Curi 50 Ponsel di Gudang Ekspedisi, Tukang Ojek di Sumba Timur Ditangkap

Kompas.com - 18/04/2022, 08:14 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap Yulius Tamu Ama alias Lius.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek tersebut ditangkap karena mencuri 50 unit telepon seluler (ponsel) di gudang ekspedisi Expander Trans-Kompleks Karantina Hewan Waingapu, Sumba Timur.

"Pelaku ini kita tangkap kemarin (Minggu), saat melintas di depan Lapangan Prailiu Waingapu," kata Kapolres Sumba Timur AKBP Fajar Widyadharma Lukman kepada Kompas.com saat dihubungi melalui telepon, Senin (18/4/2022).

Baca juga: Menyimpan Padi Dalam Bambu Betung, Cara Leluhur Orang Manggarai Selamat dari Paceklik

Fajar menuturkan, kejadian pencurian itu berlangsung pada Rabu (13/4/2022) sekitar pukul 01.41 Wita dini hari.

Saat itu, Lius masuk ke dalam gudang ekspedisi Expander Trans-Kompleks Karantina Hewan Waingapu dengan cara mencungkil selot kayu yang ada di dalam gudang.

Setelah masuk ke dalam gudang, Lius mengambil 50 unit ponsel merk Nokia 105 yang terbungkus dalam dos.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Sumba Barat Daya, Tidak Berpotensi Tsunami

Setelah itu, Lius membawa ponsel tersebut menggunakan sepeda motor jenis Honda Revo dan dibawa ke kosnya di Kampung Barat, Kelurahan Hambala, Kecamatan Waingapu.

Pada Kamis (14/4/2022) sekitar pukul 14.00 Wita, Lius menjual empat unit ponsel di Pasar Impres Matawai kepada pedagang sirih pinang asal daerah Tabundung yang tidak dikenalnya.

"Namun uang akan dibayar setelah pedagang sirih pinang itu pulang dari kampungnya di Tabundung," kata Fajar.

Selanjutnya, pada Jumat (15/4/2022) sekitar pukul 17.00 Wita, Lius kembali menjual 22 unit ponsel kepada seseorang yang tak diketahui namanya di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) UMbu Rara Meha.

Dari hasil penjualan itu, Lius menerima uang sebanyak Rp 2 juta.

Polisi yang nerima laporan pencurian ponsel dari korban bernama Kahora Tang Konda, kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi mata.

Dari hasil pengembangan, polisi akhirnya membekuk Lius, saat sedang mengendarai sepeda motornya.

Lius kemudian digiring ke Markas Polres Sumba Timur, untuk proses hukum lebih lanjut.

"Kita sudah tahan pelakunya. Pelaku ternyata seorang residivis kasus pencurian," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Agustus 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 16 Agustus 2022

Regional
Apakah Perbedaan Kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam?

Apakah Perbedaan Kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam?

Regional
Komplotan Pembobol 21 Mesin ATM Ternyata Belajar dari Mantan Teknisi ATM

Komplotan Pembobol 21 Mesin ATM Ternyata Belajar dari Mantan Teknisi ATM

Regional
Berniat Sembunyikan 51 Paket Sabu di Pos Polisi, Kurir Narkoba di Semarang Malah Kena Tilang

Berniat Sembunyikan 51 Paket Sabu di Pos Polisi, Kurir Narkoba di Semarang Malah Kena Tilang

Regional
Diduga Korupsi Rp 413 Juta, Kejari Bengkulu Utara Tahan Oknum Kades

Diduga Korupsi Rp 413 Juta, Kejari Bengkulu Utara Tahan Oknum Kades

Regional
Narkoba 139,2 Gram Diamankan di Semarang, Ada Residivis dan Anak di Bawah Umur Ikut Kena Ciduk

Narkoba 139,2 Gram Diamankan di Semarang, Ada Residivis dan Anak di Bawah Umur Ikut Kena Ciduk

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Agustus 2022

Regional
Denmark Jajaki Investasi Proyek Energi Biomassa di Sumbawa

Denmark Jajaki Investasi Proyek Energi Biomassa di Sumbawa

Regional
Ganjar Usulkan Perda untuk Sejajarkan Pesantren dengan Pendidikan Formal

Ganjar Usulkan Perda untuk Sejajarkan Pesantren dengan Pendidikan Formal

Regional
Polisi Sita 11 Senjata Tajam dari Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas

Polisi Sita 11 Senjata Tajam dari Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas

Regional
Warga Tagih Janji Pemerintah Bereskan Industri Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi

Warga Tagih Janji Pemerintah Bereskan Industri Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi

Regional
Terkait Pelaut Indonesia di Somaliland, KBRI Nairobi: Agen Perekrut Tidak Bisa Dihubungi

Terkait Pelaut Indonesia di Somaliland, KBRI Nairobi: Agen Perekrut Tidak Bisa Dihubungi

Regional
Polisi di Palu Kena OTT, Diduga Terima Suap Casis Bintara Polri Senilai Rp 4,4 M

Polisi di Palu Kena OTT, Diduga Terima Suap Casis Bintara Polri Senilai Rp 4,4 M

Regional
Kasus Mafia Tanah Kaum Maboet di Padang Dihentikan Polisi, Mantan Kapolda Minta Ungkap Mafia Sebenarnya

Kasus Mafia Tanah Kaum Maboet di Padang Dihentikan Polisi, Mantan Kapolda Minta Ungkap Mafia Sebenarnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 16 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 16 Agustus 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.