Kompas.com - 22/04/2022, 11:51 WIB

SUMBAWA, KOMPAS.com - Seorang pemuda berinisial AJ (22), di Desa Kakiang, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dilarikan warga ke RSUP Manambai dalam keadaan kritis.

AJ diduga dianiaya LH (19), warga Dusun Boak Luar, Desa Boak, Kecamatan Unter Iwes, Sumbawa, Kamis (21/4/2022) sekitar pukul 19.30 Wita.

Baca juga: Motif Pemuda Sumbawa Ledakkan Petasan di Anus Kucing, Kesal karena Sering Buang Air Besar Sembarangan

LH menebas AJ dengan parang. Akibatnya, AJ mengalami luka di bagian kepala, leher, dan tangan kiri.

Menurut keterangan saksi di tempat kejadian perkara, peristiwa itu terjadi akibat unsur balas dendam pelaku terhadap korban. Korban disebut pernah menusuk pelaku menggunakan senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa Iptu Ivan Roland Cristofel membenarkan peristiwa tersebut.

"Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Sumbawa," kata Ivan yang dikonfirmasi, Jumat (22/4/2022).

Ivan menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika korban dan pelaku berboncengan dengan sepeda motor dari arah Brang Biji menuju rumah pelaku di Desa Boak untuk berbuka puasa.

Lalu, korban mengajak pelaku menuju Desa Kakiang, Kecamatan Moyo Hilir. Namun, pelaku menolak ajakan korban karena ingin mengambil uang lebih dulu.

Saat berangkat menuju Desa Kakiang, Moyo Hilir, korban sedang membawa parang di pinggangnya. Tiba di TKP, pelaku langsung mengambil parang milik korban.

Pelaku kemudian menebas korban di bagian kepala, leher, dan tangan.

Korban sempat berusaha menangkis serangan itu dengan tangan, tetapi ia tak berdaya. Pelaku lalu masuk ke rumahnya sambil membawa parang milik korban.

Baca juga: Kucing yang Jadi Korban Ledakan Petasan di Sumbawa Ditemukan, Begini Kondisinya...

Akibat perbuatannya, pelaku disangka Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Kasus ini pertama kali dilaporkan Bhabinkamtibmas Desa Boak. Setelah itu, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Sumbawa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan 1.000 Paket Sembako di Solo, Puan Maharani Diteriaki Warga 'Mbak Puan Jadi Presiden'

Serahkan 1.000 Paket Sembako di Solo, Puan Maharani Diteriaki Warga "Mbak Puan Jadi Presiden"

Regional
Pasutri Tewas Saat Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan, Rencana Rayakan Ulang Tahun Anak

Pasutri Tewas Saat Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan, Rencana Rayakan Ulang Tahun Anak

Regional
Tumbuhkan Perekonomian UMKM dan Petani, Pemkab Wonogiri Gelar Festival Kopi dan Batik 2022

Tumbuhkan Perekonomian UMKM dan Petani, Pemkab Wonogiri Gelar Festival Kopi dan Batik 2022

Regional
Puan Maharani Minta Aparat Selidiki Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan Malang

Puan Maharani Minta Aparat Selidiki Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan Malang

Regional
Ratusan Korban Jiwa Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan Malang, Ini Respons Ketua PSSI

Ratusan Korban Jiwa Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan Malang, Ini Respons Ketua PSSI

Regional
Wanita Tertembak Polisi di Kaltara, Suami Korban: Anak Saya Kelas 6 SD Menangis Lihat Ibunya Berdarah

Wanita Tertembak Polisi di Kaltara, Suami Korban: Anak Saya Kelas 6 SD Menangis Lihat Ibunya Berdarah

Regional
Tragedi Penjual Bensin Eceran Tertembak hingga Peluru Tembus ke Bahu, Awalnya Polisi Hendak Kejar Buronan

Tragedi Penjual Bensin Eceran Tertembak hingga Peluru Tembus ke Bahu, Awalnya Polisi Hendak Kejar Buronan

Regional
Begini Nasib Pria yang Cekik Leher Istri Temannya hingga Tewas usai Ditolak Bercinta

Begini Nasib Pria yang Cekik Leher Istri Temannya hingga Tewas usai Ditolak Bercinta

Regional
Polemik Pemilik Ruko Mewah yang Masih Terima Bansos, Dicap 'Warga Miskin' di Tembok Rumah hingga Akhirnya Mundur

Polemik Pemilik Ruko Mewah yang Masih Terima Bansos, Dicap "Warga Miskin" di Tembok Rumah hingga Akhirnya Mundur

Regional
Lhokseumawe yang Tetap Berdaya Selepas Masa Petrodollar

Lhokseumawe yang Tetap Berdaya Selepas Masa Petrodollar

Regional
Malam Mencekam di Kanjuruhan Arema: Tembakan Gas Air Mata, Suporter Terinjak, 127 Orang Tewas

Malam Mencekam di Kanjuruhan Arema: Tembakan Gas Air Mata, Suporter Terinjak, 127 Orang Tewas

Regional
Wasekjen PBNU: Sepak Bola Olahraga Menyenangkan, Kenapa Berakhir Mengerikan Seperti Ini?

Wasekjen PBNU: Sepak Bola Olahraga Menyenangkan, Kenapa Berakhir Mengerikan Seperti Ini?

Regional
Tembakan Gas Air Mata yang Harus Dibayar Mahal, 127 Suporter Tewas

Tembakan Gas Air Mata yang Harus Dibayar Mahal, 127 Suporter Tewas

Regional
Tragedi di Kanjuruhan Arema Tewaskan 127 Orang, Polisi: Seandainya Suporter Mematuhi Aturan

Tragedi di Kanjuruhan Arema Tewaskan 127 Orang, Polisi: Seandainya Suporter Mematuhi Aturan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Santri di Rembang Dibakar Senior | Tapanuli Utara Diguncang Gempa

[POPULER NUSANTARA] Santri di Rembang Dibakar Senior | Tapanuli Utara Diguncang Gempa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.