Penipuan Bermodus Jimpitan Lebaran, 500 Warga Tertipu, Kerugian Capai Rp 600 Juta

Kompas.com - 22/04/2022, 13:56 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Sekitar 500 orang warga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dan sekitarnya jadi korban penipuan bermodus jimpitan Lebaran.

Kerugian atas kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 600 juta.

Kepala Kepolisian Sektor Tengaran Polres Semarang AKP Sungkowo mengatakan jimpitan lebaran digagas oleh AJ (50) warga Desa Barukan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

"Jadi setiap orang yang akan mengikuti jimpitan lebaran, mengumpulkan uang dalam jangka waktu tertentu," jelasnya, Jumat (22/4/2022).

Baca juga: Driver Ojol di Semarang Jadi Korban Penipuan, Uang Hasil Tabungan 7 Tahun Hilang

Rata-rata per orang mengumpulkan dana Rp 1 juta melalui pengepul sebelum disetorkan ke AJ.

Orang yang mengikuti jimpitan ini dijanjikan mendapat barang-barang kebutuhan Lebaran seperti minyak goreng, air mineral, biskuit, mi instan, dan barang lainnya.

AJ sudah menjalani bisnis jimpitan Lebaran selama sembilan tahun.

"Kemarin-kemarin lancar, terakhir 2021 itu, tapi kemudian dia mengalami kesulitan keuangan dan peserta menagih haknya," paparnya.

Sungkowo mengungkapkan peserta jimpitan Lebaran sempat menggeruduk rumah AJ di Barukan.

"Dia memang tidak bisa dihubungi sehingga peserta jengkel. Namun kami melakukan pengamanan agar tidak terjadi penjarahan," ungkapnya.

Baca juga: Polisi Akan Jemput Calon Tersangka Penipuan 29 PMI Asal Bali yang Terkatung-katung di Turki

Setelah ada penggerudukan tersebut, anggota Polsek Tengaran mengamankan barang-barang milik AJ.

"Kami taksir total sekitar Rp 50 juta dalam bentuk mi instan, biskuit, dan lain-lain," kata Sungkowo.

Dia mengakui ada peserta jimpitan lebaran yang sudah melapor ke Polsek Tengaran. Namun saat ini sedang diupayakan penyelesaian secara kekeluargaan.

"Ada peserta yang berharap uangnya kembali, ada yang ingin kasus lanjut. Tapi kami bertindak profesional, jika memang ada laporan segera ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujar Sungkowo.

Baca juga: Pengakuan Tersangka Penipuan Bermodus Jual Minyak Goreng Murah dengan Kerugian Rp 1 Miliar: Ini Kebodohan Saya

Sungkowo juga menyatakan agar para peserta jimpitan lebaran mengikuti proses yang sedang berjalan.

"Jangan main hakim sendiri, jangan menjarah, atau merusak karena nanti malah bisa merugikan diri sendiri," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Regional
Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Regional
Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Regional
Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Regional
Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Regional
Jalur Kereta Api Konsep 'Landed', Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Jalur Kereta Api Konsep "Landed", Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Regional
Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Regional
Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Regional
Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Regional
Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Regional
Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Saat Hujan Disertai Angin Kencang di Pematangsiantar

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Mayat Perempuan Ditemukan oleh Anjing Pemburu Diduga Dibunuh Suami, Korban Sempat Dianiaya

Regional
Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Jual Solar Subsidi, Pengelola SPBU di Ketapang Ditangkap, Pembeli Akhirnya Ternyata Penambang Emas Ilegal

Regional
Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Divonis 3,5 Tahun Penjara, Eks Pejabat Bea Cukai Soetta Ajukan Banding

Regional
Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Profil Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.