Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seorang Mandor di Merauke Tewas Ditusuk, Polisi Buru Pelaku

Kompas.com - 19/04/2022, 11:48 WIB
Fuci Manupapami,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

MERAUKE KOMPAS.com - Supriyanto (46), seorang mandor perawatan yang bekerja di PT IJS, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, tewas ditusuk seorang pria berinisial RK alias L.

Kasi Humas Polres Merauke Iptu Sutrisno mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (17/4/2022) pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Letda Cpm I Kadek Suhardiyana, Korban Tewas Kecelakaan Rombongan KSAD di Merauke, Akan Dimakamkan dengan Upacara Ngaben

Sutrisno menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika pelaku berinisial RK berteriak di halaman barak karyawan Abdeling 5 Kumbe.

"Pelaku RK alias L berteriak teriak di halaman barak karyawan Abdeling 5 Kumbe, memanggil korban Supriyanto yang pada saat itu berada di dalam rumah bersama istrinya Tumini," kata Sutrisno di ruangannya, Selasa (19/4/2022).

Menurut Sutrisno, listrik sedang padam saat pria berinisial RK itu berteriak memanggil korban. Namun, korban tetap keluar meladeni pelaku.

Tak berapa lama, istri korban menyusul keluar rumah.

"Sang istri yang kemudian keluar rumah dan mendapati suaminya sudah bersimbah darah dan spontan berteriak minta tolong," terangnya.

Baca juga: Sopir Diduga Mengantuk, Ini Kronologi Kecelakaan Rombongan KSAD di Merauke, 1 Prajurit TNI dan Jurnalis Meninggal

Korban lalu dilarikan ke Puskesmas Ulilin untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nahas korban mengalami pendarahan akibat sejumlah luka tusuk yang dideritanya. Korban pun dinyatakan meninggal.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus ini. Polisi juga masih mengejar pelaku RK alias L yang melarikan diri usai kejadian tragis tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sumbangkan Gaji, Bripka Nasrul Buka Lahan Tidur untuk Bantu Warga di Perbatasan RI-Timor Leste

Sumbangkan Gaji, Bripka Nasrul Buka Lahan Tidur untuk Bantu Warga di Perbatasan RI-Timor Leste

Regional
Konflik BLN Vs Warga Papua Terkait Hutan Adat, Kapolres Salatiga: Dua Kali Mediasi Belum Sepakat

Konflik BLN Vs Warga Papua Terkait Hutan Adat, Kapolres Salatiga: Dua Kali Mediasi Belum Sepakat

Regional
Diduga Terima Gratifikasi, Direktur di Bank Blora Artha Dipecat

Diduga Terima Gratifikasi, Direktur di Bank Blora Artha Dipecat

Regional
 Golkar Yakin Usung Jendral Luthfi 'Nyagub' di Pilkada Jateng

Golkar Yakin Usung Jendral Luthfi "Nyagub" di Pilkada Jateng

Regional
Siswi SD di Baubau Dicabuli 26 Pria, Pelaku Belum Ditangkap

Siswi SD di Baubau Dicabuli 26 Pria, Pelaku Belum Ditangkap

Regional
Nonton Laga Perdana Piala AFF U-16, Gibran Datang di Babak Kedua

Nonton Laga Perdana Piala AFF U-16, Gibran Datang di Babak Kedua

Regional
Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek-nenek Rp 3 Juta

Anggota Satpol PP Pekanbaru Peras Nenek-nenek Rp 3 Juta

Regional
2 Inovasi Kemenag 2024: Aplikasi Kawal Haji dan Skema Murur

2 Inovasi Kemenag 2024: Aplikasi Kawal Haji dan Skema Murur

Regional
Penjinak Bom Polda Babel Hancurkan Mortir Aktif Amunisi Kapal Perang

Penjinak Bom Polda Babel Hancurkan Mortir Aktif Amunisi Kapal Perang

Regional
Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 198 Burung Dilindungi

Karantina Lampung Gagalkan Pengiriman 198 Burung Dilindungi

Regional
Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Pengurus Penyeberangan Protes Sterilisasi Pelabuhan, ASDP Bersuara

Regional
Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Terungkap, Kasus Prostitusi Anak di Bawah Umur di Tanjungpinang

Regional
Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Lagi, Anak Penyanyi Dangdut Lilis Karlina Ditangkap karena Edarkan Narkoba, Baru 5 Bulan Bebas

Regional
Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Ternyata Siswa SMK yang Tewas di OKU Timur Dibunuh Pacarnya, Motif Cemburu

Regional
Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Oknum Polisi di Sumbawa Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 6 SD

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com