Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masih Terjebak di Dalam Reruntuhan Alfamart Ambruk, Arini Telepon Keluarganya Minta Segera Diselamatkan

Kompas.com - 18/04/2022, 22:15 WIB

MARTAPURA, KOMPAS.com - Salah satu korban yang masih terjebak di reruntuhan diketahui bernama Arini, di mana dia meminta segera dikeluarkan dari reruntuhan.

Arini sempat menelepon salah seorang keluarganya bernama Hafiz yang kini sudah berada di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diterbitkan, Arini terus diusahakan dikeluarkan dari reruntuhan oleh tim gabungan.

Baca juga: Alfamart Roboh hingga Jatuh Korban, Manajemen: Kami Tanggung Biaya Pengobatan dan Santunan

"Dia masih hidup. Dia tadi nelepon minta segera dikeluarkan," ujar Hafiz berharap Arini bisa diselamatkan.

Hafiz pun coba menghubungi kembali Arini atas permintaan tim penyelamat.

Arini pun mengangkat telfon miliknya dan kembali meminta segera diselamatkan. "Dia masih bisa angkat teleponnya," ucapnya.

Mengetahui masih ada korban selamat bernama Arini, tim evakuasi berusaha mencari titik di mana korban terjepit reruntuhan.

Hingga saat ini, upaya evakuasi sisa korban terus dilakukan.

Sebelumnya diberitakan, sebuah Alfamart di Jalan Ahmad Yani, Kilometer 14, Kecamatan Gambut, Kalsel ambruk dan rata dengan tanah, Senin (18/4/2022).

Kejadian ambruknya minimarket terjadi menjelang waktu berbuka puasa untuk wilayah Banjarmasin dan sekitarnya.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus berusaha mengevakuasi sisa korban yang masih tertimbun reruntuhan.

Dari data sementara di tim gabungan, sebanyak 15 korban tertimbun reruntuhan. Sebanyak 8 orang berhasil diselamatkan sementara 7 sisanya masih dalam pencarian.

Wakapolresta Banjar, Kompol M Fihim kepada wartawan menyatakan, dirinya mendapatkan informasi ada salah satu korban yang meninggal di reruntuhan. Namun, dia mengatakan pihaknya masih mengonfirmasi kabar tersebut.

Baca juga: Fakta Terkini Alfamart Gambut di Kalsel Roboh dan Menimpa Belasan Orang, 7 Korban Masih Dicari, 8 Selamat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras, Tebing 100 Meter di Rest Area Ungaran Longsor

Hujan Deras, Tebing 100 Meter di Rest Area Ungaran Longsor

Regional
Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Bertemu Kapolda NTT, Nono Sang Bocah Juara Sempoa Dunia Ingin Jadi Polisi

Regional
Pengamat: 2 Kali Digandeng Megawati, Gibran Ada di Bawah Lindungan Beliau, Tidak Boleh Diganggu

Pengamat: 2 Kali Digandeng Megawati, Gibran Ada di Bawah Lindungan Beliau, Tidak Boleh Diganggu

Regional
2 Pencuri HP Sopir Truk di Bengkalis Riau Ditangkap, Sudah Beraksi di 16 Lokasi

2 Pencuri HP Sopir Truk di Bengkalis Riau Ditangkap, Sudah Beraksi di 16 Lokasi

Regional
Ikat Kaki dan Tangan Keponakan yang Masih Balita, Wanita di NTT Ditetapkan Tersangka

Ikat Kaki dan Tangan Keponakan yang Masih Balita, Wanita di NTT Ditetapkan Tersangka

Regional
Ada 11 TKW Jadi Korban Wowon Cs, 2 Dibunuh, 7 Masih Hidup dan 2 Belum Diketahui Keberadaannya

Ada 11 TKW Jadi Korban Wowon Cs, 2 Dibunuh, 7 Masih Hidup dan 2 Belum Diketahui Keberadaannya

Regional
Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Belajar 50 SLB di Sumbar, Polisi Minta Audit Kerugian Negara

Dugaan Korupsi Pengadaan Sarana Belajar 50 SLB di Sumbar, Polisi Minta Audit Kerugian Negara

Regional
Pesta Miras Oplosan di Stadion Maulana Yusuf, 2 Warga Serang Tewas

Pesta Miras Oplosan di Stadion Maulana Yusuf, 2 Warga Serang Tewas

Regional
Dana BLT 94 Warga di Mamuju Diduga Digelapkan Kades, Kerugian Negara Rp 169 Juta

Dana BLT 94 Warga di Mamuju Diduga Digelapkan Kades, Kerugian Negara Rp 169 Juta

Regional
Momen Kapolda NTT Gendong Nono, Sebut sebagai Bintang dari Selatan Indonesia

Momen Kapolda NTT Gendong Nono, Sebut sebagai Bintang dari Selatan Indonesia

Regional
Banjir Sabang, 5 Rumah Tertimbun Longsor dan Jembatan ke Km 0 Putus

Banjir Sabang, 5 Rumah Tertimbun Longsor dan Jembatan ke Km 0 Putus

Regional
Soal Yeni, TKW Calon Korban Wowon Cs yang Lolos dari Pembunuhan, Sempat Ajak Korban Lain Gandakan Uang

Soal Yeni, TKW Calon Korban Wowon Cs yang Lolos dari Pembunuhan, Sempat Ajak Korban Lain Gandakan Uang

Regional
Puluhan Sapi Ternak di Mamuju Mati Mendadak, Diduga Terserang Virus Jembrana

Puluhan Sapi Ternak di Mamuju Mati Mendadak, Diduga Terserang Virus Jembrana

Regional
Angkut Kayu Hasil Penebangan Liar di Hutan Register 38 Lampung, 2 Pedagang Gelap Ditangkap

Angkut Kayu Hasil Penebangan Liar di Hutan Register 38 Lampung, 2 Pedagang Gelap Ditangkap

Regional
Tangkap Mantan Kadus Tersangka Perampokan, Polisi Sempat Diadang Masyarakat hingga Diteriaki Maling Lewat Toa Mushala

Tangkap Mantan Kadus Tersangka Perampokan, Polisi Sempat Diadang Masyarakat hingga Diteriaki Maling Lewat Toa Mushala

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.