Suasana Mencekam Saat Kapal Wakil Bupati Mogok 2 Jam Terombang-ambing di Sungai Barito dalam Gelap Gulita

Kompas.com - 21/04/2022, 06:29 WIB

MARABAHAN, KOMPAS.com - Speedboat atau kapal cepat yang ditumpangi Wakil Bupati Kabupaten Barito Kuala, Rahmadian Noor, mogok di Sungai Barito sepulang dari kegiatan safari Ramadhan pada, Senin (19/4/2022) malam.

Kapal itu mengangkut 22 orang yang semuanya merupakan rombongan Wakil Bupati Barito Kuala

Baca juga: Fortuner Tabrak 2 Orang hingga Tewas gara-gara Sopir Mengantuk, Mobil Pelaku Dibakar Massa yang Emosi

Mereka bermaksud pulang setelah mengikuti safari Ramadhan di Desa Rimbun Tulang, Kecamatan Kuripan, Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel), menuju Marabahan, ibu kota Barito Kuala. 

Suasana mencekam

Rahmadian Noor mengatakan, pada malam itu, suasana sempat mencekam di tengah kondisi sungai yang gelap gulita. 

"Karena di depan kami ada tongkang batu bara yang akan melintas dan dalam kondisi malam yang gelap gulita, awan mendung. Kami khawatir tertabrak tongkang itu," ujar Rahmadian Noor, dalam keterangan yang diterima, pada Rabu (20/4/2022) malam. 

Dia menceritakan, agar tak tertabrak tongkang batu bara, dia memerintahkan seluruh penumpang untuk menyalakan senter telepon genggam masing-masing.

Baca juga: Harta Naik Rp 4,1 Miliar Setahun Jadi Wali Kota Solo, Gibran: Pembelian Dua Bidang Tanah 

Itu dilakukan agar nakhoda melihat cahaya dari kapal yang sama sekali tidak lagi memiliki penerangan. 

"Supaya nakhoda melihat kami yang ada di tengah. Alhamdulillah mereka melihat dan akhirnya menepi," ujar dia. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petir Sambar 5 orang di Gubuk Sawah di Pemalang, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

Petir Sambar 5 orang di Gubuk Sawah di Pemalang, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

Regional
Seorang PNS di NTB Ditangkap atas Kasus Penipuan

Seorang PNS di NTB Ditangkap atas Kasus Penipuan

Regional
ACT Bogor Tak Berizin, Dinsos Monitoring Aktivitas Pengumpulan Donasi Cegah Timbulnya Korban

ACT Bogor Tak Berizin, Dinsos Monitoring Aktivitas Pengumpulan Donasi Cegah Timbulnya Korban

Regional
HPI NTT: Rencana Kenaikan Harga Tiket TN Komodo Mengacaukan Strategi Pemulihan Pariwisata

HPI NTT: Rencana Kenaikan Harga Tiket TN Komodo Mengacaukan Strategi Pemulihan Pariwisata

Regional
Ditabrak Mobil Pikap, Atlet Menembak di Palembang Tewas

Ditabrak Mobil Pikap, Atlet Menembak di Palembang Tewas

Regional
10 Air Terjun di Yogyakarta: Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket

10 Air Terjun di Yogyakarta: Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket

Regional
Gereja di Maluku Sumbang Hewan Kurban untuk Warga Muslim Ambon

Gereja di Maluku Sumbang Hewan Kurban untuk Warga Muslim Ambon

Regional
Curhat Doni Salmanan saat Berkasnya Dilimpahkan ke Pengadilan, Berharap Divonis Ringan

Curhat Doni Salmanan saat Berkasnya Dilimpahkan ke Pengadilan, Berharap Divonis Ringan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juli 2022

Regional
Menengok Jejak Peternakan Kambing Milik ACT di Blora

Menengok Jejak Peternakan Kambing Milik ACT di Blora

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juli 2022

Regional
Dalam 6 Bulan, BP2MI NTB Catat 637 Kasus PMI Bermasalah

Dalam 6 Bulan, BP2MI NTB Catat 637 Kasus PMI Bermasalah

Regional
Tak Ingin Hubungan Gelapnya Terungkap, Perempuan di Polewali Mandar Bunuh dan Buang Bayinya ke Kebun

Tak Ingin Hubungan Gelapnya Terungkap, Perempuan di Polewali Mandar Bunuh dan Buang Bayinya ke Kebun

Regional
Karena Wasiat Istri, Rusmidi Gratiskan dan Beri Makanan ke Penumpang Angkot Setiap Jumat

Karena Wasiat Istri, Rusmidi Gratiskan dan Beri Makanan ke Penumpang Angkot Setiap Jumat

Regional
Detik-detik Kerbau Mengamuk di Luwu, Warga Pakai Baju Merah Terpental

Detik-detik Kerbau Mengamuk di Luwu, Warga Pakai Baju Merah Terpental

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.