Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gempa Berulang Kali, Status Gunung Api Ruang di Sulut Naik Jadi Waspada

Kompas.com - 16/04/2022, 12:52 WIB

MANADO, KOMPAS.com- Aktivitas Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut), naik dari level I atau normal menjadi level II atau waspada.

Naiknya aktivitas gunung api yang terletak di Kecamatan Tagulandag, Sitaro, itu dikarenakan terjadi gempa berulang kali dan dirasakan warga sekitar daerah tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Pos Pengamatan Gunung Api Ruang Heymans Tamaka mengatakan, gempa terasa di Gunung Ruang terjadi pada Jumat (15/4/2022) malam atau sekitar pukul 11.30 Wita.

Baca juga: Gunung Ibu di Maluku Utara Meletus, Kolom Abu Teramati Setinggi 800 Meter

"Semalam gempa terekam di pos pengamatan kurang lebih lima kali. Hari ini terekam kurang lebih delapan kali," katanya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (16/4/2022).

"Sampai sekarang gempa masih berlanjut, ada peningkatan kegempaan," tambahnya.

Heymans mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait kegempaan yang terjadi di Gunung Ruang.

"Sesuai rekomendasi pusat (PVMBG), status akivitas Gunung Ruang naik dari level I ke level II waspada," ujarnya.

Pos pengamatan Gunung Ruang sudah mengeluarkan imbauan kepada warga di sekitar Gunung Ruang. Ada dua desa yang berada di kaki gunung tersebut, dengan jumlah jiwa sekitar 843.

Baca juga: Muncul Asap Putih dari Kawah Gunung Kelud, Ini Penjelasan BPBD Blitar

Heymans juga meminta masyarakat di sekitar gunung tetap tenang dan tidak terpancing isu letusan Gunung Ruang.

"Selalu ikuti arahan dari pemerintah daerah," imbaunya.

Selan itu, warga maupun wisatawan tidak diperboleh melakukan kegiatan atau memasuki Gunung Ruang pada radius 1,5 kilometer.

"Serta radius 2 kilometer sektor timur barat daya dari kawah puncak gunung," sebutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pemuda Gagalkan Upaya Bunuh Diri IRT yang Terjun dari Jembatan Sungai Logawa Banyumas

Seorang Pemuda Gagalkan Upaya Bunuh Diri IRT yang Terjun dari Jembatan Sungai Logawa Banyumas

Regional
2 Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau, Korban Terluka Serius di Kepala

2 Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau, Korban Terluka Serius di Kepala

Regional
Cuaca Ekstrem, Purbalingga Dikepung Banjir, Longsor dan Angin Kencang

Cuaca Ekstrem, Purbalingga Dikepung Banjir, Longsor dan Angin Kencang

Regional
KA Baturraden Ekspres Purwokerto-Bandung PP Kini Beroperasi Tiap Hari

KA Baturraden Ekspres Purwokerto-Bandung PP Kini Beroperasi Tiap Hari

Regional
Kabur Selama Sebulan Usai Dilaporkan Hamili Anak Tiri, Pria di NTT Ditangkap

Kabur Selama Sebulan Usai Dilaporkan Hamili Anak Tiri, Pria di NTT Ditangkap

Regional
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bondoyudo Lumajang

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bondoyudo Lumajang

Regional
Festival Tambora Dicoret dari Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf

Festival Tambora Dicoret dari Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf

Regional
Dituduh Cium Staf Honorer, Kepala Puskesmas di Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

Dituduh Cium Staf Honorer, Kepala Puskesmas di Bengkulu Dilaporkan ke Polisi

Regional
Ada Grup Facebook TKW Anggota Investasi Wowon dkk, Beranggotakan 9 Orang 2 di Antaranya Tewas

Ada Grup Facebook TKW Anggota Investasi Wowon dkk, Beranggotakan 9 Orang 2 di Antaranya Tewas

Regional
Polisi Buru Penjual Miras Oplosan Cap Tikus yang Sebabkan 2 Warga Serang Tewas

Polisi Buru Penjual Miras Oplosan Cap Tikus yang Sebabkan 2 Warga Serang Tewas

Regional
Bripda Risman, Polisi Korban Jembatan Putus di Sungai Digul, Ditemukan Meninggal

Bripda Risman, Polisi Korban Jembatan Putus di Sungai Digul, Ditemukan Meninggal

Regional
Kendarai Sepeda Motor Tanpa Lampu, Pria di NTT Tabrak Lansia hingga Tewas

Kendarai Sepeda Motor Tanpa Lampu, Pria di NTT Tabrak Lansia hingga Tewas

Regional
Kisah SM, Banting Setir Bikin Keset Hidupi 3 Anak hingga Sempat Diminta Cerai Mertua Setelah Suami Terjerat Terorisme

Kisah SM, Banting Setir Bikin Keset Hidupi 3 Anak hingga Sempat Diminta Cerai Mertua Setelah Suami Terjerat Terorisme

Regional
Ketua DPW PSI Bengkulu Dipecat, 98 Kader Mundur hingga Bakar KTA

Ketua DPW PSI Bengkulu Dipecat, 98 Kader Mundur hingga Bakar KTA

Regional
Aroma KKN di Pusaran Penitipan Calon Mahasiswa PTN, Minta Rekomendasi Dikti Masuk Perguruan Tinggi

Aroma KKN di Pusaran Penitipan Calon Mahasiswa PTN, Minta Rekomendasi Dikti Masuk Perguruan Tinggi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.