Kompas.com - 21/04/2022, 18:44 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak 10.624 kilogram sabu, 47.138 butir pil ekstasi, dan 990 batang ganja kering dimusnahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan pada Kamis (21/4/2022).

Seluruh narkoba yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari penangkapan enam kurir narkoba yang ditangkap Januari-Maret 2022.

Keenam tersangka yang ditangkap pun dihadirkan untuk menyaksikan secara langsung pemusnahan narkoba tersebut.

Baca juga: Soal Anggota Polisi di Binjai Jebak Warga dengan Sabu, IPW: Kapolres Harus Dicopot

Barang bukti sabu dimusnahkan dengan cara direndam ke dalam air serta dicampur deterjen dan diblender menggunakan mesin bor.

Barang bukti jenis pil ekstasi dilarutkan menggunakan air dan diblender menggunakan mesin. Sedangkan untuk ganja, dimusnahkan dengan cara dibakar pada ruang terbuka.

Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan Brigjen Pol Djoko Prihadi mengatakan, pemusanahan barang bukti narkoba itu sebagai bentuk perlawanan terhadap peredaran narkoba.

Djoko mengatakan, Sumatera Selatan merupakan satu satu kawasan inti yang cukup sering terjadi peredaran narkoba.

“Karena di Sumsel banyak pelabuhan tikus sehingga mempermudah para pengedar menyelundupkan narkoba,” kata Djoko.

Djoko mengaku, saat ini pihaknya sedang memetakan wilayah di Sumatera Selatan, tertutama jalur sungai untuk mencegah masuknya narkoba dari luar.

Hasil pengembangan beberapa kasus terakhir menunjukkan bahwa narkoba yang masuk ke Sumatera Selatan bukan hanya berasal dari Malaysia dan Asia, tetapi juga dari Timur Tengah.

Baca juga: Diupah Rp 10 Juta Per Kg, Nelayan Batam Nekat Selundupkan 31 Kg Sabu Asal Malaysia

“Selain melalui jalur darat, (peredaran narkoba) juga ada (menggunakan) kapal besar yang membawa narkoba dari jalur sungai. Karena pasarnya banyak di Sumsel, mereka sangat senang mengedarkan barang di sini,” ujarnya.

Tak hanya peredaran sabu yang kian marak. Djoko berkata, penanaman ganja di wilayah Sumatera Selatan pun sudah mulai bermunculan di daerah-daerah pelosok.

“Mereka menyelipkan tanaman ini dengan kopi agar tidak ketahuan. Kami sekarang sedang melakukan penulusuran untuk mencari tahu dimana saja letak ladang ganja ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Koruptor di Riau Diusulkan Dapat Remisi HUT Ke-77 RI, Termasuk Mantan Bupati Bengkalis

8 Koruptor di Riau Diusulkan Dapat Remisi HUT Ke-77 RI, Termasuk Mantan Bupati Bengkalis

Regional
Istana Negara Pesan Pakaian Adat untuk Jokowi di Upacara Kemerdekaan, Baju Kesultanan Buton Pun Dikirimkan

Istana Negara Pesan Pakaian Adat untuk Jokowi di Upacara Kemerdekaan, Baju Kesultanan Buton Pun Dikirimkan

Regional
Ayah di Minahasa Aniaya dan Cabuli Anak Kandung Usia 17 Tahun

Ayah di Minahasa Aniaya dan Cabuli Anak Kandung Usia 17 Tahun

Regional
Universitas Malikussaleh Aceh Kirim 4 Nama Calon Rektor ke Kemendikbud

Universitas Malikussaleh Aceh Kirim 4 Nama Calon Rektor ke Kemendikbud

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 15 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 15 Agustus 2022

Regional
Tradisi Sasi, Kearifan Lokal untuk Menjaga Kelestarian Sumber Daya Alam Maluku

Tradisi Sasi, Kearifan Lokal untuk Menjaga Kelestarian Sumber Daya Alam Maluku

Regional
Diduga Curi Sapi, Seorang Pria di Konawe Diamuk Warga hingga Tewas

Diduga Curi Sapi, Seorang Pria di Konawe Diamuk Warga hingga Tewas

Regional
Truk Karet Terjun ke Jurang di Bengkulu, Sopir Ditemukan Tewas

Truk Karet Terjun ke Jurang di Bengkulu, Sopir Ditemukan Tewas

Regional
Kisah Anggota Paskibra Jawa Tengah, Rindukan Keluarga dan Harus Disiplin Waktu

Kisah Anggota Paskibra Jawa Tengah, Rindukan Keluarga dan Harus Disiplin Waktu

Regional
Kapolda Sumbar Ancam Polisi 'Backing' Judi: Saya Tangkap

Kapolda Sumbar Ancam Polisi "Backing" Judi: Saya Tangkap

Regional
Puluhan Kambing Masuk ke Tanjungpinang Secara Ilegal, 9 Ekor Mati

Puluhan Kambing Masuk ke Tanjungpinang Secara Ilegal, 9 Ekor Mati

Regional
122 Kg Daging Olahan Asal Timor Leste Dimusnahkan di Perbatasan NTT

122 Kg Daging Olahan Asal Timor Leste Dimusnahkan di Perbatasan NTT

Regional
Kisah Sarijo, Pria asal Klaten Gowes Sepeda Kayu Raksasa Sambil Pakai Kostum Spiderman

Kisah Sarijo, Pria asal Klaten Gowes Sepeda Kayu Raksasa Sambil Pakai Kostum Spiderman

Regional
Ruang Rusak, Siswa SD di Banyumas Masuk Bergantian, Kadang Terpaksa Belajar di Luar Kelas

Ruang Rusak, Siswa SD di Banyumas Masuk Bergantian, Kadang Terpaksa Belajar di Luar Kelas

Regional
Bayi 2 Tahun Tewas di Kolam Septic Tank Penuh Air Saat Ibu Memasak

Bayi 2 Tahun Tewas di Kolam Septic Tank Penuh Air Saat Ibu Memasak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.