Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banjir Sungai Bua, Jembatan dan Talud di Luwu Sulsel Ambles

Kompas.com - 23/04/2022, 18:56 WIB
Amran Amir,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

LUWU, KOMPAS.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Jumat (22/4/2022) malam membuat Sungai Bua di Dusun Malutu, Desa Posi, Kecamatan Bua, meluap dan merendam pemukiman warga.

Koordinator FK Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten Luwu, Patahuddin Djamal juga mengatakan, banjir tersebut membuat jembatan dan talud mengalami ambles.

“Banjir menyebabkan permukiman warga di satu dusun terendam dan menyebabkan kerusakan infrastruktur yaitu satu unit jembatan beton yang menghubungkan antar dusun ambruk atau rusak berat, kemudian 150 meter Talud jalan ikut rusak,” kata Patahuddin, dalam rilisnya, Sabtu (23/4/2022).

Baca juga: Ada 32 Titik Rawan Banjir dan Longsor di Jalur Kereta Jabar, KAI Daop 2 Tambah Jam Pemeriksaan

Selain jembatan dan talud, Patahuddin berkata, lahan persawahan dan barang milik warga juga mengalami kerusakan.

“Kurang lebih 5 hektar sawah yang sudah ditanam padi tersapu banjir. Kemudian barang warga berupa barang elektronik serta satu karung beras milik warga terendam banjir, ini kategori rusak ringan. Ada 6 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak,” ucap Patahuddin.

Warga setempat yang bernama Syamsul mengatakan, jembatan yang rusak tersebut adalah satu-satunya jalan yang menghubungkan akses warga antar dusun.

“Ada jalan lain tapi harus memutar jauh. Nah, jembatan ini tahun lalu sudah sempat dihantam banjir dan mengalami kerusakan ringan dan masih bisa dilalui. Kalau sekarang, setelah dihantam banjir tadi malam, sudah tidak bisa dilalui sama sekali,” ujar Syamsul.

Baca juga: Kisah Suami Istri di Mimika, Berhari-hari Mendulang Emas, Keduanya Tewas Usai Terseret Banjir

Warga berharap pemerintah Kabupaten Luwu segera memperbaiki jembatan tersebut agar akses warga kembali lancar.

“Semoga cepat dibenahi sama pemerintah karena akses ini satu-satunya yang kami lalui untuk mengangkut hasil panen kami seperti padi dan hasil pertanian lainnya,” tutur Syamsul

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

[POPULER REGIONAL] Momen Jokowi Temui Warga di Matos Mal | Di Balik Pertunangan Bocah 7 Tahun

Regional
Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Keluhan Pedagang di Candi Gedongsongo: Usai Revitalisasi, Kios Malah Tergenang Air Saat Hujan

Regional
Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Maju Independen di Pilkada Jateng, Calon Kepala Daerah Harus Kantongi Minimal 1,8 Juta Dukungan

Regional
Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Pilkada Sulbar, Mantan Gubernur Ali Baal Masdar Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Partai Demokrat

Regional
Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Regional
Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Regional
Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Regional
Gagal Curi Kotak Amal, Wanita di Jambi Gasak Karpet Masjid

Gagal Curi Kotak Amal, Wanita di Jambi Gasak Karpet Masjid

Regional
Honda CRV Tabrak Truk dari Belakang di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Tewas

Honda CRV Tabrak Truk dari Belakang di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Tewas

Regional
Pilkada Banyumas, Minimal Dukungan Calon Independen Sebanyak 89.874 Warga

Pilkada Banyumas, Minimal Dukungan Calon Independen Sebanyak 89.874 Warga

Regional
Pemprov Sumbar Dapat Dana Rp 478 Miliar untuk Bangun Jalan

Pemprov Sumbar Dapat Dana Rp 478 Miliar untuk Bangun Jalan

Regional
Demam Berdarah di Demak Alami Tren Kenaikan, Capai 164 Kasus, Terbanyak di Wilayah Kota

Demam Berdarah di Demak Alami Tren Kenaikan, Capai 164 Kasus, Terbanyak di Wilayah Kota

Regional
Pilkada Ende, Politisi PDI-P Daftar Penjaringan Calon Bupati oleh Partai Demokrat

Pilkada Ende, Politisi PDI-P Daftar Penjaringan Calon Bupati oleh Partai Demokrat

Regional
Bukan Rampok, 3 Mobil Pengadang Pengendara di Pekanbaru Ternyata Debt Collector

Bukan Rampok, 3 Mobil Pengadang Pengendara di Pekanbaru Ternyata Debt Collector

Regional
5 Kearifan Lokal di Sumatera, dari Smong hingga Kelekak

5 Kearifan Lokal di Sumatera, dari Smong hingga Kelekak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com