Abing Santoso, Guru Tari SMKN 13 Surabaya yang Videonya Menari Bersama Murid Sekelas Viral di Medsos

Kompas.com - 20/04/2022, 12:57 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Abing Santoso, guru tari SMKN 12 Surabaya menyita perhatian warganet setelah videonya menari bersama murid-muridnya viral di media sosial.

Semua yang melihat aksi Abing dengan menirukan gaya tari tokoh pewayangan itu membuat kagum. Bahkan Mendikbud Riset dan Teknologi Nadiem Makarim memberikan apresiasi khusus melalui Instagramnya.

Aksi sang guru honorer di SMKN 12 itu pun langsung menarik perhatian Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.

Senin (18/4/2022) siang, Wawali Cak Ji menemui Abing.

"Saya juga mau menari kalau yang mengajari guru hebat Pak Abing ini," kata Wawali Cak Ji sambil menirukan gerakan menari dengan kedua tangan mengayunkan selendang.

Baca juga: Mengenal Tari Rampogan, Tari Gladiator dari Ngawi

Kemampuan Abing memang bukan kaleng-kaleng.

Abing yang lahir dan besar di Blitar ini mengambil seni tari saat duduk di bangku SMKN 12 (dulu SMKN 9).

Lalu ia melanjutkan kuliah di Sekolah Tinggi Kesenian Wikwatikta (STKW) Surabaya. Dia adalah seniman yang aktif di komunitas. Ia juga kerap tampil di luar negeri seperti Singapura dan Turki.

Saat ini pun ia tercatat sebagai dosen di STKW Surabaya.

Abing mengaku fokus dalam perkembangan seni tari, khususnya tari klasik Nusantara. Dia makin tertantang saat tarian luar negeri malah disukai remaja Indonesia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rebutan Lahan dengan Warganya, Seorang Kades di Sumsel Dihujami Tusukan

Rebutan Lahan dengan Warganya, Seorang Kades di Sumsel Dihujami Tusukan

Regional
Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB Dievakuasi ke Jayapura

Jenazah Prada Beryl yang Gugur Ditembak KKB Dievakuasi ke Jayapura

Regional
Rakor di Yogyakarta, KPK Ingatkan Kembali Slogan Takhta untuk Rakyat

Rakor di Yogyakarta, KPK Ingatkan Kembali Slogan Takhta untuk Rakyat

Regional
Oknum ASN Nduga Ditangkap Bawa Senjata Rakitan dan 615 Butir Amunisi, Diduga untuk KKB

Oknum ASN Nduga Ditangkap Bawa Senjata Rakitan dan 615 Butir Amunisi, Diduga untuk KKB

Regional
Sosok Caca, Kekasih Gelap yang Jadi Otak Pembunuhan Pengusaha di Lampung, Baru 8 Bulan Pacaran dengan Korban

Sosok Caca, Kekasih Gelap yang Jadi Otak Pembunuhan Pengusaha di Lampung, Baru 8 Bulan Pacaran dengan Korban

Regional
Massa Demo di Gedung DPRD, Tuntut Timika Jadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah

Massa Demo di Gedung DPRD, Tuntut Timika Jadi Ibu Kota Provinsi Papua Tengah

Regional
 Kebun Raya Cibinong: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kebun Raya Cibinong: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Prakiraan Cuaca Semarang Besok

Prakiraan Cuaca Semarang Besok

Regional
Dinas Pertanian dan Pangan Kendal Targetkan 20.000 Hewan Ternak Bisa Divaksin PMK

Dinas Pertanian dan Pangan Kendal Targetkan 20.000 Hewan Ternak Bisa Divaksin PMK

Regional
2 Hari Hilang, Jasad Bernard Ditemukan Warga di Perut Buaya

2 Hari Hilang, Jasad Bernard Ditemukan Warga di Perut Buaya

Regional
Suara Tembakan Runtuhkan Nyali Guru Honorer Pengedar Sabu di Bengkulu

Suara Tembakan Runtuhkan Nyali Guru Honorer Pengedar Sabu di Bengkulu

Regional
Cara Peternak di Lombok Barat Obati PMK, Pakai Ramuan Tradisional hingga Cairan Pemutih

Cara Peternak di Lombok Barat Obati PMK, Pakai Ramuan Tradisional hingga Cairan Pemutih

Regional
Berebut 89.000 Kursi SMA dan SMK Negeri di Banten...

Berebut 89.000 Kursi SMA dan SMK Negeri di Banten...

Regional
5 Teror KKB di Papua Selama Juni 2022, Tembaki Pesawat, Serang Tukang Ojek hingga Pos TNI

5 Teror KKB di Papua Selama Juni 2022, Tembaki Pesawat, Serang Tukang Ojek hingga Pos TNI

Regional
Kapal Pengangkut Sembako untuk Pedalaman RI–Malaysia Masih Mogok Operasi, Wabup Nunukan: Kami Ingin Perhatian Bulog

Kapal Pengangkut Sembako untuk Pedalaman RI–Malaysia Masih Mogok Operasi, Wabup Nunukan: Kami Ingin Perhatian Bulog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.