Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pencairan THR bagi Pegawai Pemkot Palembang Dilakukan H-7 Lebaran

Kompas.com - 19/04/2022, 19:05 WIB
Aji YK Putra,
I Kadek Wira Aditya

Tim Redaksi

PALEMBANG, KOMPAS.com - Tunjangan Hari Raya (THR) untuk pegawai di Pemerintahan Kota (Pemkot) Palembang baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN akan dicairkan pada H-7 Lebaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palenbang Ratu Dewa mengatakan, anggaran THR pegawai Pemkot Palembang untuk tahun ini adalah sebesar Rp 64 miliar dengan rincian total Rp 52 miliar bagi ASN dan Rp 12 miliar untuk honorer maupun non-ASN.

"Untuk THR paling lambat H-7 lebaran sudah cair. Namun, untuk gaji ke-13 dan tukin (Tunjangan Kinerja) diberikan secara bertahap setelah lebaran," kata Dewa, Selasa (19/4/2022).

Baca juga: Jadi Syarat Mudik, Warga Palembang Bisa Vaksin di Bandara, Stasiun, dan Terminal

Dewa menerangkan, pemberian THR, gaji ke-13 dan tukin setelah lebaran sudah disosialisasikan kepada seluruh ASN.

Bahkan, pencarian gaji ke-13 dan tukin diperkirakan baru bisa dicairkan pada Juni sampai Juli 2022 mendatang.

"Sisitem pembayarannya beda, setelah lebaran baru bisa diberikan. Namun kita tetap diusahakan sebelum lebaran," ujarnya.

Baca juga: Di Palembang, Harga Cabai hingga Daging Sapi Mulai Naik Menjelang Lebaran

Sementara itu, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Palembang, Zulkarnain menjelaskan, Rp 64 miliar uang THR itu diperuntukkan kepada 15.000 orang ASN dan 4.000 orang non-ASN.

Menurut Zulkarnain, Berdasarkan regulasi Peraturan Pemeritah (PP) yang diturunkan melalui Peraturan Wali Kota atau Perwali Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pencairan THR di lingkungan Pemkot Palembang, pemberian THR itu dilakukan paling cepat adalah di H-10 lebaran.

"Sekarang sedang dalam proses penyusunan, selambat-lambatnya THR ini turun H-7 lebaran," jelas Zulkarnain.

Ia mengungkapkan, tak diberikannnya gaji ke-13 dan tukin secara bersamaan saat menerima THR dikarenakan sumber dana yang berbeda.

Sebab, untuk THR sendiri berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sedangkan, tukin dan gaji ke-13 adalah dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Besaran dana itu pun mencapai Rp 17 miliar.

"Karena asal dananya berbeda, nanti diberikan secara bertahap," jelasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pasangan Sesama Jenis Menikah di Halmahera Selatan Ditangkap, Polisi: Antisipasi Amukan Warga

Pasangan Sesama Jenis Menikah di Halmahera Selatan Ditangkap, Polisi: Antisipasi Amukan Warga

Regional
Bentrokan Warga di Kupang, 3 Rumah Rusak, 2 Sepeda Motor Rusak dan Sejumlah Orang Luka

Bentrokan Warga di Kupang, 3 Rumah Rusak, 2 Sepeda Motor Rusak dan Sejumlah Orang Luka

Regional
Deklarasi Maju Pilkada Lombok Barat, Farin-Khairatun Naik Jeep Era Perang Dunia II

Deklarasi Maju Pilkada Lombok Barat, Farin-Khairatun Naik Jeep Era Perang Dunia II

Regional
Begal Meresahkan di Semarang Dibekuk, Uangnya untuk Persiapan Pernikahan

Begal Meresahkan di Semarang Dibekuk, Uangnya untuk Persiapan Pernikahan

Regional
Resmikan Co-working Space BRIN Semarang, Mbak Ita Sebut Fasilitas Ini Akan Bantu Pemda

Resmikan Co-working Space BRIN Semarang, Mbak Ita Sebut Fasilitas Ini Akan Bantu Pemda

Kilas Daerah
Penertiban PKL di Jambi Ricuh, Kedua Pihak Saling Lapor Polisi

Penertiban PKL di Jambi Ricuh, Kedua Pihak Saling Lapor Polisi

Regional
Pria di Kudus Aniaya Istri dan Anak, Diduga Depresi Tak Punya Pekerjaan

Pria di Kudus Aniaya Istri dan Anak, Diduga Depresi Tak Punya Pekerjaan

Regional
Setelah PDI-P, Ade Bhakti Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada di PSI

Setelah PDI-P, Ade Bhakti Ambil Formulir Pendaftaran Pilkada di PSI

Regional
Soal 'Study Tour', Bupati Kebumen: Tetap Dibolehkan, tapi...

Soal "Study Tour", Bupati Kebumen: Tetap Dibolehkan, tapi...

Regional
Ingin Bantuan Alat Bantu Disabilitas Merata, Mas Dhito Ajak Warga Usulkan Penerima Bantuan

Ingin Bantuan Alat Bantu Disabilitas Merata, Mas Dhito Ajak Warga Usulkan Penerima Bantuan

Regional
Anak Wapres Ma'ruf Amin Maju Pilkada Banten 2024

Anak Wapres Ma'ruf Amin Maju Pilkada Banten 2024

Regional
Gagal Jadi Calon Perseorangan di Pangkalpinang, Subari Lapor Bawaslu

Gagal Jadi Calon Perseorangan di Pangkalpinang, Subari Lapor Bawaslu

Regional
Kain Gebeng, Kain Khas Ogan Ilir yang Nyaris Punah

Kain Gebeng, Kain Khas Ogan Ilir yang Nyaris Punah

Regional
Bocah SD di Baubau Terekam CCTV Mencuri Kotak Amal, Uangnya untuk Beli Makan

Bocah SD di Baubau Terekam CCTV Mencuri Kotak Amal, Uangnya untuk Beli Makan

Regional
Pemprov Babel Luncurkan Gerakan Eliminasi Kemiskinan dan 'Stunting'

Pemprov Babel Luncurkan Gerakan Eliminasi Kemiskinan dan "Stunting"

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com