbang Langsung ke Belitung

Regional
10 Tahun Keistimewaan, Pemda DIY Minta Kalurahan Aktif Ajukan Proposal untuk Akses Danais

10 Tahun Keistimewaan, Pemda DIY Minta Kalurahan Aktif Ajukan Proposal untuk Akses Danais

Regional
Oknum Polisi di Sumsel Tertangkap Beli Pil Ekstasi

Oknum Polisi di Sumsel Tertangkap Beli Pil Ekstasi

Regional
Mau Tanam Cabai, Petani di Purworejo Malah Cangkul Mortir

Mau Tanam Cabai, Petani di Purworejo Malah Cangkul Mortir

Regional
Padepokan Nur Dzat Sejati Ditutup Pemkab Blitar, Gus Samsudin: Bukan Dicabut Izinnya, Tapi Ditambahkan

Padepokan Nur Dzat Sejati Ditutup Pemkab Blitar, Gus Samsudin: Bukan Dicabut Izinnya, Tapi Ditambahkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2022

Regional
Kisah Nurhayati, Tergerak dari Tumpukan Sampah di Belakang Sekolah hingga Kenalkan Siswa Ecobrick dan Ekoenzim

Kisah Nurhayati, Tergerak dari Tumpukan Sampah di Belakang Sekolah hingga Kenalkan Siswa Ecobrick dan Ekoenzim

Regional
Tingkah Jan Ethes Srinarendra, Cucu Presiden Jokowi yang Ramah dan Membuat Orang Gemas

Tingkah Jan Ethes Srinarendra, Cucu Presiden Jokowi yang Ramah dan Membuat Orang Gemas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.