Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gelap Mata Istri Minta Uang untuk Lebaran, Pemulung Begal Siswi SMK, Tusuk dan Dorong Korban ke Sungai

Kompas.com - 23/04/2022, 08:40 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - SB (15), siswi SMK di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan jadi korban begal saat pulang sekolah pada Kamis (21/4/2022) sekitar 13.30 WIB.

Ia mengalami luka tusuk dipunggung dan kehilangan ponsel dan motornya jenis Honda Vario.

SB ditemukan terkapar di tengah jalan menuju Desa Burai oleh warga yang meintas. Korban pun dilarikan ke RSD Tanjung Senai untuk mendapat perawatan.

Namun ia harus dirujuk ke RS di Palembang karena luka yang cukup parah.

Pelaku begal adalah David Elfrado (27), seorang pemulung barang rongsokan.

Baca juga: Pelaku Begal di Sumsel Ditangkap Tusuk Pelajar Putri Saat Pulang Sekolah: Saya Waktu Itu Panik...

Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Regan Kusuma Wardhani membenarkan adanya kejadian itu.

"Ya, kami sedang melakukan pengejaran (terhadap pelaku begal)," kata Regan

David ditangkap saat sembunyi di rumah mertuanya di Desa Sepucuk, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupayen Ogan Komtering Ilir, Sumatera Selatan.

Sang istri telepon minta uang untuk lebaran

Kepada Kompas.com, David mengaku nekat membegal SB karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Ia bercerita sesaat sebelum kejadian, ia ditelepon sang istri yang meminta uang untuk membeli susu dan juga kebutuhan lebaran.

Saat itu David sedang mencari barang rongsokan dengan menggunakan motor.

Ketika melintas di Dusun Burai, Kabupaten Ogan Ilir, ia bertemu dengan korban yang mengendari motor.

Baca juga: Pelaku Begal yang Tusuk Seorang Pelajar Putri di Ogan Ilir Ditangkap

Ia sempat melihat ponsel korban diletakkan di boks motor. Karena gelap mata, ia pun berusaha mengambil ponsel tersebut.

Kesal karena korban melawan, David pun mengeluarkan pisau dan melukai siswi SMK tersebut lalu mendorong korban ke sungai.

"Saya lihat di boks motornya ada handphone jadi muncul niat mau mengambil. Pikirannya terlintas begitu saja, karena istri menelepon tadi," kata David saat berada di Polda Sumatera Selatan, Jumat (22/4/2022).

"Dia teriak-teriak terus jadi saya tusuk. Setelah itu saya dorong ke dekat aliran sungai. Motornya langsung saya ambil bersama HP-nya," tambah dia.

Baca juga: Warga Boyolali Jadi Korban Begal saat Pulang Kerja, Uang Rp 1,8 Juta Dalam Dompet Raib

Setelah mendapatkan motor dan ponsel korban, David pulang ke rumahnya di OKI.

Sementara motor gerobak yang ia gunakan untuk mencari rongsokan ditinggal di lokasi kejadian.

Korban yang terkena tusukan di punggung selamata setelah bisa berhasil naik ke permukaan sungai. Ia pun meminta pertolongan warga.

David mengaku, tak ada niat untuk membunuh korbann. Pisau yang ia gunakan biasanya ia gunakan untuk bekerja mencari rongsokan.

"Saya tidak tahu kalau korban masih hidup. Tidak ada pikiran untuk membunuhnya, saya waktu itu hanya panik korban teriak terus. Pisau memang selalu saya bawa karena untuk memotong tali di gerobak, saya sering berada di sana untuk mencari barang rongsokan," ujarnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Aji YK Putra | Editor : I Kadek Wira Aditya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buru Pelanggar Lalu Lintas, Ditlantas Polda Jateng Gunakan Drone

Buru Pelanggar Lalu Lintas, Ditlantas Polda Jateng Gunakan Drone

Regional
Empat Jenderal Polisi Lepas Penerbangan Citilink dari Bandara Halim ke Ngloram Blora yang Kembali Beroperasi

Empat Jenderal Polisi Lepas Penerbangan Citilink dari Bandara Halim ke Ngloram Blora yang Kembali Beroperasi

Regional
Paman Tega Cabuli Keponakan yang Masih SD hingga Lima Kali

Paman Tega Cabuli Keponakan yang Masih SD hingga Lima Kali

Regional
Marak Kasus Pemerkosaan Anak di Jateng, Ganjar: Anak itu untuk Disayangi dan Disiapkan, Bukan Dianiaya

Marak Kasus Pemerkosaan Anak di Jateng, Ganjar: Anak itu untuk Disayangi dan Disiapkan, Bukan Dianiaya

Regional
Cerita Pria di Cirebon Rampok dan Aniaya Kakak Tirinya, Pura-pura Ikut Antar Korban ke Rumah Sakit

Cerita Pria di Cirebon Rampok dan Aniaya Kakak Tirinya, Pura-pura Ikut Antar Korban ke Rumah Sakit

Regional
Petani di Aceh Utara Temukan Pelontar Bom, Diduga Masih Aktif

Petani di Aceh Utara Temukan Pelontar Bom, Diduga Masih Aktif

Regional
Cerita Gerasmus di NTT, Uang Pinjaman KUR Dibobol gara-gara Klik Pesan di WhatsApp

Cerita Gerasmus di NTT, Uang Pinjaman KUR Dibobol gara-gara Klik Pesan di WhatsApp

Regional
Atlet Peraih Medali Emas PON Jadi Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumbar

Atlet Peraih Medali Emas PON Jadi Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumbar

Regional
Curi Kotak Amal dan Sepeda Motor di Masjid, 2 Siswa SMP OKU Timur Ditangkap

Curi Kotak Amal dan Sepeda Motor di Masjid, 2 Siswa SMP OKU Timur Ditangkap

Regional
Terendah Keempat se-Indonesia, Prevalensi Stunting di Kepri 15,4 Persen

Terendah Keempat se-Indonesia, Prevalensi Stunting di Kepri 15,4 Persen

Regional
Samapta Polda Sulut dan Basarnas Evakuasi 6 Warga di Lokasi Banjir Ternate Tanjung Manado

Samapta Polda Sulut dan Basarnas Evakuasi 6 Warga di Lokasi Banjir Ternate Tanjung Manado

Regional
Cuaca Buruk Ganggu Penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado, 7 Delay dan 3 Divert

Cuaca Buruk Ganggu Penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado, 7 Delay dan 3 Divert

Regional
Gibran Branding Mobil Dinasnya Logo Solo Safari, Ini Alasannya...

Gibran Branding Mobil Dinasnya Logo Solo Safari, Ini Alasannya...

Regional
Viral Video Pekerja Migran Asal Cianjur Minta Dipulangkan ke Tanah Air, Identitasnya Masih Dicari

Viral Video Pekerja Migran Asal Cianjur Minta Dipulangkan ke Tanah Air, Identitasnya Masih Dicari

Regional
Gali Potensi Pertanian, Bupati Malaka: Kami Prioritaskan Swasembada Pangan

Gali Potensi Pertanian, Bupati Malaka: Kami Prioritaskan Swasembada Pangan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.