Kompas.com - 17/04/2022, 13:11 WIB

KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) menghentikan penyelidikan terhadap Murtede alias Amaq Sinta korban begal yang menjadi tersangka.

Bahkan, polisi sudah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas status tersangka Amaq Sinta.

Pengamat Hukum Mulyadi menilai, keputusan polisi menghentikan kasus tersebut sudah tepat.

Baca juga: Sudah Mengajukan Perbaikan, karena Kelamaan Saya Bangun Sendiri, Nyesel Tidak dari Dulu Saya Ambil

Sebab, kata Mulyadi, apa yang dilakukan korban adalah untuk membela diri karena nyawanya merasa terancam.

Mulyadi menyebut, tindakan tersebut dikenal dengan overmacht atau keadaan memaksa yang membuat bersangkutan melakukan kegiatan luar biasa dan tak bisa dihindarkan.

"Keputusan tepat. Harus dibebaskan," katanya saat dihubungi Kompas.com, Minggu (17/4/2022) siang.

Baca juga: Membela Diri, Pantaskah Korban Begal yang Tewaskan Pelaku Jadi Tersangka?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakai PLTS, Pengusaha Seni Ukir Relief di Jepara Hemat 50 Persen

Pakai PLTS, Pengusaha Seni Ukir Relief di Jepara Hemat 50 Persen

Regional
Wakili Jateng, Offroader Pemalang Sabet Emas Fornas VI Palembang

Wakili Jateng, Offroader Pemalang Sabet Emas Fornas VI Palembang

Regional
Profil Jayawijaya, Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan

Profil Jayawijaya, Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan

Regional
Nasib 46 Calon Haji Dideportasi, Perusahaan Jasa di Bandung Barat Tidak Resmi hingga Sempat Terdampar di Jeddah

Nasib 46 Calon Haji Dideportasi, Perusahaan Jasa di Bandung Barat Tidak Resmi hingga Sempat Terdampar di Jeddah

Regional
Polisi Tangkap Anak yang Bunuh Ibunya di NTT, Pelaku Diduga Stres

Polisi Tangkap Anak yang Bunuh Ibunya di NTT, Pelaku Diduga Stres

Regional
Menhan Prabowo Minta Perguruan Tinggi Kaji Masalah Ketahanan Nasional

Menhan Prabowo Minta Perguruan Tinggi Kaji Masalah Ketahanan Nasional

Regional
Banjir Bengkulu, Kerugian Ditaksir Rp 2,5 Miliar, 4.594 KK Terdampak

Banjir Bengkulu, Kerugian Ditaksir Rp 2,5 Miliar, 4.594 KK Terdampak

Regional
Guru Madrasah yang Kirim Chat Mesum ke Siswinya Sudah Diberhentikan

Guru Madrasah yang Kirim Chat Mesum ke Siswinya Sudah Diberhentikan

Regional
Warga Pasar Kliwon yang Tak Lolos PPDB Bisa Daftar Kelas Virtual SMAN 2 Solo

Warga Pasar Kliwon yang Tak Lolos PPDB Bisa Daftar Kelas Virtual SMAN 2 Solo

Regional
Profil Merauke, Ibu Kota Provinsi Papua Selatan

Profil Merauke, Ibu Kota Provinsi Papua Selatan

Regional
Seorang Wanita di NTT Tewas Dicekik dan Ditikam Anaknya

Seorang Wanita di NTT Tewas Dicekik dan Ditikam Anaknya

Regional
Kecelakaan Melibatkan Truk Batu Bara di Jambi Tewaskan Dua Pemotor dalam Semalam

Kecelakaan Melibatkan Truk Batu Bara di Jambi Tewaskan Dua Pemotor dalam Semalam

Regional
Bupati Manggarai Barat Setujui Rencana Kenaikan Tiket Pulau Komodo

Bupati Manggarai Barat Setujui Rencana Kenaikan Tiket Pulau Komodo

Regional
Fakta di Balik Dugaan Pembongkaran Makam Sisingamangaraja XII, Hanya Ambil Segenggam Tanah untuk Ritual Adat

Fakta di Balik Dugaan Pembongkaran Makam Sisingamangaraja XII, Hanya Ambil Segenggam Tanah untuk Ritual Adat

Regional
Kronologi Tongkang Tabrak Rumah Warga di Sungai Kapuas hingga Mengakibatkan 1 Orang Tewas

Kronologi Tongkang Tabrak Rumah Warga di Sungai Kapuas hingga Mengakibatkan 1 Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.